KFC Indonesia Salurkan Donasi Pelanggan Rp 415 Juta untuk Renovasi Sekolah Dasar di Banjarwangi Tasikmalaya

PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), pemegang waralaba KFC di Indonesia menyalurkan donasi pelanggan yang terkumpul pada Ramadan 2023 sebesar Rp 415 juta. Donasi tersebut disalurkan kepada Yayasan Benih Baik yang akan merealisasikan proyek  merenovasi kelas yang rusak berikut sarana penunjang, di Sekolah Dasar Negeri Banjarwangi Tasikmalaya, Jawa Barat.

Direktur Fast Food Indonesia (FAST) JD Juwono mengucapkan terima kasih kepada pelanggan setia KFC yang telah membeli Paket Duk Duk sehingga terkumpul donasi Rp400 juta lebih. “Tanpa antusiasme dari pelanggan setia KFC, mungkin akan sulit mencapai angka sebesar itu,” papar Juwono dalam keterangan persnya, Sabtu (8/7/2023).

Juwono menambahkan, KFC Indonesia selalu memegang komitmen dalam membantu dunia pendidikan di Indonesia. Donasi kali ini akan digunakan untuk membangun kembali sekolah yang rusak di SDN Banjarwangi, Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan menggandeng partner Yayasan Benih Baik Indonesia.

Menurut Juwono, SDN Banjarwangi merupakan salah satu sekolah yang terdampak gempa bumi pada tahun 2022 silam. “Saat ini ada dua kelas yang sama sekali tidak dapat digunakan akibat kondisinya yang rusak parah,” tambahnya.

Juwono mengatakan, dipilihnya Yayasan Benih Baik Indonesia untuk menjadi mitra dalam kampanye #JagonyaBerbagi khususnya penyaluran donasi dari KFC tidak lepas dari kiprah yayasan tersebut dalam menjalankan program-program sosial kepada masyarakat, yang mampu menjangkau hingga masyarakat di daerah terpencil.

Yayasan Benih Baik Indonesia adalah yayasan filantropi yang didirikan oleh Andy Flores Noya, Khristiana Anggit Mustikaningrum, dan Firdaus Juli sebagai bentuk kepedulian terhadap beragam isu sosial, kemanusiaan, kebudayaan, keagamaan, dan kesejahteraan sosial lainnya.

Lebih lanjut Juwono mengatakan, keterlibatan KFC pada CSR di bidang pendidikan tidak lepas dari pandangan KFC Indonesia bahwa masa depan suatu bangsa ada di tangan generasi mudanya. “Generasi yang yang mendapat pendidikan yang cukup dan dibarengi dengan asupan yang memadai, akan membuat masa depan bangsa lebih terjaga,” tutupnya.