Easy Pizza, Lahirkan Produk Inovatif di Bisnis Pizza

Peluang usaha yang satu ini adalah pioneer untuk produk produk pizza cone. Berkat inovasi produk dan kinerja bisnisnya, brand ini pun didapuk sebagai Top Business Opportunity 2019.

Didirikan Steven Yudha Darmawan pada 2011, Easy Pizza hadir mengusung kepraktisan dalam menyantap pizza dengan konsep  street snack, yang mengubah bentuk pizza yang berbentuk bundar menjadi bentuk cone untuk mempermudah customer dalam menyantap pizza.

Alhasil, customer pun bisa mudah menyantap pizza di mana saja, sambil jalan-jalan di mall, sambil nonton bioskop, bahkan sambil nyetir tanpa harus ribet. Tak heran usaha ini pun tidak butuh lama diterima pasar. EasyPizza sendiri kini sudah memiliki 9 cabang yang trsebar di Surabaya, sidoarjo, jember, samarinda, Balikpapan, dan semarang dan akan bertambah.

Easy menawarkan pizza cone dengan 13 varian rasa yang masing-masing memiliki keunikan tersendir. “Produk best seller-nya  adalah perfecto yang paling lengkap toppingnya, dan cheese lover bagi pecinta keju, sedangkan inovasi yang kami lakukan berupa seasonal menu dimana tiap season kami keluarkan menu baru,” kata Steven.

Sampai saat  ini, produk pizza cone sejenis, kata dia,  ini masih belum ada saingan. “Akan tetapi untuk persaingan antar produk pizza, kami menganggapnya memiliki market sendiri, karna konsep pizza cone adalah street snack yang bisa dinikmati dimana saja dimana di Indonesia kami merupakan pelopornya,” bebernya.

Range harga produk yang ditawarkan Easy Pizza berkisar antara Rp 25.000 – 30.000 tergantung dari isian dan topping pizza-nya.

Kinerja Brand Easy Pizza pun berkembang secara baik sejak tahun 2011 sampai sekarang. “Pada tahun 2011-2016 konsumen kami mengenal brand Easypizza dari lokasi kami yang strategis di Mall, event-event kuliner, dan juga iklan di media cetak. Sedangkan mulai tahun 2016- saat ini selain lokasi kami di Mal, juga kami kembangkan jaringan promosi lewat social media instagram dan facebook,” bebernya.

Diakuinya, tantangan terbesarnya saat ini adalah meyakinkan masyarakat bahwa brandnya tidak kalah terhadap brand pizza yang sudah ada. “Sebelumnya, selama ini kami mengedukasi masyarakat bahwa pizza cone yang kami ciptakan memiliki keunggulan dalam hal kepraktisan dan daya Tarik bentuk yang berbeda dari pizza biasanya,” jelasnya.

Saat ini, kata Steven, tentu social media memiliki peranan yang sangat penting dalam kelancaran bisnis terutama bisnis kuliner, dan juga lokasi outlet2 kami yang strategis tentu membantu dalam sales kami , hal ini berpengaruh atas merek kami yang kian lama makin besar. “Promosi kami tiap bulan berkisar antara 3-5 juta , tergantung media promosinya sendiri, biasanya dari endorsement, promosi dan social media management,” katanya.

Steven mengatakan, potensi bisnis pizza cone masih sangat besar di Indonesia dikarenakan masih minimnya persaingan produk sejenis. “Tentu hal ini sangat menguntungkan mitra bisnis karna tidak terlalu terbebani dengan persaingan yang ketat sehingga harga jual dapat dijaga dengan baik, dan karena produk kami tergolong baru di Indonesia,” katanya.

Easy Pizza menawarkan peluang usaha denganFranchise fee sekitar Rp 65 juta untuk jangka waktu 5 tahun. “Kami bebaskan untuk royalty fee-nya, untuk lama BEP kami targetkan sekitar 8 bulan – 1 tahun. Kedepan kita ingin menjadi pioneer produk pizza cone dan memiliki cabang di seluruh Indonesia,” pungkas Steven.

Zaziri