Tepat Memilih Franchise & Lokasi Usaha

Tepat Memilih Franchise & Lokasi Usaha

Membeli franchise bukan hanya sekedar membeli sistem, tetapi juga merek dan pengalaman. Dengan membeli franchise, berarti Anda menduplikasi secara keseluruhan bisnis yang sudah terbukti berhasil milik franchisor. Seandainya merek belum terkenal, sulit bagi Anda untuk memperoleh penjualan maksimal karena pasar belum banyak mengetahui merek tersebut. Sejalan dengan itu, produk dan sistem juga tidak kalah penting. Apakah produknya bisa diterima pasar serta dapat bertahan dalam jangka waktu yang panjang.

Pastikan juga bahwa franchise yang Anda minati telah mempunyai proven system berbentuk manual SOP (standard operational procedure) maupun manual training. Dan tentunya, franchisor sudah memiliki sistem manajemen yang cukup untuk men-support usaha Anda.

Selain itu, siapa dibalik (pemilik) nama franchise yang dijual juga penting. Ibarat kita membeli rumah, tentu kita melihat kredibilitas dari pengembang perumahan tersebut. Demikian juga ketika membeli waralaba. Jika perlu, cari juga informasi tentang pemilik/pengembang franchise tersebut. Apakah franchisor yang kita minati merupakan perusahaan yang sukses dan kuat.

Kemudian yang juga harus diperhatikan, lokasi usaha kita pilih. Lokasi usaha mutlak harus strategis, ramai, dan mudah diakses dari mana saja. Dalam bisnis bahkan ada istilah 3L yang penting ketika memulai usaha yaitu, lokasi, lokasi, dan lokasi. Banyak orang menganggap lokasi usaha yang baik mampu menyumbang sukses hingga 40%. Tempat parkir juga harus luas disesuaikan dengan kebutuhan, bahkan ada istilah no parking no business.

Pastikan Anda melihat peluang pada bidang bisnis yang akan dijalankan. Gali sebanyak mungkin informasi tentang waralaba yang diminati. Misalnya mencari tahu bagaimana tingkat penjualan, support system, kelemahan dan kelebihan waralaba tersebut. Informasi tersebut bisa digali dari franchisee yang sudah terlebih dahulu membeli dan menjalankan usaha waralaba tersebut.

Pastikan waralaba tersebut memiliki bimbingan berkelanjutan dalam pengelolaan merek, pengawasan mutu, menajemen kepegawaian, bimbingan administrasi, dan petunjuk teknis lainnya. Kemudian, luangkan juga waktu untuk mengikuti seminar dan pameran franchise atau mencari informasi lewat media yang mengupas dunia usaha waralaba untuk mendapatkan sebanyak mungkin informasi dan perbandingan terbaik.

Pilih waralaba yang sesuai dengan hasrat dan minat Anda, dan yakinkan bahwa waralaba tersebut akan menguntungkan dalam jangka waktu yang panjang. Hindari memilih waralaba karena faktor trend semata. Jika hanya sekedar trend, cenderung hanya bertahan sesaat.

Yang tidak kalah penting, pastikan bahwa Anda tidak kekurangan modal usaha. Pastikan juga bahwa franchise agreement (perjanjian/kontrak waralaba) yang akan Anda tanda tangani bersifat win-win bagi semua pihak yang terlibat. Jika Anda belum yakin, mintalah nasihat dari konsultan franchise guna mendampingi Anda memilih dan membeli usaha franchise.

Lokasi usaha juga sangat menentukan kesuksesan bisnis franchise yang Anda geluti. Sekali salah memilih lokasi, membutuhkan waktu dan dana yang tidak sedikit untuk merelokasi. Selain itu, sulit untuk memainkan tools lain yang dapat mendukung keberhasilan bisnis ketika Anda sudah salah memilih lokasi. Lokasi berperan penting dalam menentukan tingkat kesuksesan usaha Anda.

Jika Anda belum memiliki bayangan seberapa strategis lokasi yang ingin Anda pilih, sebaiknya meminta bantuan franchisor untuk memberi gambaran mengenai lokasi yang akan dipilih. Mintalah nasihat kepada franchisor dimana sebaiknya lokasi yang tepat untuk menjalankan usaha franchise Anda.

Biasanya franchisor akan melakukan studi (riset) pasar sebelum memberikan persetujuan kepada franchisee. Salah satu tujuan riset ini untuk mengetahui potensi lokasi serta berbagai informasi lain yang dibutuhkan. Bagi Anda, tidak ada salahnya meminta secara rinci gambaran dan potensi lokasi yang direncanakan.

Adapun beberapa hal penting yang dapat menjadi pertimbangan Anda dalam memilih lokasi usaha, antara lain :

  1. Kepadatan penduduk disekitar wilayah tersebut. Kepadatan penduduk menjadi salah satu indikator besarnya potensi pasar usaha yang ingin Anda geluti.
  2. Penghasilan penduduk. Jika kepadatan penduduk tidak linear dengan daya beli masyarakatnya, berarti lokasi itu tidak tepat. Karena itu, perlu Anda cermati bagaimana penghasilan penduduk di wilayah usaha Anda.
  3. Jumlah usaha. Adakalanya lokasi yang dipilih merupakan pusat atau sentra perdagangan. Yang bisa jadi pertimbangan antara lain, apakah banyaknya jumlah usaha ditempat tersebut berpengaruh terhadap lokasi? Apakah ada kompetitor di area tersebut?
  4. Jenis tempat usaha. Ada beberapa jenis tempat yang bisa dipilih seperti mal, ruko, sentra usaha, perumahan, pinggir jalan, dan lainnya. Yang perlu Anda tanyakan, mana lokasi yang paling strategis. Kebanyakan franchisee yang sukses berlokasi dimana? Apakah di mal, di bagian tertentu di dalam mal atau di bagian terpisah dari mal? Di ruko, atau di sentra industri? Franchisor harus dapat memberikan informasi mengenai jenis tempat usaha ini.
  5. Kepadatan traffic. Berapa banyak kendaraan yang lalu lalang di lokasi itu per harinya? Apakah orang yang lalu lalang dapat melihat tanda bisnis (plang) Anda? Apakah lokasinya mudah diakses? Apakah outlet Anda menjadi titik dari pusat kedatangan?
  6. Akses karyawan. Bisa jadi lokasi yang jarak tempuhnya sangat jauh menjadi kontra produktif bagi karyawan Anda. Karena itu, lokasi sebaiknya dekat terutama bagi karyawan utama Anda.
  7. Zona wilayah. Jika lokasi yang Anda pilih bukan daerah perdagangan atau tidak cocok dengan jenis usaha Anda, sebaiknya jangan dipaksakan. Maka perlu juga bagi Anda menanyakan apakah zona lokasi cukup pantas untuk bisnis Anda.
  8. Kompetisi. Pertimbangkan juga tingkat kompetisi usaha yang ingin Anda jalankan. Jika di lokasi tersebut sudah padat dan jenuh dengan usaha yang menawarkan produk sejenis, bisa jadi lokasi itu menjadi tidak strategis buat Anda. Perlu juga Anda mengenal kompetitor terdekat.
  9. Lingkungan. Anda pasti ingin usaha Anda terlihat berwibawa dan lingkungan di sekeliling lokasi tidak mengganggu usaha franchise Anda. Tanyakan kepada franchisor apakah area lokasi cukup bersih dan terkendali? Apakah lingkungannya cukup baik?

Jangan pernah segan meminta franchisor membantu Anda melakukan negosiasi mendapatkan lokasi strategis dengan harga sewa yang murah. Pastikan juga bahwa kontrak sewa sangat menguntungkan dalam jangka panjang. Banyak kasus terjadi, begitu usaha menunjukkan peningkatan, pemilik lokasi tidak memperpanjang waktu sewa. Negosiasi dengan pemilik lokasi guna mendapatkan benefit yang lebih baik.