7-Eleven Akan Menutup Ratusan Tokonya di Amerika Utara Tahun Ini

Menurut laporan keuangan yang diterbitkan pekan lalu, operator 7-Eleven di Amerika Utara berencana menutup 645 toko pada tahun fiskal 2026 — melampaui perkiraan pembukaan 205 lokasi pada periode yang sama.

Melansir dari ABC News, Seven & i Holdings Co., perusahaan induk dari jaringan toko serba ada yang berbasis di Jepang, mencatat bahwa penutupan ini “termasuk konversi menjadi toko grosir bahan bakar.” Dokumen keuangan menunjukkan bahwa 7-Eleven Inc. telah secara konsisten membuka toko grosir bahan bakar baru di Amerika Utara selama beberapa tahun terakhir, yang berjumlah lebih dari 900 lokasi per Desember 2025.

Perusahaan tersebut tidak segera menjelaskan penutupan tersebut atau menyebutkan lokasi mana yang mungkin terdampak. Associated Press telah menghubungi pihak perusahaan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Menurut situs web perusahaan, saat ini terdapat lebih dari 86.000 toko 7-Eleven di 19 negara. 7-Eleven Inc., operator merek tersebut di Amerika Utara yang berbasis di Texas, mengawasi lebih dari 13.000 lokasi di AS dan Kanada.

Raksasa toko serba ada ini telah menutup ratusan lokasi yang berkinerja buruk selama bertahun-tahun, dan pemangkasan terbaru ini terjadi di tengah kenaikan harga yang menekan konsumen di seluruh dunia.