Makin Dinamis, 8 Perubahan Besar di Industri Waralaba Dunia

Makin Dinamis, 8 Perubahan Besar di Industri Waralaba Dunia

Seiring dengan perubahan dunia bisnis yang semakin dinamis, para pebisnis waralaba dituntut kreatif, serta adaptif dengan  perubahan-perubahan yang terjadi dalam dunia bisnis.  Supaya apa? Supaya bisnis yang dijalankan tidak ketinggalan zaman dan tetap eksis dalam jangka panjang.

Di bawah ini adalah beberapa perubahan terbesar yang terjadi dalam industri waralaba di dunia dan bagaimana perubahan tersebut berdampak terhadap industri waralaba  sekarang ini.

  1. Waralaba menjadi semakin transparan
Secara keseluruhan industri waralaba menjadi semakin transparan seiring dengan pendidikan yang semakin meningkat dan pembeli waralaba yang cerdas mengarahkan pilihannya terhadap peluang bisnis waralaba yang ada. Banyak perusahaan waralaba telah menjadi perusahaan terbuka ( perusahaan publik ) sehingga mereka lebih siap menyajikan laporan keuangan dari unit-unit bisnis mereka. Hal tersebut memberikan akses yang lebih besar kepada kandidat terwaralaba untuk mengetahui berapa modal sebenarnya yang dibutuhkan untuk bisnis tersebut, serta proyeksi balik modal atas investasi mereka. Sekarang juga semakin mudah dilakukan uji kelayakan usaha yang dilakukan oleh terwaralaba terhadap peluang suatu usaha waralaba. 
  • Suatu ledakan baru dan kebangkitan dari konsep lama yang menantang merek terkenal

Suatu hal yang menarik untuk mengamati kematian dan kebangkitan dari beberapa konsep waralaba. Seperti contohnya, di Amerika Serikat, TCBY adalah waralaba yogurt beku terbesar di dunia sampai yogurt tersebut kehilangan daya tariknya di akhir tahun 1990 ketika makanan diet ber-protein tinggi dan berlemak tinggi menjadi trend. Perkenalan akan tart gaya Korea dan konsep yogurt sehat di pertengahan 2000 menjadi populer lagi. Di tahun 2013, banyak usaha warabala baru yogurt beku berhasil mengembangkan ratusan lokasi outlet , antara lain Pinkberry, Red Mango, Yogurtland and Menchie’s. Yogurt beku warabala lainnya yang menimbulkan ‚badai’ menghebohkan adalah Llao Llao dari Spanyol.

  • Pewaralaba dan Terwaralaba telah berubah menjadi lebih kompleks

Pewaralaba lebih memiliki informasi terhadap para mitra terwaralaba-nya dari sebelumnya, disebabkan dengan adanya data kondisi terkini. Pewaralaba yang sudah berinvestasi teknologi dapat menarik data yang relevan dari setiap mitra terwaralaba-nya setiap hari. Mereka dapat melihat apakah terwaralaba berjalan dengan baik atau sedang berjuang di kondisi terkini, yang mana dapat dievaluasi segera untuk mencapai kinerja usaha yang optimal.

Sebelum adanya intranet & webinar, terwaralaba lebih sering berada dalam ‘dunia mereka sendiri’ selain ketika ada konferensi tahunan dan kunjungan 3 bulan sekali dari kantor pusat pewaralaba. Saat ini dengan adanya teknologi memfasilitasi pelatihan dan berbagi panduan usaha, telah mendorong kerjasama dan kompetisi di antara terwaralaba.

  • Pewaralaba lebih selektif dalam hal memilih terwaralaba sebagai mitranya

Dulu, terbersit bahwa beberapa perusahaan pewaralaba akan menerima siapapun yang dapat “membayar paket waralaba” untuk menjadi terwaralabanya. Sekarang, mayoritas pewaralaba lebih cerdas dalam hal memilih siapa yang menjadi terwaralaba-nya.

Namun, pewaralaba tidak selalu bersikeras bahwa terwaralaba harus mengoperasikan bisnis waralaba tersebut sendiri (terwaralaba sebagai operator usaha). Pergeseran fungsi oleh pewaralaba terhadap manajer operasi usaha dibandingkan dengan investor usaha menjalankan bisnisnya sendiri, membuat terwaralaba lebih mudah memiliki beberapa outlet sekaligus (terwaralaba sebagai investor usaha). Sebagai tambahan, hal tersebut membuat strategi jalan keluar investasi di bisnis waralaba bagi eksekutif yang sedang memiliki pekerjaaan waktu penuh.

  • Teknologi dapat dan akan berlanjut menjadi sebuah inisiator perubahan besar suatu permainan

Era digital sangat memiliki dampak yang luar biasa terhadap bisnis waralaba.

Beberapa pewaralaba seperti Blockbuster sangat tersakiti oleh munculnya pesaing digital lainnya yaitu Netflix dan Redbox (kios eceran otomatis). Sementara lainnya merubah bisnis model mereka untuk mengadopsi teknologi di dalamnya. Seperti contohnya, Cruise Planners yang sebelumnya menggunakan agen perjalanan untuk membuat reservasi tiket,  sekarang berubah hanya menjadi reservasi online.

Kurang dari satu dekade lalu adalah suatu hal yang mustahil untuk waralaba mampu meluncurkan ratusan situs web untuk terwaralaba-nya atau memonitor mereka dalam hal kepatuhan merek. Sekarang, pewaralaba mampu meningkatkan pangsa pasar mereka dengan memanfaatkan dan mempertahankan kontrol pemasaran merek mereka secara online, lewat surat elektronik atau telepon genggam.

Teknologi juga memampukan terwaralaba untuk melakukan bisnis mereka secara lebih cepat. Banyak dari mereka juga mendapat konsumennya secara online dan mereka dapat berkomunikasi langsung melalui teknologi dengan sistem mereka.

  • Ekonomi bertambah lesu – hal yang baik untuk industri waralaba

Terbukti di masa dulu, perlambatan ekonomi telah menunjukkan bahwa usaha waralaba lebih kuat bertahan dan bahkan sukses menghadapi masa ekonomi sulit karena dukungan dari sistem waralaba mereka dibandingkan dengan bisnis kecil independen lainnya. Selama masa tersebut, mayoritas pewaralaba juga akan mengalihkan fokus mereka dari ekspansi menuju ke bagaimana meningkatkan bisnis mereka selama masa resesi. Hasilnya adalah banyak waralaba yang tahan di masa resesi menjadi lebih maju dan siap untuk lebih berkembang.

  • Perubahan adalah hal yang pasti terjadi terus menerus. Pewaralaba dan terwaralaba harus dapat beradaptasi atau mati.

Kompetisi semakin meningkat dalam banyak sektor. Di Amerika Serikat, terdapat perubahan peraturan dalam pembuatan bir. Selera konsumen juga berubah. Dalam rangka berjuang menghadapi tantangan tersebut, pewaralaba & terwaralaba harus bekerja keras dan bersama-sama dalam hal meningkatkan efisiensi & membedakan bisnis mereka dari kompetitor lainnya. Melakukan hal yang ‘berkonsep lama’ tidak lagi berguna / berpengaruh.

  • Peluang kesuksesan waralaba kedepan niscaya akan mendapatkan hasil yang lebih baik

Waralaba terbuka untuk mengeksplorasi dan mengadopsi ide-ide baru yang sudah teruji berjalan baik dan mengambil keuntungan dengan menerapkan sistem waralaba tersebut akan terus lanjut berkembang pesat. Dalam hal ini, dibutuhkan juga pikiran yang terbuka dari terwaralaba untuk mendukung perubahan yang dibuat oleh pewaralaba dengan tujuan merek waralaba menjadi lebih kuat, usaha waralaba menjadi lebih baik dan lebih memberikan keuntungan kepada semua pihak, perawalaba dan terwaralaba.

Nancy

Asiawide Franchise Consulting – Indonesia Partner