DATA FRANCHISE INDONESIA
Tipe Franchise
Modal usaha
PELUANG USAHA MURAH
JADWAL PAMERAN DAN SEMINAR FRANCHISE
Nov
23
PAMERAN FRANCHISE, PELUANG USAHA, DISTRIBUTOR & KEAGENAN
View This Event
  Jakarta. 23-25 November 2018 Balai Kartini Jl, Gatot Subroto Kav. 37. Kuningan Timur. Jakarta Selatan
Jul
20
INTERNATIONAL FRANCHISE, LICENSE & BUSINESS CONCEPT EXPO & CONFERENCE 2018
View This Event
INTERNATIONAL FRANCHISE, LICENSE & BUSINESS CONCEPT EXPO & CONFERENCE 2018 20 - 22 JULI 2018 JAKARTA CONVENTION CENTER
Majalah Terbit
edisi September - Oktober 2018
Pemain Business Opportunity banyak bermunculan. Tapi Merke-Merek tersebut perlu dikaji dan diteliti karena tidak sedikit yang tumbang. Bagaimana mengenal ciri-ciri Business Opportunity yang potensial untuk dijadikan pilihan investasi?
Info Berlangganan
PENAWARAN FRANCHISE TERBAIK BULAN INI
Usung Konsep One Step, Ki-Re Haus Buka Gerai di Bekasi
Ki-re Haus mengakomodir sistem ‘One Step’ yakni datang ke satu tempat untuk menikmati banyak hal. Ki-re Haus hadir dengan menawarkan penjualan busana, juga Kire Kopi dengan sajian kopi gayo Aceh dan salon kecantikan khas Bali. Berlokasi di Grand Galaxy Blok FE No 415, ll Pulo Sirih Utama Raya, Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pemiliknya merupakan seorang wanita asal Aceh bernama Indah Widiastuti. Indah melakoni usaha ini karena terinspirasi masa kécil dan masa remajanya. Khusus Ki-re Kopi, para penikmat kopi bisa mencicipi kelembutan kopi robusta, juga kombinasi long berry. Dengan panganan Roti Srikaya serta Mie Aceh Kerang. Soal harga, jangan khawatir, tidak terlalu mahal yakni kisaran mulai dari Rp10 ribu hingga Rp20 ribu untuk segelas kopi penuh kenikmatan. "Dari kecil sudah biasa ngopi. Aku tinggal di Aceh Utara dekat Gayo, di situ tempat dihasilkan kopi terbaik," katanya. Harga terjangkau juga dihadirkan bagi para wanita yang ingin mempercantik diri. Di salon ini, Indah mengetengahkan konsep Bali bagi salonnya. Paket luluran Rama Sinta menjadi unggulan, di mana bahannya diadopsi dari rempah-rempah Bali dengan bahan beras. Untuk tampil cantik dengan perawatan salon ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp30 ribu hingga Rp500 ribu. Sementara untuk clothing, Indah juga menawarkan busana-busana berkelas dengan harga terjangkau. Busana yang up-to date khususnya untuk kaum, ditawarkan mulai dari harga Rp100 ribu-Rp500 ribu. Sebelumnya, Indah juga sudah menjalankan bisnis clothingnya di berbagai mal.(AP)
Read More
Ruben Onsu Gugat Kasus Merek Bensu
Ruben Samuel Onsu mengajukan gugatan ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dalam upayanya untuk mendapatkan hak eksklusif atas merek Bensu. Bensu adalah merek yang Ruben gunakan untuk mengembangkan bisnis kuliner warung cepat saji ayam geprek di Tanah Air. Sudah ada lebih dari 80 gerai Geprek Bensu yang dibuka di seluruh Indonesia. Sayangnya, kesuksesan Geprek Bensu harus terhambat dalam upaya pendaftaran merek ke Direktorat Merek, Ditjen Hak Kekayaan Intelektual (DJKI) pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi manusia. Ruben saat ini tengah mengajukan gugatan ke PN Jakarta Pusat dengan nomor perkara 48/Pdt.Sus-HKI/Merek/2018/PN Niaga Jkt.Pst. Berkas gugatan tercatat didaftarkan pada 25 September 2018 yang dapat ditelusuri lewat Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Tergugat bernama Jessy Handalim, yang berdasarkan data World Intellectual Property Organization (terintegrasi dengan data Direktorat Merek DJKI) yang bersangkutan beralamat di Bandung. Jessy adalah pemegang sertifikat merek Bensu dengan nomor IDM000622427 yang diajukan pada 3 September 2015 dan dinyatakan terdaftar pada 7 Juni 2018, dan baru akan kedaluwarsa pada 3 September 2025. Kehadiran merek Bensu di dalam daftar umum merek inilah yang agaknya menghambat upaya Ruben mendaftarkan mereknya sendiri ke Kemenkumham. Untuk itu, dia mengajukan gugatan ke pengadilan untuk membatalkan merek BDalam petitum (bagian surat gugat yang dimohon untuk diputuskan atau diperintahkan oleh pengadilan), Ruben minta agar pengadilan menyatakan bahwa Bensu adalah singkatan nama orang terkenal, alias namanya sendiri. Selain itu, dia minta majelis hakim agar menyatakan merek Geprek Bensu milik penggugat (Ruben) adalah merek terkenal. “Menyatakan Penggugat sebagai pendaftar merek ‘Bensu’ yang beritikad baik dan mempunyai hak tunggal/khusus untuk memakai merek tersebutensu milik Jessy. Berdasarkan penelusuran di daftar umum merek, Ruben tercatat tengah mengajukan permohonan pendaftaran sejumlah merek a.l. Bensu, Bensu Sosis, Bensu Bakso, Bensu Nugget, Geprek Bensu, Bensu Otak-otak, dan Bensu Drink + Lukisan. Merek-merek tersebut masih dalam status ‘pending’.(AP)
Read More
Resmi Kantongi Sertifikat Halal, Mister Donut Targetkan Penjualan 50%
PT Indomarco Prismatama melalui anak usahanya PT Ragam Karya Bersama selaku pemilik master franchise Mister Donut dari Duskin Company Jepang menargetkan penjualan 3 juta donat per bulan pada tahun 2019. Angka ini naik dari rata-rata penjualan saat ini sekitar 2 juta donat per bulan. Diraihnya sertifikat produk halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi pemicu kenaikan penjualan tersebut. "Sertifikat halal diterima pada 29 Agustus 2018," kata Presiden Direktur PT Ragam Karya Bersama Laurensius di sela penyerahan secara simbolis sertifikat halal dengan nilai A kepada kepada Direktur Marketing PT lndormarco Prismatama Wiwiek Yusuf. Laurensius mengatakan, proses persiapan menuju halal dilakukan sejak April 2018. Adapun proses audit oleh MUl mencakup seluruh dapur produksi, dan storage termasuk kantor pusat RKB. Kriteria halal mulai dari bahan baku, kebersihan, proses pengiriman sampai display dan penjualan ke konsumen. "Lebih dari 90 persen bahan baku Mister Donut seperti tepung, dan toping adalah produk lokal," katanya. Direktur Operasional PT Ragam Karya Bersama Steven Sunamo menambahkan, dengan mengantongi sertiflkat halal, perseroan menargetkan penjualan Mister Donut bisa mencapai 3 juta buah per bulan atau senilai Rp 36 miliar. Angka ini naik dari rata-rata penjualan saat ini 2 juta unit per bulan atau senilai Rp 24 miliar. "Ini membuktikan bahwa Mister Donut telah menjadi brand donut yang diminati di Indonesia," ujarnya Selain itu, dengan dengan serifikat halal, Mister Donut makin memantapkan menyuguhkan makanan dan minuman berkelas intenasional seperti di negara asalnya Jepang. Mister Donut memiliki tiga jenis gerai yaitu Flagship store, Satellite store, dan Shop-in shop. Flagship dan Satelite store dibuka di pusat keramaian. Saat ini ada delapan gerai flagship Mister Donut di berbagai wilayah Indonesia yakni di Mall of Indonesia Kelalapa Gading, FX Sudirman, PIK Avenue, BSD Plaza, Kidzania Pacific Place, Stasiun Gambir, Ciputra Worid Surabaya dan Dago Bandung.(AP)
Read More
Shi-Da, Taiwan Street Otentik Yang Memadukan Minuman Bubble Milk
Snack fillet asal negeri Taiwan ini memiliki pasar segmen tersendiri di Indonesia. Bertempat di lokasi yang strategis seperti Mal dan kawasan food court, Shi-Da menjadi tawaran menarik bagi peminat bisnis kuliner Taiwan.   Taiwan Street Snack kian populer di pasar Indonesia. Lewat produk-produk jajanan khas kedai pinggir jalan yang terkenal di Taiwan, masyarakat tanah air turut meramaikan menggemari jajanan ala Taiwan Street Food ini. Kedai Taiwan Streen Snack pun selalu diminati pecinta wisata kuliner jajanan. Namun hampir sebagian besar pemain di bidang kuliner snack Taiwan ini hanyalah menjual produknya saja. Tidak seperti Shi-Da yang juga meramaikan produk snack Taiwan dengan minuman pendamping seperti Bubble Drink dan Bubble Milk. Direktur Shi-Da Robin, Widyono mengatakan, resolusi 2018 bisnis kuliner Taiwan Shi-Da yang menyajikan bahan dasar ayam ini semakin inovatif. “Kita semoga semakin fenomenal brandnya di tengah maraknya bisnis kuliner,” ujarnya.   Pada 2017 memang market Shi-Da semakin membaik. Brand image-nya semakin kuat. “Jadi di tahun 2018 ini kami berharap Shi-Da akan inovatif lagi dalam menciptakan produk bercita rasa kuliner Taiwan,” ujar Robin. Menyasar pangsa pasar pulau Jawa terutama wilayah Jakarta, pasalnya franchise Shi-Da akan melakukan grand opening di Mall Emporium Pluit. Ditengah menjamurnya bisnis kudapan kekinian, Shi-Da optimis bila produknya akan akan tetap dipilih konsumen. Karena itu, dia selalu melakukan berbagai inovasi dan gencar berpromo di berbagai media.   “Supaya brand image Shi-Da semakin kuat kita tidak hanya menciptkan rasa- rasa baru seperti yang akan dirilis yakni wasabi, shaokao grilled. Tapi kita juga rajin memaintain pelanggan melalui media sosial, web, promo di setiap grand opening Shi-Da. Sehingga mereka tertarik dan akan kembali ke Shi-Da,” katanya. Beberapa menu yang ditawarkan di Shi-Da ini terbagi menjadi 2 pilihan seperti Crispy Chicken dan Side Dish. Varian Crispy Chicken seperti Baked Curry, Grilled Crispy, Cheese Melt, Mozarella, Salted Egg, Shao Kao, Enoki, Crispy Calamari, Mushroom Lover. Sedangkan untuk kategori menu Side Dish yaitu Salted Egg Crispy Chicken, Shao Kao Crispy Chicken, Fried Calamari, Fried Dory Fish, Pom-Pom Potatoes, Sweet Plum Potatoes. Untuk minuman Shi-da juga menyajikan Bubble Milk seperti Matcha, Taro, Royale Chocolate, Pepermint, Bubble Gum, Pure Milk Grass Jelly, dll. “Soal harga kami sangat terjangkau muali dari Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu-an, untuk sekelas jajanan di area Mal kami masih sangat murah,” ungkap Robin. Robin mengungkapkan, jika bagian terpenting adalah peningkatan manajemen internal untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan kualitas rasa yang enak. “Jika semua sudah dilakukan pasti akan terjadi repeat customer,” terangnya. Tidak bisa dipungkiri bahwa sebagai bisnis franchise kuliner Taiwan yang memiliki segmen market B dan A, peluang usaha Shi-Da sangat diminati oleh para investor. Dengan biaya investasi berkisar Rp 600 juta, franchisee dapat menikmati fasilitas support produk, peralatan, dan renovasi awal outlet. Alvin Pratama
Read More
Bing Go, Sajikan Menu Terlengkap Khas Korea dengan Harga Terjangkau
Sejumlah menu kuliner ala Korea kini sedang digandrungi kawula muda di berbagai  kota di Indonesia, salah satunya adalah restoran Korea Bing Go yang berdomisili di Gandaria City ini. Yuk kita simak ulasannya? Kuliner Korea identik rasanya yang khas dan dapat menjadi tren saat ini. Hal itulah yang disadari Yungky D Pangestanu, lulusan strata dua di Shogang University Korea. Alhasil, sepulangnya dari menimba ilmu di negeri Ginseng, tepatnya pada 2015  lalu, dia mendirikan restoran Korea bernama Bing Go. Melihat animo kawula muda yang gemar dengan band K-POP, Yungky mengatakan bisnis ini sangat prospek di Indonesia. ia telah mengkombinasikan bumbu-bumbu yang memang ia impor langsung dari Korea, agar sesuai dengan lidah orang Indonesia. Awal mula ia merintis sejak 2 tahun  yang lalu. Saat ini sudah ada 3 cabang Bing Go yang tersebar di Gandaria City, Pondok Indah Mal, dan Neo Soho. Yungky menuturkan, awal mula konsep bisnisnya ini adalah menyajikan sajian dessert Cafe. Namun seiring berjalannya waktu banyak customer-nya memberi masukan untuk menambah menu camilan. “Banyak Customer kami yang bertanya kenapa tidak ditambah menu camilan korea, akhirnya kami bersama dengan tim untuk merevolusi bisnis ini ke ranah restoran khas Korea, dari awal kami berdiri memang untuk tampilan dan konsep kami layaknya restoran yang ada di sana,” kata dia. Adapun menu yang di tawarkan di Bing Go ini seperti Ddeopokki, Kimbab, Yachae, Twigim, Kim Jaban Jumokbab, Kimchi Bokkeumbab, Chicken Galbi Dupbab, Japchae Bab, Beef Bulgogi Depbab, Chicken Bulgogi DopBab, Raamyen, Rapokki. Selain itu juga ada menu minuman dessert, Coffee, dan lain lain. “Untuk harga kita mematok harga berkisar dari Rp 45 ribu hingga Rp 63 ribu, untuk sekelas restoran Korea ini sangat terjangkau terlebih lokasi gerai kita kebanyakan di area Mal,” ujar pria kelahiran Bandung 8 September 1990. Bagi calon investor yang tertarik dengan bisnis ini, Bing Go menawarkan peluang franchise. Besaran investasi nya sebesar Rp 1,6 Milyar dengan fasilitas yang didapat berupa merek, peralatan masak, bahan baku, biaya desain, sewa tempat. Namun Yungky menegaskan adanya biaya franchise fee Rp 300 juta. Keunggulan Bing Go Resto adalah menu yang lengkap, fast food, dan bahan baku yang di import langsung dari Korea. Bahkan ia mengkleim restonya ini menyajikan menu asli Korea yang di resto lain belum tentu ada. “Di resto kami ada 2 menu yang asli dari negeri sana yaitu menu Jjangmyeon dan Gangjeong itu mie khas korea bertekstur pedas dan ada yang berwarna hitam. Dari menu minuman kita juga ada Hallabong yang di resto korea belum ada,” paparnya. Target di 2018 Yungky berencana akan buka gerai sebanyak 5 di berbagai kota di Indonesia. Penentuan lokasi Yungky tak mempermasalahkan calon franchisee untuk buka di area Mal atau tidak. Bagi dia yang terpenting adalah bisa membangun bisnis ini secara bersama-sama itu sudah menjadi misi nya. “Cuma saya menyarankan untuk calon franchisee yang ingin bergabung dalam penetuan lokasi alangkah baiknya berada di Mal, mengingat lokasi ini traffic-nya sangat baik, dan lokasi parkir sudah tersedia, berbeda jika di stand alone harus melihat pangsa pasar di area tersebut, butuh waktu yang lama untuk survey lokasi,” tutupnya. Alvin Pratama
Read More
KinKara, Kuliner Khas Jepang Yang Mengusung Spesial Chicken Karaage
Kin No Torikara atau biasa disebut  Kinkara yang berada di bawah naungan Shimanaka Co, Ltd. (Osaka, Jepang) ini memulai kiprahnya di Kyoto, Jepang pada bulan April 2009. Restoran ini menawarkan sajian yang pernah memenangkan ajang Grand Prix Chicken Karaage di Jepang. Jepang tak hanya terkenal sebagai negara produsen kendaraan bermotor dan elektronik saja. Negeri matahari terbit ini juga populer dengan berbagai kuliner khasnya yang mendunia. Di negara kita, penyuka masakan Jepang semakin banyak. Tak heran, belakangan kian menjamur tempat makan yang menawarkan makanan Jepang terutama di kota-kota besar di Indonesia, mulai dari resto kelas bintang lima bahkan sampai gerobak ramen kaki lima. Salah satu adalah Kinkara. Kuliner asal Jepang ini yang sudah  memiliki 17 outlet yang tersebar di berbagai wilayah di Jepang, seperti Osaka, Kobe, Hiroshima, Tokyo, Niigata, Hokkaido, dan lainnya, serta outlet di Korea Selatan. Di Indonesia Kinkara hadir masuk pada 2015, franchise makanan Jepang ini sudah ada di beberapa Mall besar yang ada di Indonesia seperti Supermall Karawaci, AEON Mall BSD, FX Sudirman. “Kita juga akan berencana membuka outlet lagi di AEON Mall JGC dan ke Grand Indonesia,” kata Direktur Kinkara, Hari Indra Yaso Menurut Hari, Kinkara menawarkan sajian spesial yakni chicken karaage dimana sajian kuliner ini pernah dimenangkan dalam ajang Grand Prix Chicken Karaage di Jepang. “Di Jepangnya sendiri, Kinkara pernah memenangkan kompetisi Grand Prix ini. Sehingga, jika soal rasa maka tidak perlu dikhawatirkan lagi,” katanya. Kinkara sendiri mengusung konsep “Delicious, Simple, Happy!”. Restoran ini menyediakan chicken karaage yang berbentuk stik sehingga mudah disantap. Ada tiga ukuran yang tersedia, yaitu Single Size yang cocok untuk customer yang ingin sekedar ngemil sambil jalan-jalan. Sementara Double Size pas untuk customer yang merasa lapar dan ingin porsi yang lebih besar, atau dimakan bersama teman, sedangkan Mega Size sangat pas untuk yang sedang berkumpul bersama di rumah atau disantap bersama keluarga.  “Bagi anda yang ingin makan nasi, jangan khawatir Kinkara juga menyediakan menu Donburi (Rice Bowl) khas Jepang yang tidak kalah lezatnya,” kata Hari. “Ada berbagai macam pilihan topping yang tersedia. Seperti original spice Kinkara, mayonaise, sweet chilli, keju, teriyaki, spicy mayo, japanese chili hingga cokelat! Pilih, kombinasikan dan tuang sendiri spice yang tersedia sesuai selera,” tambah Hari. Bagi yang tertarik dengan bisnis ini, Hari mengatakan calon franchisee setidaknya harus mengucurkan nilai investasi sebesar Rp 150 juta. “Namun jika di kalkulasikan dengan semuanya, maka untuk membuka satu outlet Kinkara ini dibutuhkan Rp 400-500 juta. Sehingga totalnya sebesar Rp 650 juta,” jelasnya. Alvin Pratama  
Read More
Siomay Addict, Siomay Konsep Modern dengan Bahan Baku Asli Ikan
Konon, Siomay ikan tenggiri ini berasal dari Tiongkok, akan tetapi saat ini sudah mulai beradaptasi menjadi makanan tradisional khas Indonesia yang layak untuk dijadikan peluang usaha kuliner yang menjanjikan. Siomay ikan tenggiri mudah dijumpai, mulai dijajakan secara keliling ala gerobak, mangkal di pinggir jalan, hingga restoran besar karena rasanya yang benar-benar menggoyang lidah. Meskipun bisnis Siomay ikan tenggiri ini semakin hari sudah kian padat pemain. Namun usaha kuliner ini masih saja memiliki celah untuk tumbuh dan berkembang. Tidak ada salahnya jika Anda juga ikut meramaikan pasar dengan mengais untung dari usaha kuliner  Siomay ikan tenggiri. Salah satu pelaku bisnis franchise Siomay yang meramakan bisnis kuliner adalah Siomay Addict. Tommy, owner Siomay Addict menjelaskan, selama ini ada sejumlah investor yang tertarik terhadap Waralaba ini. Namun Siomay Addict memang menetapkan standar yang cukup tinggi. Alasannya segmentasi dagangan nya memang menyasar untuk konsumen kelas menengah ke atas. "Produk kami menggunakan bahan yang kualitasnya premium. Rasa dan ke-higienisan juga kami perhatikan betul-betul. Jadi kalau untuk bersaing dengan gerai kaki lima yang lokasi usahanya di pinggir jalan atau di depan gerai swalayan minimarket memang tidak bisa," terang Tommy. Usaha Siomay Addict Mulai berdiri sejak Tahun 2014, pertimbangan Tommy memulai usaha Siomay Addict dikarenakan Siomay merupakan makanan khas Indonesia yang peminatnya sepanjang masa, dari dulu sampai sekarang Siomay masih popular dan masih banyak peminatnya. “Gerai pertama kami berada di Grand Galaxy Park Mall Bekasi, Respon saat itu sangat baik. Kini cabang kami sudah ada memiliki 3 gerai  yakni di Grand Galaxy Park Mall, Kuningan City Mall dan Revo Town Mall, jika tidak ada kendala dalam waktu dekat kami akan membuka 1 outlet lagi di Jakarta,” paparnya. Konsep bisnis yang di terapkan di Siomay Addict adalah konsep dengan gerai modern dimana Siomay Addict mencoba menjual Siomay tradisional dengan konsep tempat yang lebih nyaman seperti di mal-mal. “Kenapa saya memilih konsep ini dikarenakan saat ini untuk orang dikota besar sudah mulai sulit untuk menikmati Siomay dengan kualitas baik dan juga ditempat yang nyaman,” kata pria hobi travelling ini. Pola kerjasama Siomay Addict adalah Waralaba dengan total investasi Rp 50 juta. Dari investasi tersebut terwaralaba akan mendapatkan booth, peralatan jualan, kulkas, cash register, kompor, panci, banner, signing, dan staterkit 100/Pcs Siomay dan peralatan take away.  Untuk bantuan support Start-Up awal terwaralaba akan dibantu untuk pelatihan karyawan, pengenalan produk, cara-cara penjualan, penyajian, sampai control penjualan. Selain itu dari pihak pusat juga turut membantu menjaga standar kualitas yang sudah ditetapkan. Untuk media promosi Siomay Addict juga selalu bantu promosi di media sosial seperti Instagram, Facebook, dll. “Dengan kontrak selama 5 tahun dan dapat diperpanjang. Dimana Franchisee hanya perlu membeli dari kami stock barang jadi, sehingga tidak merepotkan untuk produksinya,” bebernya. Keunikan Siomay ini menggunakan ikan tenggiri asli di mana komposisi ikan yang  digunakan lebih banyak dibandingkan dengan bahan lainnya. Range harga jual berkisar Rp7.000 – 10.000 / pcs dengan menu Siomay ikan tenggiri (Siomay, Tahu, Kentang, Kol, Pare, Telur, Siomay XXL.   Alvin Pratama
Read More
Shitako Takoyaki, Takoyaki Premium dengan Cita Rasa Asli Jepang
Seperti biasanya, bulan ini Redaksi bertandang ke Mal Grand Galaxy Park di kawasan Kota Bekasi. Kami menyusuri tiap sudut lantai mal ini. Tujuannnya tidak lain adalah berburu franchise. Di tengah penyusuran, tiba-tiba kami melihat booth yang ada di lantai 1 dengan ciri khas berlogo gurita dengan label Shitako Takoyaki. Booth tersebut mengundang rasa penasaran kami untuk melihat lebih dekat. Kami pun tak sungkan untuk menanyakan ke salah satu pegawai yang sedang bertugas di sana. Rupanya, bisnis takoyaki ini sudah di franchisekan 2 tahun yang lalu. Waralaba usaha takoyaki yang ditawarkan oleh Shitakoyaki Merek takoyaki ini didirikan Beverly di bilangan Boelevard Raya Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 6 tahun silam. Hingga saat ini Shitakoyaki Takoyaki sudah memiliki  13 cabang yang tersebar di berbagai mal. Diantaranya, Mal Kelapa Gading 1, Farmers Market Kelapa Gading, Mal Artha Gading, Pluit Village, Epiwalk, Kota Kasablanka, Gandaria City, Pejaten Village, Lippo Mal Karawaci, Sumarecon Mal Serpongs. Sedangkan outlet milik franchisee ada di Tangerang City Mal, Living World Alam Sutera, Grand Galaxy Park Bekasi, Sumarecon Mal Bekasi, Revo Town Mal Bekasi, Grand Mal Metropolitan Bekasi, dan Resinda Park Mal Karawang. Adapun keunggulan yang ditawarkan di Shitako sendiri yakni menggunakan bahan baku yang fresh, saus import, packaging yang elegan.di Shitako sendiri ada menu unggulan bernama  Kuro Tako. Menu ini terdiri dari Cako Powder dengan isian topping gurita.selain itu bahan sausnya sendiri juga diolah kembali seperti main source, mayonnaise, telor ikan dan lebih Japanese taste. “Kalau di negara asalnya menggunakan tinta octopus, namun karena memiliki bau amis, kami ganti dengan Cake Powder. Konsumen tidak perlu khawatir dengan bahan ini, selain aman tdak mengurangi rasa di takoyaki itu sendiri,” ujar wanita yang akrab disapa Bev ini.   Selain itu, kata Bev, Shitakoyaki juga menawarkan menu khas Jepang diantaranya Okonomiyaki, Takoyaki, Konnichiwa, Chessy Takoyaki. “Urusan harga Shitakoyaki sangat terjangkau, mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 36 ribu/porsi,” ungkapnya. Sistem kerja sama yang diterapkan oleh Bev tak mengenal adanya biaya royalti. Artinya, keuntungan 100% untuk franchisee. Hanya saja, franchisee wajib pasok bahan baku dan kemasan dari pusat. Investasi franchise yang ada di Shitakoyaki berkisar Rp 75 juta, franchisee akan mendapatkan peralatan masak, booth, dengan lokasi yang diwajibkan adalah di Mal besaran luas 2x2 m2. “Untuk lokasi kami sengaja menentukan karena kita tidak mau merek kita tidak tepat sasaran, kebanyakan gerai kami dan franchisee terletak di kawasan mal kelas A dan B,” ujar wanita lulusan S1 Desain Curtin University Western Australia ini. Alvin Pratama    
Read More
Popchop Chicken Kudapan Taiwan Street Lokal dengan 10 Varian Topping
Berbicara bisnis snack Taiwan memang tak akan ada habisnya. Selain sudah sangat populer di kalangan anak muda, bisnis snack ini ternyata kian bertebaran di seputaran mal. Salah satu pelakunya adalah Popchop Chicken yang memiliki gerai di 7 mal ternama di Indonesia. Berbagai camilan asal luar negeri seperti Taiwan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengusaha food & beverages. Tak ayal jika bisnis asal naga kecil asia ini banyak dikembangkan di Indonesia. Salah satunya adalah Pop Chop Chicken. Berbekal pengalaman, merek ini meramaikan industri kuliner snack fillet. Popchop Chicken sendiri berdiri 2015 dan pertama kali buka gerai di bilangan Grand Indonesia. Popchop mulai menawarkan sistem franchise pada 2016. “Saat itu kami punya dua mitra, di Makassar dan Aeon BSD Tangerang,” ujar Alfons Yoshua, Managing Director Popchop. Ia menjelaskan, Popchop Chicken merupakan produk camilan yang diadaptasi dari cemilan Taiwan. Pop Chop merupakan produk ayam fillet tepung crispy yang dipotong berbentuk dadu. Potongan itu lalu ditusuk pada tusukan sate dan diberi aneka rasa bumbu. Popchop Chicken menawarkan banyak pilihan rasa hingga sausnya yang lezat seperti Cheddar Puffs, BBQ Grilled Sauce, Super Seaweed, Cheese & Beef Bacon, Taiwan Pepper, Garlic Cream Cheese, Smokey Beef, Garlic Onion, Roasted Chicken, Original Crispy Chicken membuat konsumen ketagihan. Merek ini memang tidak sembarangan dalam mengolah ayamnya menjadi snack khas Taiwan. Ia membuat produk snack ayam dengan teksturnya yang super renyah di bagian luar dan daging ayam yang juicy. Snack khas Taiwan ini cocok dimakan sebagai camilan atau sekedar menemani jalan-jalan di mal. Selain crispy chicken yang menjadi unggulan Popchop adalah side dish dan minuman segarnya. Side dish yang ditawarkan seperti fried mushroom dan sweet wisdom potato diminati konsumen. Kedua side dish ini makin melengkapi crispy chicken yang gurih dan lezat. Untuk pilihan minuman segarnya, bubble tea khas Taiwan juga masih menjadi pilihan spesial Popchop. Minumannya seperti Mango Yakult, Lychee Ice Tea, Lemon Plum, Jasmine/Black Tea with Pearl dan Red Velvet Milk Tea with Pearl. Popchop menggunakan 100% dada ayam premium non processed. Semua bahan utama dada ayam yang digunakan Popchop selalu segar, bukan frozen chicken sehingga menghasilkan crispy chicken yang super crunchy dan juicy. Di singgung mengenai investasi franchise, Alfons mengungkapkan untuk calon franchisee yang ingin join dengan bisnis ini ada 2 paket investasi. Pertama, kata dia, paket investasi senilai Rp 200 juta, paket ini meliputi franchise fee Rp 60 juta (Selama 5 tahun) kemudian design drawing Rp 500 ribu/m2, build booth Rp 50 juta, perala tan kitchen dan bahan baku Rp 500 juta dan deposit lokasi sewa tempat di mall Rp 5 juta sampai Rp 30 juta. Paket kedua, Rp 510 juta dengan rincian Franchise fee Rp 150 juta, design and drawing Rp 500 ribu/m2, peralatan kitchen dan bahan baku Rp 70 juta, deposit lokasi sewa tempat mal antara Rp 60 juta sampai Rp 130 juta. Alfons menegaskan, untuk target pasar investor adalah lokasi usaha di area mal B+, hal ini lantaran bisnisnya menyasar pada pekerja kantoran dan anak muda. “Saya sengaja menempatkan bisnis saya di area mal, faktor nya adalah mal lokasi yang sangat strategis untuk memasarkan produk taiwan street ini, “ paparnya. Saat ini gerai Popchop Chicken berada di Mal Grand Indonesia, Lotte Shopping Avenue Kuningan, Mal Plaza Indonesia, Mal Ciputra, Mal Ratu Indah Makassar, Aeon Mal BSD Tangerang, Sumarecon Mal Serpong.   Alvin Pratama  
Read More
HSBC Kerja Sama dengan Sampoerna University Hadirkan Edukasi Keuangan untuk Kewirausahaan
Edukasi keuangan memiliki peranan strategis dalam mendukung pengembangan sektor kewirausahaan. Sebagai bagian dari program HSBC Indonesia membina, program edukasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan kewirausahaan pengusaha muda lokal, terutama dalam hal pemahaman pengelolaan keuangan pribadi dan bisnis. Sebagai bagian dari rangkaian HSBC Indonesia Membina, program edukasi literasi keuangan ya
Read More
HSBC Kerja Sama dengan Sampoerna University Hadirkan Edukasi Keuangan untuk Kewirausahaan
Edukasi keuangan memiliki peranan strategis dalam mendukung pengembangan sektor kewirausahaan. Sebagai bagian dari program HSBC Indonesia membina, program edukasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan kewirausahaan pengusaha muda lokal, terutama dalam hal pemahaman pengelolaan keuangan pribadi dan bisnis. Sebagai bagian dari rangkaian HSBC Indonesia Membina, program edukasi literasi keuangan yang secara strategis menyasar komunitas masyarakat dan kelompok usaha di berbagai daerah di Indonesia, HSBC bekerja sama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) dan Sampoerna University (SU) menyelenggarakan seminar dan lokakarya (semiloka) keuangan untuk mahasiswa, pengusaha muda, dan  sivitas akademika di Pekanbaru, Riau. Semiloka bertajuk “Memperkuat Sinergi Tripartit Pendidikan Tinggi untuk Pembangunan” ini akan diselenggarakan selama tiga hari yaitu pada 26 – 28 September 2018, di Universitas Lancang Kuning. Kali ini, penguatan edukasi keuangan difokuskan pada pengembangan keterampilan kewirausahaan para mahasiswa dan pengusaha muda di Riau di era disrupsi digital. Nuni Sutyoko, Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia menjelaskan, tingkat pengetahuan dan kemampuan pengelolaan keuangan yang dimiliki pelaku usaha menjadi salah satu kunci sukses bagi keberlangsungan usahanya, apalagi di tengah perkembangan bisnis di era disrupsi digital. Hal inilah mengapa literasi dan inklusi keuangan menjadi modal penting dalam upaya memajukan dunia kewirausahaan, yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Untuk itu, generasi muda Indonesia, khususnya pelaku usaha muda dan mahasiswa, perlu dibekali dengan edukasi keuangan yang tepat. Ia juga menambahkan bahwa program edukasi ini merupakan cerminan komitmen HSBC untuk senantiasa mendorong bisnis yang berkesinambungan dengan meningkatkan kualitas masyarakatnya, di manapun HSBC berada. “Selama tiga tahun terakhir, kami bekerjasama dengan PSF dan Sampoerna University untuk secara aktif menginisiasi berbagai program edukasi keuangan dan perbankan baik secara nasional maupun lokal, salah satunya HSBC Indonesia Membina,” ujarnya. Di Pekanbaru sendiri, Nuni melihat besarnya potensi pengembangan kewirausahaan di kalangan muda. Karenanya, program edukasi finansial pun difokuskan untuk membangun kompetensi dan kapasitas para mahasiswa dan pengusaha muda untuk membangun masa depan lewat kewirausahaan. Pada akhirnya, kami berharap inisiatif ini dapat mendukung pengembangan dunia kewirausahaan di Pekanbaru, khususnya yang berbasis digital. Selain edukasi keuangan yang menyasar mahasiswa dan pengusaha muda, turut diselenggarakan lokakarya riset bagi para dosen perguruan tinggi lokal, yang mencakup teknik penulisan dan publikasi hasil penelitian dan strategi untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat lokal binaan kampus. Wahyoe Soedarmono selaku Project Manager Program Kerjasama HSBC-PSF sekaligus ekonom dari Sampoerna University menjelaskan, kegiatan semiloka ini diselenggarakan sebagai aplikasi tridharma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pemberdayaan masyarakat. Serta sejalan dengan program sinergi aksi untuk ekonomi rakyat yang dicanangkan oleh pemerintah guna meningkatkan kolaborasi pendidikan tinggi, dunia industri, masyarakat dan pemerintah setempat. Wahyoe menambahkan, Riset menjadi motor utama untuk menghasilkan invensi dan inovasi yang berujung pada peningkatan daya saing bangsa. Untuk itu, kami harap lokakarya penelitian ini dapat mendukung pengembangan pengetahuan dan kemampuan para sivitas akademika perguruan tinggi di Riau dalam menulis riset ekonomi dan bisnis yang layak dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional. Rangkaian semiloka memperkuat Sinergi Tripartit Pendidikan Tinggi untuk Pembangunan” di Pekanbaru terbagi menjadi dua kegiatan utama. Hari pertama, ceramah dari dosen tamu yang diselenggarakan di Universitas Lancang Kuning. Kegiatan yang kedua, lokakarya penelitian untuk dosen. Dalam pelaksanaan semiloka ini, HSBC Indonesia juga bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru, Universitas Lancang Kuning, dan Kantor Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau, dan Relawan Jurnal Indonesia (RJI).   Alvin Pratama    
Read More
Dafam Hotel Teras Kita Jakarta Tawarkan “Just Meeting” Package
Hotel Dafam Teraskita Jakarta sebagai hotel bisnis yang berada tepat di jantung kota Jakarta Timur dan dekat dengan lokasi yang sangat strategis yang berada di Jalan MT. Haryono Kav 10A, Cawang, dekat dengan Bandara Halim Perdana Kusuma, Tol Jagorawi, Cikampek, Wiyoto Wiyono, Dafam Teraskita menjadi pilihan tempat yang tepat untuk menyelenggarakan meeting, gathering, maupun acara lain yang membutuhkan ruangan meeting yang dihadiri tamu dari berbagai macam daerah. Berbagai package meeting lengkap dengan berbagai benefit dan harga siap menjawab kebutuhan para tamu, terlebih bagi para tamu yang membutuhkan ruangan meeting di saat akhir pekan (Sabtu dan Minggu). Hotel Dafam Teraskita Jakarta mengemas “Just Meeting” Package dengan harga special Rp120.000,00 net/ orang bisa mendapatkan benefit sebagai berikut: Penggunaan ruangan meeting selama 6 jam; 1 kali Makan Siang dan 1 kali Coffee Break; Standard Sound System dengan 1 Mics Wireless; Mineral Water; Meeting Stationary: Pencil, Notepad & Candies; Free Wi-Fi. Dengan berbagai menu makanan yang sangat lezat sesuai dengan Taste of Tradition, Canting Restaurant menyuguhkan menu pilihan untuk makan siang atau makan malam dengan 80 variasi menu makanan dan 14 variasi minuman yang dapat disantap sepuasnya (all you can eat). Serta berbagai aneka jajanan pasar yang sangat dirindukan mixed dengan aneka western snack dan special coffee and tea akan membuat Coffee Break Anda terasa menyenangkan sembari mengikuti jalannya acara. Tak hanya itu Anda dapat menghabiskan malam bersama keluarga dan si buah hati dengan mendapatkan Special Room Discount sebesar 70% dari Published Rate atau sebesar Rp600.000,00 net per kamar per malam, serta Kid’s Corner Services yang berada di Canting, lantai 7 dengan berbagai aneka permainan yang fun dan edukatif, juga dapatkan 25% OFF Discount ticket KidZania Jakarta dengan Free Shuttle Service. Tunggu apa lagi, dapatkan special offer ini bagi Anda yang akan merencanakan kegiatan di weekend dan dapatkan berbagai benefit diatas dengan melakukan reservasi melalui telepon ke 021-2280 7777 atau Call/WA 0853-6098-0777.(AP)  
Read More
OMEGA POS, Solusi Software Mesin Kasir dengan Kecanggihan Hybrid Cloud
PT Omega Teknologi Indonesia resmi meluncurkan versi terbaru produk software kasir Omega POS. Versi baru yang diberinama Hybrid Cloud, memiliki fitur offline-online smart kasir yang aman bagi pelaku UKM. Ong Pendopo, Direktur PT Omega Teknologi Indonesia, mengatakan, sekarang ini trend POS dan perangkat lunak pada umumnya menuju sistem cloud namun koneksi internet kurang stabil di Indonesia memerlukan fitu offline mode untuk transaksi kasir. “Menggunakan hybrid cloud, data penjualan akan tersimpan dan tidak hilang meskipun aplikasi tersebut terhapus secara sengaja atau tidak,” kata Ong. Omega POS juga bekerja sama dengan platform transaksi pembayaran non tunai dari PT Telekomunikasi Indonesia yaitu, T–Money. Ini dilakukan agar makin memudahkan penggunaannya dalam bertransaksi non tunai yang tentunya membuat aman dan mudah. “Kami membanderol perangkat Hybrid Cloud plus terintegrasi sistem T-Money seharga Rp 3,9 jutaan. Melalui kerja sama dengan Telkom pula ia berharap dapat membidik 1.000 UKM,” papar dia Selain fitur hybrid cloud, Omega POS yang bekerja sama dengan PT Indo Mega Vision juga memperkenalkan produk Smartcashier Micro yang disesuaikan dengan anggaran para pebisnis pemula seperti UKM. “Bagi pelaku UKM yang memiliki modal pas-pasan pihaknya juga menawarkan sistem sewa perangkat keras (hardware) dan POS dengan biaya sewa Rp 300 ribu per bulan,” tandasnya. Selain fitur hybrid cloud, Omega POS yang bekerja sama dengan PT Indo Mega Vision juga memperkenalkan produk Smartcahier Micro yang disesuaikan dengan anggaran para pebisnis pemula seperti UKM. Para UKM dan pebisnis Waralaba yang yang sudah berkembang atau naik tingkat juga bisa menggunakan Smartcashier Pro yang sudah terintegrasi penuh dengan akunting, Loyalty App (white labeling), Ide Kuliner (customer relationship management). Kelebihan dari alat ini adalah dilengkapi dengan pengaman user fingerprint dari fingerspot dengan sistem analisa sidik jari Omega.  
Read More
Agrinex 2018 Kembali di Gelar di JCC Senayan
Performax bekerjasama dengan IPB (Institute Pertanian Bogor) menghadirkan kembali pameran tahunan Agrinex Expo untuk kali ke 12. Event ini bukan sekedar menjadi akses pasar tapi telah menjadi ajang pengembangan produk, kreatifitas dan langkah berkelanjutan dalam pengembangan dunia Agribisnis Indonesia. Dengan mengusung tema Food Security and Social Agroforestry in Millennial Generation Era, diharapkan akan lahir sistem pertanian yang menguntungkan petani generasi muda yang juga mengikuti perkembangan teknologi dengan SDM dan SDA yang produktif dan efesien. Saat ini teknologi kini sudah mempermudah Petani dan pelaku agribisnis muda (startup) sehingga dapat dengan mudah mewujudkan idenya dalam wadah digital. Mulai dari persiapan lahan, benih, pengolahan lahan, penanaman, panen, pasca panen, pengolahan hasil panen sampai ke pasar telah dipermudah oleh aplikasi teknologi. Selain itu, pemasaran hasil pertanian juga sudah semakin mudah. Mulai banyak startup bermunculan untuk menjadi wadah pemasaran online produk-produk pertanian. Gebrakan yang identik dilakukan oleh kaum milenial ini mampu menjadi citra positif bahwa pertanianan modern memiliki peluang besar menjadi sektor menguntungkan yang mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak. Untuk itulah event ini diselenggarakan guna menyoroti hal pemanfaatan teknologi pada bidang agribisnis. Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bambang Hendroyono mengatakan, selain pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan juga bisa memanfaakan hutan sosial ini. "Itu yang namanya pertanian terintegrasi berbasis masyarakat," ujarnya saat ditemui pada acara Agrinex Expo ke-12 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat, Jumat (7/9). Dalam kesempatan tersebut ia mengapresiasi gelaran Agrinex yang diadakan pada 7 hingga 9 September 2018. Sebab, cara tersebut merupakan pemerdayaan para petani sekaligus mensosialisasikan produk-produk pertanian di tanah air. (AP)       
Read More
Snap Fitness, Pelopor Waralaba Fitnes yang Menawarkan Layanan 24 Jam
Bisnis waralaba di bidang kebugaran atau fitness di kota-kota besar Indonesia makin menarik minat. Alhasil bisnis ini menjadi solusi yang dipilih oleh para investor karena bisnis ini menjanjikan. Salah satunya adalah Snap Fitness asal Amerika. Snap Fitness berdiri tahun 2003 di negara asalnya Amerika, tepatnya Minnesota. Karena industri kebugaran terus berkembang pesat di seluruh dunia, Snap Fitness memiliki konsep bisnis terbaik yang teruji, hal inilah yang membuat bisnis fitnes ini masuk ke negara Indonesia. Dalam lima tahun terakhir Snap Fitness telah sudah memiliki master franchise sebanyak 26 negara di seluruh dunia. Rencana Snap Fitness kedepan yaitu ingin melebarkan gerai khususnya di Indonesia. Dengan 2.000+ lokasi terbuka atau dalam pengembangan dan lebih dari satu juta anggota di seluruh dunia.  “Sejak masuk di Indonesia Snap Fitness potensi pasarnya sangat bagus, meskipun dari pihak pusat Snap Fitness menargetkan customer sebanyak 200 member pada saat opening,  namun prediksi itu tidak terduga justru malah lebih dari target sebanyak 650 member,” ujar Herman Susanto, Master Franchisee Snap Fitness. Konsep yang ditawarkan di Snap Fitness ini mengusung standing alone. Dimana gerai ini berdiri di lokasi-lokasi strategis, misalnya di dekat area perumahan warga, perkantoran. Selain itu Snap Fitness jam buka operasionalnya 24 jam dalam 7 hari. “Fitnes kami lebih mendekatkan diri ke tempat tinggal, kantor, oleh karena itu ini bisa dikatakan hal pembeda dari kompetitor-kompetitor yang ada, “ tambahnya. Berbicara mengenai fasilitas di Snap Fitness seperti alat beban, cardio, dan alat class. Alat class disini mencakup class yoga, zumba,dll. Untuk harga jasa fitnes disini berkisar Rp 600 ribu. Herman menerangkan untuk besaran investasi franchise di Snap Fitness Rp 3 Milyar sampai Rp 5 milyar. Dari investasi tersebut franchsisee pihak pusat mensupport perlengkapan, dekorasi gerai. Untuk BEP sendiri Herman menjanjikan 18-24 bulan. Alasan Snap fitness masuk di Indonesia ini lantaran fitnes ini membuka 24 jam dalam seminggu. Hal ini menjadkan snap fitness optimis menjadi pelopor fitness pertama yang membuka layanan 24 jam. Sekedar  tambahan informasi untuk gerai Snap Fitness di seluruh dunia mencapai 2071 outlet. Ia menambahkan untuk kartu akses member akan bisa digunakan di seluruh jaringan Snap Fitness baik itu di Indonesia maupun di luar negeri.  “Misalnya ada member citra garden yang sedang bepergianke luar negeri dan kebetulan disana ada jaringan gerai kami, maka cukup membawa kartu akses Snap Fitness akan bisa digunakan, kami ingin member akan semakin mudah,” tambahnya. Alvin Pratama                   
Read More
Ashleigh Ivory, Perawatan Kaum Hawa Yang Berasal dari Negeri Merlion
Sudah hampir sebelas tahun menjadi solusi bagi kaum hawa di Singapura untuk perawatan wajah eksklusif, Ashleigh Ivory pun memutuskan untuk menjajal pasar Indonesia. Barangkali bukan merek yang asing lagi bagi kaum hawa di Singapura. Pasalnya, produsen perawatan dan kesehatan kulit ini telah menjajal pangsa pasar Singapura sejak 2007 silam. Direktur Manajer sekaligus Pendiri Ashleigh Ivory, Cassiopea Yap mengungkapkan bahwa mereka memiliki alasan di balik kehadiran mereka selama ini. Tidak lain karena produk yang mereka luncurkan merupakan asli buatan tim ahli kulit di Jepang yang berbahan dasar alami, tanpa bahan kimia, dan eksklusif karena menggunakan berlian hitam. “Jadi kenapa kami di sini (Indonesia)? Karena kami juga melihat banyak wajah di sini yang membutuhkan perawatan secara organik, alami, tanpa bahan kimia sampai 99,9 persen. Jadi karena itulah kami membuka pasar di Indonesia,” ujar Yap. Selama ini Ashleigh Ivory memang hanya memiliki dua produk andalan yang dipasarkannya, yakni Fuji Shiitake Age-Defying Serum dan Black Diamond Beauty Roller. Keduanya merupakan produk yang saling melengkapi untuk perawatan kulit wajah agar hasilnya lebih maksimal. Baik serum maupun roll yang terbuat dari berlian tersebut, Yap mengklaim benar-benar dibuat di Jepang. Namun, kendati demikian mereknya merupakan asal Singapura. “Karena pada dasarnya kami berkolaborasi dengan para ahli yang sudah berpengalaman di Jepang,” tambahnya. Selain itu, Yap juga menerangkan bahwa produk perawatan dan kesehatan kulitnya ini bukan hanya ditujukan kepada kaum hawa, tapi juga dapat digunakan oleh para pria. Fungsi dan kegunaannya pun sama, yakni membantu melawan tanda-tanda penuaan kulit. Karena keunikan dan besarnya potensi pada produknya itu, Yap pun berani sesumbar bila pasarnya di Singapura telah terbentuk. Bahkan hanya butuh waktu dua bulan sejak peluncuran produknya, Yap mengaku langsung digandeng oleh Singapore Airlines.   Sementara untuk penetrasi pasar di Indonesia, Yap akan menargetkan dua kota besar lebih dulu, yakni Jakarta dan Surbaya. Uniknya, ketika ditanya kenapa memilih Surabaya, Yap justru berkata karena ia belum pernah ke sana. “Because I’ve never been there,” ujarnya yang kemudian tertawa. Namun, Yap memilih Surabaya lantaran ia berkaca pada besarnya pasar di Jakarta. Sebab itu, ia pun merasa bila di Surabaya ada potensi pasar yang besar seperti Jakarta.“Jadi saya pikir sebagian besar orang kota sebenarnya memiliki potensi dan memang mengerti pentingnya merawat wajah, sangat penting,” tukasnya. Berekspansi ke Indonesia dilakukan oleh Ashleigh Ivory bukan hanya menawarkan konsep bisnis B2C, tapi juga B2B. Artinya, Cassiopea Yap membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin bermitra dengannya, baik sebagai distributor resmi maupun reseller. Sekedar informasi, untuk di Singapura sendiri dua produknya dibanderol dengan harga tergolong tinggi, yakni 188 dolar Singapura (Rp 1,9 juta) untuk Fuji Shiitake Age-Defying Serum dan 430 dolar Singapura (Rp 4,5 juta) untuk Black Diamond Beauty Roller. Namun keduanya dapat dibeli dengan harga lebih murah, yakni 499 dolar Singapura (Rp 5,2 juta) untuk satu paket. Alvin Pratama
Read More
Ayam Penyet AP, Sajian Ayam Penyet Asal Negeri Jiran dengan Cita Rasa Minang Cuisine
Tak mau ketinggalan dengan Indonesia, Malaysia pun ikut meramaikan bisnis ayam dengan olahan penyet. Kini bisnisnya pun siap difranchisekan dan membuka gerainya di tanah air. Kuliner khas ayam penyet sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Namun kini produk ayam penyet diwaralabakan oleh perusahaan asal Malaysia, bernama Ayam Penyet AP. Mengusung nama Ayam Penyet AP Indonesian and Minang Cuisine, usaha kuliner yang didirikan tanggal 2 Maret 2009 ini menawarkan menu andalan ayam penyet yang merupakan resep tradisional dari Surabaya, Indonesia. Selain ayam, ada juga ikan lele penyet, udang penyet, empal penyet, ikan bawal hitam penyet dan ikan kembung penyet. Setelah memiliki gerai internasional perdananya di Brunei Darusalam, saat ini pemilik usaha tengah menjajaki pasar internasional lainnya yaitu Indonesia dengan membuka peluang bisnis waralaba. Dengan konsep resto, usaha waralaba ini menawarkan paket investasi untuk memperoleh fasilitas meliputi hak penggunaan merek, sistem dasar operasi dan keuangan, pelatihan dan dukungan penuh, pendampingan berkelanjutan dari pemilik waralaba dan dukungan manajemen dan operasi dari mulai pemilihan lokasi, dekorasi ruangan dan sebagainya. Berkantor pusat di Jalan Switasik, Bandar Sri Paermaisuri Kuala Lumpur, Ayam Penyet AP ini telah memiliki 26 cabang yang tersebar di seluruh wilayah Malaysia dan satu cabang di Brunei Darusalam. Untuk memulai bisnis, dibutuhkan biaya investasi awal antara RM 577.000 hingga RM 752.000 atau setara Rp 2,143 miliar hingga Rp 2,693 miliar (kurs RM 1 = Rp 3.715) yang akan diperlukan untuk sewa lokasi dan perlengkapan awal. Sementara itu, biaya waralaba untuk Ayam Penyet AP adalah RM 100.000. Dengan dana investasi tersebut peminat waralaba langsung memperoleh persediaan awal serta tenaga kerja untuk menjalankan outlet. Manajemen Ayam Penyet AP juga berharap, produk-produk waralaba asal negaranya seperti Ayam Penyet AP ini dapat diterima masyarakat Indonesia. Menurut manajemen, Ayam Penyet AP Indonesia dan Malaysia memang serumpun, selera masakan juga sama di lidah masyarakat. Apalagi Ayam Penyet AP mengkleim memiliki menu ayam penyet yang tak kalah dengan ayam penyet di Indonesia.   Alvin Pratama
Read More
Holdak, Fast Food Korea Yang Menyajikan Olahan Ayam dengan Saus Spesial
Dengan kualitas terbaik, Holdak juga menawarkan makanan Korea dengan konsep fast food restaurant harga terjangkau untuk anak muda. Sampai saat ini, Holdak tersebar di 9 mal terkemuka di Jabodetabek. Menjamurnya restoran cepat saji yang menyediakan olahan ayam goreng memang tidak ada matinya. Salah satunya adalah restoran khas Korea yang makin populer di Indonesia seperti Holdak. Berbeda dengan ayam goreng biasa, Holdak menawarkan ayam goreng yang diberi bumbu manis ataupun pedas dalam penyajiannya. Keunikan produk ini terletak pada saus Korea yang special , manis namun ada opsi pedas bagi penggemar makanan pedas. Salah satu menu andalan disini ialah Holdak Signature Spicy Chicken. Sajian ini merupakan olahan ayam goreng yang krenyes dibalur dengan gurihnya Mozarella Cheese. Untuk sausnya, Anda dapat memilih rasa yang pedas ataupun manis (honey) sesuai selera. Dengan tekstur lembut dan kenyal yang bercita rasa sedikit manis dan pedas, Holdak Deobokki dilapisi saus lada hitam BBQ dikombinasikan dengan ayam panggang yang dimasak hingga sempurna. Sedikit biji wijen ditabur diatasnya untuk menambah selera makan. Uniknya di restoran cepat saji ini, customer boleh menyesuaikan sendiri paket menu yang diinginkan. Mau ayam yang bertulang atau tanpa tulang. Saus manis, pedas, ataupun BBQ. Maupun topping yang diinginkan Mozarella Cheese atau Peanut. Adapun beberapa cabang Holdak yang kini sudah tersebar di Jabotabek seperti Pluit Village, Supermal Karawaci, dan Summarecon Mal Bekasi, Pondok Indah Mal 2, Central Park Mal, Ciputra Mal Jakarta, Botani Square Bogor, Cibinong City Mal, Transmart Dewi Sartika Depok. “Pangsa pasar konsumsi ayam di Indonesia yang sangat massif, sehingga bisnis ini kedepan masih sangat potensi mengingat tren bisnis kuliner saat ini sangat prospek,“ ujar Anita Saputra, Direktur Holdak Indonesia. Ditanya mengenai respon pasar Anita berkata, respon Holdak saat ini customer membludak , antri tidak berhenti dari opening sampai lewat jam closing. “Kami sangat bersyukur dengan customer yang setia dengan produk kami, dengan seperti ini berarti produk kami diterima oleh pasar,” jelasnya. “Adapun menu andalan di Holdak yakni Korean fried chicken adalah menu andalan kami. Kami juga menjual French fries, salad, sup, ice cream, pudding, dan bubble tea,” tambahnya. Soal harga, Holdak memberikan harga yang cukup relatif murah yakni berkisar antara Rp 30.000 hingga Rp 40.000. Berbicara mengenai konsep bisnis, Holdak mengusung makanan fast-food (cepat saji), karna pelayanannya lebih mudah dan penyajian dalam waktu cepat akan mempercepat turnover pengunjung yang masuk. Anita mengungkapkan, keunggulan bisnis Holdak dibandingkan dengan kompetitor adalah kualitas makanan yang excellent dengan harga yang relatif terjangkau, serta sajian produk yang otentik. Strategi Holdak adalah selalu berfokus untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. Tim managemen selalu memperhatikan masukan dan saran dari customer yang adalah raja bagi Holdak. “Kepuasan pelanggan adalah kepuasan kami juga,” jelas Anita seraya menambahkan, “memperhatikan trend dan kemajuan zaman tanpa meninggalkan ciri khas Holdak juga menjadi keunggulan kami.” Alvin Pratama              
Read More
Khun Thai Tea, Thai Tea Ini Bersiap Akan Gebrak Pasar di Indonesia
Resep asli teh hitam es teh Khun Thai Tea pertama kali memulai kehidupan di gerobak sederhana di jalanan Bangkok. Kini Khun Thai Tea akan berfokus pada 2018 akan masuk di Indonesia dengan membuka 50 gerai. Selain Jepang dan Korea ikut menyerbu pasar kuliner di negeri Asia, kuliner asal Thailand belakangan ini juga ikut unjuk gigi. Beragam makanan asal negeri gajah putih Thailand kini tampaknya sedang digemari pecinta kuliner dalam negeri. Baik itu makanan utama, dessert, maupun beragam minuman. Salah satu yang belakangan ramai di buru adalah menu thai tea. Salah satunya adalah Khun Thai Tea dari negeri Gajah Putih. Usaha Thai Tea ini telah didirikan sejak 35 tahun yang lalu di sebuah jalan di Bangkok. Nama Khun adalah Kata Khun berasal dari kata Thailand yang berarti "penghormatan", dan karenanya penamaan merek oleh Nancy Padilla. Pada tahun 2017, Bronze Media LLP Singapore ditunjuk sebagai manajer Global Branding. Khun Thai Tea Shop Filipina juga sekaligus mengumumkan pembukaan peluang waralaba di Filipina. Alex Ho, Owner Khun Thai Tea mengungkapkan, Outlet Khun Thai tea yang pertama di buka di Manila pada tahun 2016, hingga saat ini Khun Thai Tea berkembang menjadi 3 outlet. “Kita dalam jangka dekat juga akan membuka outlet di Singapura mengingat jumlah populasi penduduk indonesia sebesar 250 juta orang dan banyaknya generasi muda, Khun Thai Tea akan memiliki prospek yang baik di negara ini, ” paparnya. Jika kita amati konsep bisnis yang di tonjolkan Khun Thai Tea adalah terletak pada resep yang sudah turun temurun sejak generasi pertama. Selain itu kemasan yang unik juga menjadi salah satu keunggulan di Khun Thai Tea. Dalam waktu dekat Khun Thai Tea akan hadir di Indonesia. Hal ini tentu saja menambah ramai persaingan di bisnis ini. Khun Thai Tea sendiri dikenal sebagai authentic Thai Tea. “Sekarang saya membawanya ke Indonesia sebagai pelopor, karna saya melihat potensi besar dalam bisnis ini,” jelas Alex. Alex yakin bisnis Thai Tea ini akan sukses karena teh adalah minuman yang biasa diminum sehari-hari. “Sekarang saya mengombinasikan resep tradisional ini dengan kemasan dan merk modern serta marketing yang modern dengan menggunakan media sosial,” ujarnya. “Saya yakin akan mendapat respons yang cukup baik ketika ada franchise event. Saya menargetkan minimal 50 outlet di indonesia pada tahun 2018,” kata Alex. Alvin Pratama
Read More
Uncle Tetsu, Master of Cheesecake dari Jepang
Khusus di tahun 2017 ini, Indonesia kembali kehadiran gerai kue asal Jepang Uncle Tetsu. Gerai pertama dihadirkan di Jakarta, yang lantas langsung mendapatkan animo dari masyarakat Indonesia yang begitu besar. Bahkan saat pertama kali pembukaannya, antreannya sampai mengular. Para pengunjung rela antre untuk mendapatkan hidangan ini. Sebelumnya Uncle Tetsu memang sudah sukses di beberapa negara Asia maupun Eropa seperti Hongkong, Malaysia, Korea, Australia, Kanada, hingga Amerika. Dan yang terakhir setelah membuka di Indonesia, gerai kue ini juga akan mencoba menjajaki pasar Singapura. "Uncle Tetsu adalah salah satu pelopor Japanese Cotton Chesse Cake, dan sekarang sudah buka 11 gerai yang tersebar di seluruh dunia. Terkenal dengan perpaduan cream chesse dan butter untuk menciptakan cake lembut, manis dan gurih," kata Operasional Manager Uncle Tetsu Indonesia, Richard Aditya Nugraha saat ditemui majalah Franchise. Sedikit menilik sejarahnya, Nama Uncle Tetsu sendiri diambil dari sang pendiri, Tetsushi Mizokami yang lahir di keluarga pemilik sebuah toko permen dan kue kering terkenal di Fukuoka, Hakata Sweetshop. Ia menciptakan kue tersebut pada tahun 1985 di Fukuoka, Jepang dan kemudian terkenal hingga seluruh dunia. Tetsu mulai belajar menjadi chef sejak berusia lima tahun dan menciptakan kue unggulan Japanese soft cheesecake yang diramu dari keju Australia, mentega Eropa, tepung Jepang yang disempurnakan dengan teknik memasak Negeri Sakura. Hidangan menarik yang ditawarkan Uncle Tetsu Shop meliputi berbagai cake dan dessert, mulai dari Japanese Cheesecake, Baked Cheesetart, Zuccotto Cake, Madelaine, Panna Cotta hingga Ice Cream. Di Indonesia Uncle Tetsu telah hadir di beberapa tempat dengan gerai pertamanya berada di Central Park Mal, kemudian dilanjut lagi ke Pondok Indoah Mal, Mal Kelapa Gading, dan Tunjungan Plaza Surabaya. “Dalam waktu dekat kita juga akan membuka gerai kita di Summarecon Mal Bekasi,” Imbuh Richard. Cheesecake buatan Uncle Tetsu teksturnya lembut dan ringan bagai cotton cake. Ia membuatnya dengan inspirasinya kue-kue Jepang yang punya tekstur sangat lembut. Saat dimakan, kue bikinannya ini seperti langsung lumer dan menghilang di mulut. Kuenya tidak terlalu manis dan jejak kejunya pun ringan.  Tekstur yang ringan membuat cheesecake ini menjadi camilan yang tetap bisa disantap meski perut sudah mulai kenyang. Sekitar 70% bahan baku mereka di impor dari luar Indonesia maupun langsung dari negara Jepang. Khusus untuk Indonesia, bahan baku telur berasal dari peternak lokal agar kesegarannya lebih terjamin. Uncle Tetsu dalam pembuatannya tidak menggunakan bahan pengawet. Dengan konsep gerai yang open kitchen, membuat pengunjung bisa sembari melihat proses pembuatan cake itu sendiri. Semuanya sangat fresh langsung keluar dari mesin oven. Setiap cheesecake yang baru matang langsung dicap dengan lambang toko Uncle Tetsu, versi kartun dari wajahnya yang sedang menjulurkan lidah seakan baru menyantap hidangan lezat.   Walaupun baru hadir sejak bulan April 2017 lalu, perkembangan gerai Uncle Tetsu terbilang sangat pesat. Richard menargetkan, setidaknya Uncle Tetsu Indonesia bisa memiliki 6-7 gerai hingga akhir tahun ini. Bahkan untuk tahun depan, dirinya yakin bisa membuka hingga 20 gerai lagi di Indonesia. Sementara itu, Uncle Tetsu Indonesia juga sudah mempersiapkan untuk mereka bisa menjadi franchise. “Kita ada target juga untuk bisa franchise, ini guna menjangkau wilayah-wilayah Indonesia lainnya. Saat ini kita sedang siapkan itu semua,” imbuhnya.   Ade Komala  
Read More
Johnny Rockets, Hadir di 32 Negara dan Sukses Berpenetrasi di Indonesia
Burger dengan cita rasa khas negeri Paman Sam berdiri sejak 1986 di Melrose Avenue, Los Angeles California. Saat ini Johnny Rockets mengoperasikan lebih dari 350 franchise domestik.  Seperti kita ketahui brand Hamburger ternama yaitu Johnny Rockets merupakan brand restoran waralaba international yang berasal dari Amerika. Dengan menawarkan menu berkelas premium melalui penggunaan bahan-bahan berkualitas meliputi menu utama berbagai jenis burger, fries, dan milkshake dengan penyajian fresh-made to order. Brand ini memiliki perpaduan style klasik yang unik dengan sentuhan style modern yang inovatif menghasilkan restoran yang nyaman, fun, friendly service, sangat cocok bagi anak muda dan keluarga. Tantra Oktavianes, Manager Marketing Johnny Rockets mengatakan, hingga saat ini Johnny Rockets telah hadir di 32 negara. Dalam lingkup international, perkembangan brand relatif cepat dan masih akan terus berkembang. Pengembangan sepanjang tahun 2017 sebanyak 60 store. Dengan demikian Johnny Rockets sendiri bisa bersaing dengan kompetitor yang serupa lantaran perusahaan ini memiliki komitmen dengan standard tinggi. Tak hanya itu Johnny Rockets sendiri juga konsisten dalam penyajian produk, pelayanan dan manajemen yang baik, modal brand yang kuat serta dukungan penuh dalam operasional dari principal membuat merek ini dapat meraih sukses di kancah global.  Johnny Rockets Group di negara Asia khususnya Indonesia  bermitra dengan PT Riyanti Investama International sebagai pemegang master franchise. Dimulai sejak tahun 2011-2012, ketertarikan Johnny Rockets Group pada potensi yang dimiliki oleh Indonesia dimana pertumbuhan ekonomi yang baik serta kaya akan daerah pariwisata international, dinilai cocok untuk dapat tumbuh sukses bersama. Dalam melakukan penetrasi pasar Johnny Rockets bisa dikatakan sukses. Hal ini terbukti Johnny Rockets mudah diterima dengan baik oleh pasar karena beberapa keunggulan. Produknya yang memberikan sensasi cita rasa original  dari menu burger, fries dan shake, dibuat dari bahan-bahan pilihan terbaik, “fresh-made to order” dan diproses dengan cara yang mengedepankan food hyigene. Pelayanannya yang memberikan pengalaman menyenangkan yang tidak terlupakan karena atmosphere yang fun dan konsep “dancing servers”. Tantra menambahkan, adanya aspek strategi marketing dan promosi yang inovatif serta efektif, tepat sasaran sesuai segmen menjadi salah satu kunci sukses lainnya dalam melakukan penetrasi pasar, termasuk penawaran menu unik LTO’s (limited-time-offers).  “Kalau kita melihat brand lain dengan menu sejenis seperti burger, saat ini sudah banyak dipasaran. Tetapi melihat dari perspektif kelas produk kami yang lebih premium, juga dengan dukungan konsep yang khas, bisnis ini sangat potensial karena belum memiliki saingan yang head-to-head,” ujarnya.  Sementara untuk sajian utamanya, terdapat hamburger dengan 100% daging asli yang tebal dan lembut. Menikmati hamburger di Johnny Rockets pastinya akan menggoyang lidah para customer. Apalagi, pilihan hamburger yang ditawarkan sangat variatif. Mulai dari hamburger smoked house double, hamburger american cheese, Swiss cheese, dan pepperjack cheese. Johnny Rockets juga memiliki kentang goreng berukuran jumbo. Ukuran kentang yang super besar ini hanya bisa ditemui di Johnny Rockets. Tak ketinggalan sebuah saus bernama “ketchup a smile” juga akan diletakkan di setiap meja tamu. Saus dengan berbentuk senyum tersebut menjadi ikon spesial Johnny Rockets di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Pertamakali beroperasi di Indonesia, Johnny Rockets melakukan pengenalan brand dahulu. Saat ini kami percaya melalui peluang partnership yang strategis, brand ini akan dapat berkembang lebih pesat lagi,” ucap Tantra. Soal Investasi untuk join di Johnny Rockets Tantra membeberkan besarnya nilai investasi bervariasi dengan kisaran Rp 3 Milyar  – Rp 5 Milyar. Untuk setiap store tergantung dari luasan serta konsep yang akan dikembangkan (traditional-casual dine-in atau express). Alvin Pratama
Read More
Shihlin Taiwan Street 10 Tahun Masuk ke Indonesia Kini Masih Eksis
Chicken fillet kini masih memiliki pasar tersendiri di jagat kuliner Asia. Salah satu pendatang dari negeri Taiwan adalah Shihlin Taiwan Street yang hadir di Indonesia sejak 2007. Bisnisnya pun kini semakin eksis. Dalam beberapa tahun belakangan camilan khas dari beberapa negara Asia menjadi tren di dunia kuliner di dalam negeri. Salah satunya camilan dari Taiwan. Dari sejumlah brand asing yang gencar berekspansi di Indonesia, Shihlin Taiwan Street Snacks menjadi gerai camilan khas Taiwan yang sudah cukup lama eksis. Di bawah bendera PT Jaya Wira Jerindo, Shihlin Taiwan Street Snack menyuguhkan berbagai macam jenis jajanan ala street food Taiwan yang menggunakan bahan baku ayam krispi dan bumbu khas yang dibuat oleh mereka. Menu yang ditawarkan Shihlin antara lain, rice box disajikan dengan nasi tofu dan potongan chicken crispy dan saus Shihlin‎, olahan Mee Sua, sajian tempura, dan yang terakhir XXL Fried Chicken Crispy dengan tiga rasa yaitu original, barbeque, dan Seeweed yang merupakan menu paling banyak dipesan. Sebagai master franchise yang Beroperasi sejak tahun 2007 di Indonesia, pada saat yang bersamaan, Shihlin mulai menawarkan kemitraan di dalam negeri. Saat ini total gerai Shihlin ada 70 gerai yang tersebar di Jakarta, Bandung, Batam, Depok, dan Balikpapan. Rinciannya, 20 gerai milik pusat dan sisanya milik mitra. Konsep Shihlin Taiwan Street Snacks ini adalah gerai cepat saji yang menyediakan menu utama ayam fillet crispy. Kemasan kertas bisa dibawa-bawa khas street snacks. Calon mitra harus merogoh kocek minimal Rp 700 juta. Nilai investasi tersebut sudah termasuk fasilitas desain interior, peralatan masak lengkap, booth, bahan baku awal saus dan ayam serta kemasan, dan alat penunjang promosi seperti neon box, brosur. Kerjasama berlangsung selama lima tahun. Setelah masa kontrak selesai, biaya perpanjangan kerjasama akan dinegosiasikan dengan manajemen. Biaya royalti 5% Menu yang ditawarkan antara lain XXL chicken, crispy floss egg crepe, sausage cheese egg crepe, mushroom cheese egg crepe, dan seafood tempura. Harga menu mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 50.000 per porsi. Calon franchisee harus menyiapkan lahan minimal 20 m² dengan SDM tiga orang karyawan. Pusat menetapkan biaya royalti sebesar 5% dari omzet tiap bulan. Selain itu, mitra harus memasok bahan baku utama berupa fillet ayam yang tinggal digoreng, bumbu dan kertas kemasan. Ian mengklaim, kelebihan ayam fillet Shihlin adalah rasa bumbu yang meresap dan menu yang selalu dalam kondisi renyah.   Alvin Pratama
Read More
aRoma Gelato Experience, Menengok Potensi Bisnis Franchise Gelato Asal Italia
Pernah dengar soal gelato? Gelato adalah makanan manis dingin khas Italia. Masyarakat Indonesia kerap menyebutnya sebagai es krim khas Italia. Di negara asalnya, gelato biasa dinikmati sambil berjalan kaki di kala hari sedang panas terik. Terletak di lantai Lower Ground, Senayan City Mall, aRoma Gelato Experience siap menawarkan pengalaman santap gelato dengan citarasa otentik khas negeri Lo Stivale ini. Didominasi warna hitam dan putih, aRoma menyuguhkan tempat bergaya modern nan minimalis. Pada bagian depan, terpajang etalase sebagai gelato storage-nya. Franchise gelato asal Italia, aRoma Gelato Experience kini hadir di Indonesia. Gerai yang berlokasi di Senayan City Shopping Mall ini, merupakan yang pertama di Indonesia sekaligus Asia. Franchise aRoma Gelato Experience di Indonesia dikelola oleh PT Aroma Boga Indomakmur. Selain menawarkan berbagai varian rasa klasik gelato, gerai aROMA juga menawarkan gelato beraroma durian. Selain itu, aRoma juga menyajikan gelato dengan bahan baku impor dengan kualitas terbaik sourced from all over the world. aRoma Gelato Experience juga menggunakan susu dan krim segar sebagai bahan dasar pembuatan gelato-nya. Proses rahasia untuk mengurangi kadar udara juga digunakan sehingga karakter gelato di sini lebih lembut dan tidak berat di tenggorokan. Rahasia kesempurnaan tiap scoop gelato di aRoma Gelato Experience adalah semua gelato-nya dibuat handmade from scratch setiap harinya. Hal ini membuat gelato di sini selalu terjamin rasa dan kualitasnya. Selain itu, aRoma juga tidak menggunakan bahan pengawet, perasa, maupun pewarna buatan. Bussiness Development Aroma Boga Indomakmur, Elysia Alim mengatakan, ide membuka bisnis gerai gelato datang dari kebiasaan keluarganya yang kerap traveling ke luar negeri dan mencicipi berbagai jenis gelato. “Keluarga, khususnya Ayah saya senang sekali makan gelato. Sebelum kita putuskan membuka bisnis ini, kita research kira-kira franchise mana yang bisa dibawa ke Indonesia,” jelas Elysia. Menurutnya, butuh upaya keras untuk meyakinkan pemilik aROMA Gelato global bahwa gerai ini bisa dibuka untuk Indonesia. Setidaknya, dari standarisasi bahan-bahan gelato seperti susu dan krim harus memiliki kualitas yang sama dengan aRoma global. Selain itu, komponen lokal seperti aroma durian juga mesti mendapat persetujuan dari pemilik franchise pusat. “Kami memang memilih bahan-bahan yang premium dan fresh. Lebih banyak impor. Misalnya, vanila dari Madagascar, mangga dari India, Pistacio langsung dari Italia. Sementara yang dari lokal, kami ambil nanas, durian, serta susu dan krim,” jelas dia. aROMA Gelato Experience, kata Elysia, menawarkan hingga 36 rasa gelato, mulai dari rasa klasik seperti coklat dan hazelnut, rasa buah-buahan, hingga yang memiliki rasa campuran seperti pistachio bronte dan peppermint choco. Untuk harga, aROMA Galeto Experince dibandrol Rp 42.000 per 100 gram (cup mini) dan Rp 195.000 per 500 gram yang bisa dimakan untuk 5 cup besar. Selain menggunakan cup, konsumen hanya butuh menambahkan Rp 5.000 guna mengganti cup dengan cone cup Galeto. Elysia, mengatakan, setelah membuka gerai di Senayan City Shopping Mall, pihaknya akan segera membuka gerai lagi di salah satu mall di Jakarta. Kota-kota besar lain juga sedang dipertimbangkan.
Read More