Bermodalkan Reputasi Global, Maxim Terus Kembangkan Bisnis ke Berbagai Daerah

Maxim dikenal sebagai jasa transportasi online yang memiliki reputasi dunia. Berdiri sejak tahun 2016 di Rusia, model bisnis Maxim telah teruji berhasil dijalankan bersama 15 pemilik lokal. Semangat ekspansi dan pengalaman tersebut terus dibawa ke berbagai negara lain, termasuk Indonesia. Bisnis Maxim mulai beroperasi pada 2020, sekitar dua tahun setelah Maxim hadir di Indonesia.

Antusiasme serta semangat untuk berkembang dari para pemilik lokal menjadi pendorong utama. Kota Batu di Jawa Timur pun menjadi titik awal yang membuktikan bagaimana Bisnis Maxim dapat tumbuh dan diterima dengan baik masyarakat.

Maxim fokus menghadirkan Bisnis Maxim di Indonesia untuk merangkul pemilik lokal, baik yang sudah memiliki pengalaman di transportasi online maupun yang baru memulai.

Sampai saat ini tercatat lebih dari 270 mitra atau pemilik lokal yang menjalankan Bisnis Maxim, mulai dari Kota Sigli sebagai wilayah paling barat Indonesia hingga Kota Merauke di timur. “Rata-rata net income mitra atau pemilik lokal saat ini berada pada kisaran 25 hingga 60 juta rupiah per bulan,” ujar Ridho Arfiranda, Sales Manager Maxim Indonesia.

Sebagai pemain bisnis di bidang jasa, Maxim menyediakan beragam layanan mulai dari bike, car, delivery, serta berbagai layanan pendukung lainnya. Harga pun menyesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.

Ridho mengungkapkan, sebenarnya Bisnis Maxim telah berjalan jauh sebelum hadir di Indonesia. Berbeda dengan kebanyakan kemitraan atau waralaba lain, Bisnis Maxim menerapkan biaya satu kali untuk lisensi, mulai dari 10 juta rupiah. “Dengan sistem yang telah teruji, rata-rata mitra bisa mencapai titik balik modal dalam 5–6 bulan dengan ROI sekitar 25% dari modal awal,” jelasnya.

“Sebagai merek global, Maxim memberikan dukungan penuh kepada pemilik lokal. Kami menyediakan pelatihan sejak awal, pendampingan tanpa batas waktu, serta bantuan dari tim ahli. Selain itu tersedia juga paket iklan gratis dan desain promosi tanpa batas untuk membantu perkembangan wilayah,” sambungnya.

Bagi yang tertarik menjadi mitra bisnisya, Maxim menawarkan peluang bisnis lisensi dengan investasi di kisaran Rp 10 juta hingga Rp 30 juta, dengan rata-rata pengeluaran bulanan sekitar 5 juta–10 juta rupiah. “Estimasi BEP umumnya dapat dicapai dalam waktu 5–6 bulan,” ungkap Ridho.

Ridho mengatakan, Bisnis Maxim akan terus berkembang dengan merangkul pelaku usaha dari berbagai kalangan di seluruh Indonesia. “Dukungan dan penerimaan masyarakat menjadi motivasi terbesar untuk melangkah maju,” jelasnya.

“Bisnis Maxim senantiasa mengikuti perkembangan zaman, setiap pemilik lokal memang perlu aktif dalam mengembangkan Bisnis Maxim. Pemasaran yang didukung promosi dan iklan yang efektif serta efisien masih menjadi faktor kunci dalam pertumbuhan layanan Maxim. Strateginya bisa dilakukan secara online maupun offline, menyesuaikan dengan kebiasaan masyarakat setempat,” pungkasnya.