Jerry Hendrawan, Kayuputih Family Reflexology. Jatuh Tujuh Kali, Bangun Delapan Kali

Di Maret 2020, ketika pandemi Covid melanda Indonesia, bisnis Kayuputih Family Reflexology milik Jerry Hendrawan baru berusia dua tahun. Padahal kala itu kata Jerry ia baru saja merintis dengan segala cerita jatuh bangunnya.

“Saat itu kami masih dalam tahap memulai dan merintis. Di tahun pertama berdiri, kami mengalami proses jatuh bangun. Namun di tahun berikutnya Puji Tuhan kondisi mulai membaik dengan progress yang positif,” ujar Jerry pada Majalahfranchise.com.

Komitmen, kerja keras dan pantang menyerah adalah sekian formula kebangkitan Jerry menata kembali bisnisnya sehingga kini ia sukses mengembangkan jaringan usahanya tersebut dengan enam gerai.

Kayuputih Family Reflexology didirikan oleh Jerry pada Januari 2018 di Malang, Jawa Timur. Berawal dari kesukaan Jerry melakukan treatment Reflexology, mendorong penghobi Badminton ini membuka usaha serupa sendiri. “Setelah melihat dan melakukan sejumlah analisa, saya yakin bisnis ini memiliki peluang yang sangat menjanjikan,” katanya bercerita.

Jerry paham betul dalam membangun sebuah usaha baru pasti akan menghadapi tantangan yang tak ringan. Apalagi Jerry sendiri menyadari ia tidak bermain sendiri. Banyak pemain lain yang juga turut berada di industri yang sama. “Jujur itu justru membuat saya semakin terpacu untuk memberikan yang lebih baik dari yang lainnya,” pungkas Jerry.

Namun di tengah-tengah Jerry mulai menikmati laju usahanya, di tahun 2020 tepatnya di bulan Maret, bisnis Kayuputih Family Reflexology milik Jerry terkena dampak pandemi. Jerry mengisahkan bagaimana perusahaannya mengalami goncangan. Meski tidak merinci seperti apa goncangan yang ia alami, Jerry bersyukur usahanya bisa bertahan dengan baik.

“Puji Tuhan dengan didukung team yang solid, pekerja keras dan saling support, kami mampu melewati masa masa tersebut,” kenangnya.

Perlahan kondisi semakin membaik. Masa masa endemi menjadi titik balik usahanya untuk kembali berkembang. Hal tersebut terbukti dengan adanya beberapa mitra yang mulai bergabung bersama kami di Kayuputih Family Reflexology.  

Untuk saat ini sudah ada lima gerai yang beroperasi dan pada pertengahan tahun ini Kayuputih Family Reflexology akan membuka gerai ke 6.

Disinggung apa kunci kesuksesannya, Jerry mengatakan agar jangan mudah berpuas diri dan merasa sudah sukses. “Kita perlu sebuah komitmen yang kuat untuk bisa terus melangkah juga perlu konsisten dan ketekunan agar bisa mencapai tujuan,” serunya.
Jerry adalah pribadi yang selalu belajar, karena baginya dunia juga terus berkembang. Jerry juga pribadi yang percaya bahwa sebuah kesuksesan membutuhkan kerja keras, konsisten dan pantang menyerah.

“Apabila kita terjatuh 7 kali, maka bangkitlah sebanyak delapan kali. Serta yang terpenting dari semua usaha kita adalah sebuah doa,” tutup Jerry.