Empat Serangkai Yang Sukses Berbisnis Burger Artisan

4 Founder Bomber Burger bersama karyawannya

Mereka satu angkatan duduk di bangku kuliah di Universitas Parahyangan. Mereka Memiliki hobi dan cita-cita yang sama, yaitu hobi nongkrong kulineran dan juga bercita-cita membuka lapangan usaha. Empat wanita ini pun memantapkan diri memilih jalur menjadi pengusaha.

Maka pada 2021, didirikanlah usaha burger dengan nama Bomber Burger. Meski burger sudah familiar di mata masyarakat namun Bomber Burger hasil kreasi empat wanita ini memiliki keunikan tersendiri. Mengusung konsep burger artisan belepotan sama keju Bomber Burger memiliki 10 varian menu lalalla menggugah selera.

Sebut saja menu Octopus Scandal. Dengan octopus ditambah bumbu rahasia yang terdapat gurita dan sea food konsumen akan merasakan sensasi yang luar biasa sebagaimana nama menunya. Tidak ketinggalan menu Phillycheesesteak yang memiliki sensasi tersendiri. “Pokoknya membuat yang makan belepotan,” kata Audilia Samantha, salah satu Founder Bomber Burger

Untuk Beef, kata dia, tersedia 4 menu pilihan yang merupakan favorit di masing-masing variannya. Menu tersebut antara lain Hawaiian, Phillycheesesteak,Beef classic danOctopus Scandal. Sedangkan untuk menu chicken tersedia dua pilihan yaitu menu Chicky teriyaki in hawai dan Nashville chicken.

Tidak hanya itu, Bomber Burger juga menawarkan menu paket 100 ribu yang bisa dinikmati 4 orang. “Menu paket ini bisa dinikmati bareng-bareng, satu nampan untuk 4 orang ditambah kentang. Jadi cukup terungkau dan ini juga termasuk menu best seller kita,” jelas Audilia.

Kelebihan menu Bomber Burger menurutnya, banyaknya keju yang terdapat di burger. “Burger belepotan ama keju begitu disebutnya, karena pengunjung bebas ambil keju dari corongnya. Harga menu kita bekisar Rp 25 ribu – Rp 30 ribu untuk satuan dan paket 100 ribu,” terangnya.

Saat ini, Bomber Burger memiliki dua cabang di deerah Bandung yaitu di Jl. Dr Oten No 1 dan Jl. Burangrang No 34. Dalam waktu dekat Bomber Burger akan membuka cabangnya di dearah Jakarta, Tangerang, dan Surabaya. “Sekitar 6-7 cabang franchise yang konfirm akan kita buka. Kita optimis produk kita akan diterima pasar di berbagai daerah karena dua cabang kita sudah teruji membukukan kinerja yang baik,” tandasnya.

“Gerai kita rata-rata mencatatkan 1000 lebih transaksi setiap bulannya dengan jumlahnya pengunjung 60-100 perhari. Menu paling laris paket 100 ribu yang menyumbang 50 persen omzet. Karena itu kita siap menawarkan peluang bisnis kemitraan bagi yang tertarik menggeluti bisnis burger,” sambungnya.

Bomber Burger menawarkan paket kemitraan dengan dua paket investasi, pertama paket investasi Rp 139 juta untuk Mandiri, dan kedua paket investasi Rp 249 juta untuk Autopilot. “Bomber Burger mengembalikan kembali biaya kemitraan tersebut dalam bentuk lebih dari 100 Peralatan dan Booth juga termasuk training, sistem POS, marketing dan packaging,” kata Audilia.

Dengan paket investasi yang ditawarkan, lanjutnya, mitra bisnis bisa mencapai BEP dalam waktu 5 bulan. “Kita tidak memungut royalti fee. Perbagian hasil di awal usaha 80% mitra dan 20% untuk kita agar mitra bisnis bisa cepat mencapai BEP. Bila sudah BEP baru pembagiannya 50% : 50%. Sedangkan system mandiri 100% keuntungan untuk mitra” ujarnya.

Audilia yakin prospek bisnis Bomber Burger akan cerah kedepannya mengingat sektor bisnis ini bukan musiman. Di samping itu, Bomber Burger juga sudah memiliki customer yang loyal dengan sistem bisnis yang sudah berjalan baik, serta manajemen yang solid.

Dituturkan Audilia, dirinya memulai usaha Bomber Burger bersama teman temannya di Jl. Dr Oten, Bandung. Modal tersebut diperuntukkan untuk biaya sewa tempat, peralatan usaha, operasional. “Di hari pertama kita mampu menghasilkan omzet Rp 3 juta. Waktu itu kita menawarkan promo Bayar Seikhlasnya,” tuturnya.

Bisnisnya mampu stabil di bulan keenam, setelah melakukan berbagai eksperimen dan menawarkan berbagai promo. “Awalnya kita mencari identitas, kira-kira menu apa yang paling disukai akhirnya menemukan eksperimen menu keju. Kemudian kita menekan biaya operasional, penguatan SDM dan memantapkan bahan baku yang standar dengan kualitas produk,” terangnya.

Dari situ, kata dia, baru menggelar promo semisal memberikan diskon, memberikan merchandise, di setiap hari raya atau hari nasional kita adakan promo terkait dengan tema tersebut seperti hari raya Idul Fitri atau Natal.

“Dari eksperimen trial and error tersebut bisnis kita berproses. Sharing dengan orang yang sudah berpengalaman, brain storming, ditambah kita punya tekad dan mimpi yang kuat. Kami percaya dengan belajar, memiliki mental dan percaya dengan mimpi disertai tim yang solid keberhasilan hanya soal waktu saja,” ujar lajang kelahiran 1998 ini.

Wanita yang hobi traveling ini memberikan tips bagi yang ingin menekuni dunia bisnis. Menurutnya untuk memulai bisnis diperlukan tim yang satu visi dan solid mau kerja bareng. “Setelah menemukan produk yang baik, mulai saja dahulu bisnisnya sambil learning by doing. Kalau sudah masuk dunia bisnis kuatkan memtal dan pantang menyerah,” pungkas Sarjana Universitas Parahyangan jurusan Teknik Industri.
Zaziri