Rujak Asal Pulo Brayan Yang Tawarkan Peluang Bisnis

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(): php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(http://majalahfranchise.com/res/fiona/drive/uploads/IMG_0217.jpg): failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Kuliner rujak yang satu ini memang berbeda pada rujak pada umumnya. Dengan memodifikasi olahan dan bumbu rujak, bisnisnya kini sudah ekspansi ke Jakarta, Batam, Tangerang, dan Medan.

Tim redaksi Majalah Franchise edisi hunting kali ini bertandang ke Season City Mall yang berada di Jalan Prof. Dr. Latumenten No. 33, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat. Begitu sampai di lantai 2, kami melihat sederetan penjaja makanan di food court. Setelah diamati satu persatu, kami melihat ada ada pemandangan lain ketika melihat sebuah booth dengan penampilan desain modern dan menarik bermerek Rujak Brayan.

Kami dekati booth rujak yang cukup banyak dikunjungi customer ini.  Selain memiliki tampilan dan produk yang bagus, Rujak Brayan juga rupanya menawarkan peluang bisnis waralaba. Kami pun tidak berpikir panjang untuk meliput merek  ini dalam sajian rubrik Franchise Hunt.   

Rujak Brayan sendiri berdiri tahun 2014. Merrick Salim selaku pemilik Rujak Brayan mengaku mendirikan bisnis ini lantaran jenis kuliner ini belum ada di Indonesia. Ia pun memiliki visi saat itu Rujaknya optimis kedepan berkembang dan tersebar di berbagai kota Besar Indonesia.

Merrick sepertinya sangat paham persaingan bisnis di Indonesia, terutama di Kota Medan, apalagi bisnis dimaksud terkait dengan kuliner. Sehingga, ia tdak main-main dalam membuat bisnis ruajk. Ia memberikan sentuhan unik di citarasa olahan dari Rujak Aceh Brayan yang sudah dikembangkannya selama 2 tahun silam.

"Bisnis rujak aceh Brayan yang juga dijual secara online ini sebenarnya masih terbilang baru. Ini karena saya hobi bereksperimen dengan makanan-makanan baru. Karena hobi ini, saya pun berpikir mengapa tidak dijadikan bisnis yang menggiurkan,"katanya.

Dia menyebutkan, rujak buatannya ini cukup laris bahkan hingga diekspor seperti Malaysia dan Singapura. Pasalnya, rujak aceh Brayan buatannya dikelola bukan seperti rujak biasa meskipun buah-buahannya biasa dijual di pasar - pasar tradisional seperti nanas, semangka, pepaya, timun, bengkoang dan semangka.

Merrick menuturkan, ciri khas dari rujak ini karena ada kolang - kaling di dalamnya dan juga saos buahnya yang berasal dari campuran buah-buahan yang diblender. Sehingga lebih kental dibandingkan kuah rujak biasa serta tidak begitu pedas. Warnanya juga warna kuning terang (orange) tanpa ada kacang tumbuk di dalamnya. "Jadi ibaratnya, kita makan rujak ini seperti baru makan rujak karena rasa bumbunya yang tidak pedas, bahkan rasanya yang campur - campur, yakni asam, manis dan pedas. Untuk bumbu saos, itu rahasia kita tersendiri," ucapnya.

Merrick mengungkapkan alasan memberinya nama Rujak Aceh Brayan. Menurutnya, bahan dasar rujak tersebut hanya ada di Kota Medan dan Aceh. Serta nama Brayan karena alamat rumahnya yang beralamat di daerah Brayan.

Berkat bisnis rujak ini, Merrick meraup omzet hingga Rp 300 ribu-Rp 400 ribu per hari atau per bulan mencapai Rp 9 juta - Rp 12 juta. Dengan harga Rp25 ribu hingga Rp 80 ribu per bungkus.

Merrick pun melihat prospek kedepan bisnisnya ini kain mendapst respon yang positif, oleh karena itu ia pun mewaralabakan bisnisnya ini. Adapun tawaran paket investasi yang di tawarkan senilai Rp 30 juta, harga tersebut sudah include Counter, Kulkas 2 pintu, Mesin Sealer, Perlatan pendukung, Sticker, Promosi Online Boosting, Banner,  seragam. Untuk perpanjangan Franchise Rp 3 Juta yang dibayarkan pertahun dimulai dari tahun kedua.

Ia mengharapkan kemitraan jangka panjang agar brand Rujak Brayan terus berkembang dan pembeli franchise balik modal. Untuk BEP 70% mitra nya rata-rata telah BEP dalam jangka waktu 2 – 6 Bulan. Masa Waktu BEP Lama atau tidaknya itu tergantung lokasi usaha mitra strategis.

Alvin Pratama

D’Crispy Chicken Taiwan Street Food, Gurih Laba Snack Fillet Ayam Krispi dengan Harga Terjangkau
Ide awal mendirikan bisnis berbasis snack asal Taiwan ini lantaran segmen pasarnya yang menyasar ke berbagai kalangan. Tak heran jika pelaku bisnis ini kian meraih pundi-pundi rupiah. Salah satunya ad
Read More
Siomay Addict, Siomay Konsep Modern dengan Bahan Baku Asli Ikan
Konon, Siomay ikan tenggiri ini berasal dari Tiongkok, akan tetapi saat ini sudah mulai beradaptasi menjadi makanan tradisional khas Indonesia yang layak untuk dijadikan peluang usaha kuliner yang men
Read More
Kurimu. id Mendulang Laba dari Ice Cream Asal Korea
Es krim yang satu ini hadir memberikan cita rasa tersendiri. Pemain es krim khas Korea ini siap meramaikan persaingan di industri waralaba.   Majalah Franchise Indonesia  kali ini bertandan
Read More
Daddys Takoyaki Menakar Peluang Bisnis Kudapan Osaka Khas Indonesia
Edisi bulan ini tim redaksi Majalah Franchise berkunjung ke Tangerang City Mall, Jl. Jendral Sudirman No. 1, Kota Tangerang. Tepatnya di lantai 2, di Rame Rame Street Food. Ketika melihat booth berwar
Read More