Kenapa Harus Franchise?

Franchise atau waralaba pada dasarnya merupakan sebuah konsep untuk memperluas jaringan bisnis. Konsep franchise telah banyak mengantarkan merek lokal maupun asing menjadi besar dan mampu ekspansi lintas negara dengan puluhan juta customer.

Franchise diakui sebagai sistem yang dahsyat dalam mempercepat pertumbuhan outlet, atau bisa dibilang sebagai the engine for growth.
Selain itu, Franchise juga merupakan jalur distribusi yang sangat efektif atau boleh dibilang dapat memotong jalur distribusi menyalurkan produk kepada end user melalui tangan franchisee. Sisi positif lainnya, terutama menyangkut hal Manajemen, Permodalan, dan Sumber daya manusia (SDM). Franchise merupakan strategi dan taktik yang mumpuni untuk menjadikan bisnis Anda tumbuh menjadi besar dengan speed yang kencang.

Sampai saat ini, ekspansi bisnis dengan pola franchise dipercaya telah mampu mengantarkan banyak merek bisnis menembus batas-batas negara dan budaya dengan sukses dalam jangka waktu yang relative cepat dan sustain. Sebut saja Mc Donald’s, waralaba asal Amerika ini tidak hanya menjadi kebanggaan dan simbol budaya Amerika, namun juga mampu berkembang memasuki batas-batas daerah di berbagai belahan negara dan benua. Sampai saat ini, jumlah grai McD diperkirakan telah mencapai lebih dari 40 ribu unit tersebar di 115 negara. Meskipun merek ini mulai difranchisekan Ray Kroc pada 1955, namun hingga saat ini jaringannya tetap kokoh merajai gerai restoran fastfood di dunia.

Baca juga Franchise, Kendaraan Menuju Entrepreneur Sukses

Di Indonesia, jaringan franchise ritel yang mengandalkan konsep warlaba tidak bisa dianggap remeh. Lihat saja, Indomaret dan Alfamart, dua mini market kebanggaan Indonesia ini semakin eksnpansif melintasi berbagai pelosok daerah nusantara, bahkan mancanegara.

Jumlah gerai Indomaret per Februari 2024 kini sudah mencapai 22.424 unit, semantara Alfamart berjumlah 19.087 unit, dan keduanya terus menumbuhkan para entrepreneur-entrepreneur baru (franchisee) di berbagai daerah.

Harus diakui, bisnis waralaba memang memiliki keistimewaan, tidak hanya karena reputasi merek dan sistem bisnisnya yang memang sudah mapan. Namun, juga sebagai sebuah bisnis, waralaba memang dikecualikan oleh peraturan pemerintah No. 16 Tahun 1997 yang membebaskan pola bisnis ini dari monopoli bisnis. Sehingga, dengan demikian, melalui  franchise, pemerintah mengharapkan tumbuhnya para pengusaha baru (franchisee-red)  melalui putera-putera daerah. Karena terbukti, sistem ini mampu memberikan kontribusi yang nyata dan cepat bagi tumbuhnya para entrepreneur baru di berbagai negara.

Sehingga, tidak berlebihan kiranya, jika franchise menurut Anang Sukandar, ketua kehormatan Asosiasi Franchise Indonesia dianggap sebagai lokomotif  entrepreneur baru di Indonesia. Karena melalui franchise, jalur menjadi pengusaha atau wiraswasta relatife cepat dan singkat tanpa resiko yang besar. Sehingga dengan demikian bisa memangkas waktu, tenaga, dan proses trial and error yang panjang. Cukup dengan mengambil paket pengalaman bisnis franchise yang sudah lengkap dalam panduan bisnis, sang franchisee bisa leluasa dan mudah menjalankan bisnisnya tanpa harus memulai dari nol.