Keputusan calon franchisee untuk membeli sebuah bisnis franchise di pameran sangat ditentukan oleh paket - paket franchise yang ditawarkan oleh franchisor. Oleh sebab itu yang harus lebih diperhatikan oleh franchisor adalah efektivitas dan efisiensi dalam mempresentasikan atau menawarkan paket - paket franchise di dalam sebuah pameran.
Franchise Tips
bila Anda ingin berbisnis waralaba, jangan asal sekedar memilih yang saat ini laku atau asal ikut-ikutan, ataupun asal tergiur dengan promosi dan penampilan yang eye-catching (memikat mata). Teliti sebelum memulai dan tekunlah setelah melangkah.
Sesungguhnya untuk bisa franchise sejatinya tidak sembarang. Harus dilakukan pengkajian terlebih dahulu apakah usaha tersebut sudah layak franchise atau belum. Pengkajian ini sering disebut dengan istilah franchisebility.
Jadi kalau Anda sedang galau karena terasa masih ada tantangan besar ‘puncak gunung’, maka jangan ‘kalah dengan perasaan sendiri’. Tataplah puncak gunung keberhasilan, bersiaplah mencapai puncak kesuksesan, teruslah ‘looking-up’ melangkah ke atas.
Bila anda menawarkan peluang waralaba atau BO, seyogyanya nilai penjualan yang diasumsikan dalam lampiran proyeksi keuangan anda sudah pernah anda raih. Pembuktian bahwa angka tersebut bukan target yang fiktif sangatlah penting.
Permasalahan utama bukan pada kejenuhan pasar hingga menyebabkan omzet menurun atau pelanggan lari, tapi sejauh mana para franchise, khususnya sang franchisor mengoptimalkan dua kekuatan besar tersebut, yaitu branding dan sistim bisnis.
Review seyogyanya dilakukan sesering mungkin, misal setiap bulan. Dengan demikian penyimpangan dapat dideteksi, dan diambil tindakan yang diperlukan, sedini mungkin.
Pada fase pertumbuhan, suatu bisnis akan kian kokoh ketika mulai berani bergandeng tangan, membangun aliansi dan kolaborasi, apalagi bila karakter bisnisnya sarat dengan persaingan dan mudah menjadi matang dan jenuh (mature).
Tagline yang bagus adalah yang mudah diingat dan bisa terhubung hingga ke level perasaan atau emosi.
Akselerasi dilakukan agar organisasi atau perusahaan berhasil mencapai posisi maksimal tertentu sebelum sampai di “tikungan” atau posisi menata diri menjaga keseimbangan untuk mengembangkan modal lagi dimasa mendatang. Accelerating dapat dilakukan dengan menjalankan semua rencana dan pengalokasian sumber daya secara maksimal serta memonitor kinerja melalui audit dan riset.
cocreation menjadi strategi pengembangan produk yang kian penting karena kita tahu yang paling tahu kebutuhan dan harapan pelanggan adalah pelanggan sendiri, bukan Anda para produsen. Sehingga wajar jika produk Anda seharusnya dilahirkan oleh mereka.
Pada dasarnya, seperti belajar naik sepeda yang tidak boleh terlalu banyak pertimbangan dan yang terpenting adalah “gowes saja sepedanya”, demikian juga kalau mau memulai bisnis jangan kelewat banyak menimbang-nimbang. Pada tahapan Creative Thinking memang diperlukan rasionalisasi dan kecermatan membuat rencana. Ketika rencana bisnis sudah siap, jangan kelewat lama menimbang-nimbang lagi. Gowes saja ‘sepeda’ bisnisnya.