Mie Setan Njerit, Brand yang Gencar Promosi Serta Rutin Inovasi Produk

Berdiri sejak 2014 di Madiun, Mie Setan Njerit berkembang menjadi salah satu brand kuliner favorit di industri franchise. Bisnisnya terus berkembang merambah ke berbagai daerah. Hingga kini tercatat sudah ada 100 gerai lebih yang tersebar di kota- kota besar di Indonesia. Seperti Madiun, Lamongan, Bali, Cilegon, Salatiga, Pontianak, Malang, PangkalanBun, Mataram, Kupang.

Merek ini pun baru-baru ini terpilih sebagai Top Business Opportunity dalam ajang Top Franchise & BO Indonesia Most Popular Brand In Digital Media 2021.

Adalah Diestha Cindy, pendiri Mie Setan Njerit ini menggeluti bisnis kuliner berbasis mie lantaran mie menjadi salah satu kuliner yang tak asing lagi di lidah masyarakat Indonesia. “Penggemar mie pun tak kenal usia. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa suka menyantap berbagai varian mie,” ujarnya.

Ia mengatakan penjualan, Mie Setan Njerit terus mengalami peningkatan,sehingga layak menjadi pilihan bisnis pengusaha Indonesia. Terbukti dari beberapa mitra yang tergabung di Mie Setan Njerit dalam kurun waktu 3-4 bulan sudah balik modal. Hal ini tentu saja membuat para mitranya happy dan memiliki lebih dari 1 outlet.

Keunggulan Mie Setan Njerit antara lain rasanya yang khas, pedasnya juga asli dan harganya sangat terjangkau. Sehingga menjadi tempat yang nyaman untuk semua kalangan. Sangat cocok untuk dibuka di lokasi dekat sekolah atau kampus, dan jalan utama.

“Dari segi promosi kami sering melakukan rutin baik itu di social media maupun ke media cetak yang komperehensif. Selain itu kami juga terus inovasi, baik produk dan memonitoring SDM,” jelasnya.

Sebagai tambahan informasi bagi yang tertarik dengan bisnis Mie Setan Njerit, ada paket investasi yang ditawarkan yakni mulai dari Mulai dari Rp 25 juta, Rp 50 juta dan Rp 75 juta.

Nilai investasi Rp 25 juta akan mendapatkan perlengkapan dapur, perlengkapan promosi, bahan baku untuk promosi sebanyak 160 porsi dan foto menu. Sementara untuk Rp 50 juta akan mendapatkan tambahan kulkas, freezer, meja kursi 8 set, bahan baku 400 porsi dan kipas angin.

Adapun investasi Rp 75 juta sama dengan Rp 50 juta dan ada tambahan neon box, meja dapur, meja kursi 15 set, cat mural dan seragam karyawan.

Produk Mie Setan Njerit sendiri terdiri dari beberapa jenis, mulai dari Mie Setan Original dengan pilihan level kepedasan 1-20. Lalu ada Mie Vampir, Mie Samyang, dan Mie Ramen. Selain menjual mie, dia juga menyediakan menu lain seperti Nasi Goreng Pocong, Nasi Goreng kuburan dan aneka Dimsum.

Rudi mengatakan, rata-rata dari mitranya bisa mengantongi omzet sekitar Rp 90-100 juta per bulan. Jika sedang masa puncaknya beberapa mitra bisa mengantongi omzet Rp 170-180 juta.

Dari omzet tersebut, si mitra bisa mengantongi profit sekitar 30% Misalnya mitra dapat omzet Rp 100 juta maka yang dikantongi mitra bersih Rp 30 juta per bulan.
Diestha menjelaskan, dalam membangun mereknya ini tak terlepas dari Melakukan kontrol secara periodik, lalu berinovasi produk sehingga customer akan tidak cepat bosan dengan sajian ragam menu terbaru,dan yang terakhir adalah menjaga kualitas agar setiap cabang konsisten dengan rasa yang dihasilkan di Mie Setan Njerit. (ZR)