Life Water; Depo Air Minum Isi Ulang Berkonsep Open Kitchen

Pengalaman dan sensasi berbeda pasti akan dirasakan setiap konsumen yang mengisi air isi ulangdi gerai franchise Life Water. Bagaimana tidak? Usaha franchise asli Bandung ini memastikan konsumen bisa menyaksikan secara langsung proses pengolahan air yang akan dikonsumsi dengan jelas dan tidak ada yang ditutup-tutupi.

“Betul, konsumen yang setiap datang kesini pasti merasa nyaman dan aman dengan konsep Kami yang memang bisa dilihat secara langsung,” ujar Musthofa, Franchisor Life Water bersama pendiri lainnya Adril yang turut mengamini pernyataan Musthofa.

Uniqueness adalah kata kunci dari konsep yang diusung oleh Life Water sebagai salah satu pemain franchise isi ulang di tengah kompetisi yang cukup ketat baik dari sesama pelaku franchise maupun konvensional. “Tapi sebenarnya yang jadi pesaing utama kami bukan pemain DAMIU, melainkan AMDK. Makanya kami sering bilang kalau produk Kami adalah mini AMDK,” timpal Musthofa.

Harus diakui, cara Life Water untuk menyajikan segelas air isi ulang hingga layak minum memang cukup berkualitas. Diawali dari bahan baku berkualitas yakni air dengan ukuran TDS (Total Dissolve Solid) yang dalam Bahasa Indonesianya berarti Jumlah zat padat terlarut tidak boleh di atas 60 atau 70. Artinya kata Musthofa hal itu menunjukkan bahwa bahan baku air yang digunakan Life Water kaya akan mineral sehat dan bermanfaat bagi tubuh.

Lalu yang kedua adalah hygienitas. Baik dari gerai maupun mesin penyokong pengolahan air mulai dari tandon, filter hingga berbagai komponen lainnya. Kemudian adalah kadar PHP yang ideal dan aman serta baik untuk kesehatan. “Dan yang tak kalah pentingnya ialah lolos uji laboratorium dan sesuai Permenkes RI No. 492,” pungkas Musthofa.

Nah, karena life water dianggap sebagai salah satu pelaku industri DAMIU yang telah menerapkan standardisasi tinggi, maka kesempatan untuk memberikan pelatihan, workshop hingga seminar mengenai industri ini sering dilakukan oleh manajemen Life Water yang diinisiasi oleh suku dinas terkait.

The First and Only One

Life Water adalah pemain DAMIU Franchise pertama yang berani menerapkan konsep open kitchen di setiap gerainya.Baik Musthofa maupun Adril pun merasa yakin dengan pilihan konsepnya yang serba terbuka itu karena pilihan komponen mesin yang terpasang di Life Water cukup berkualitas tinggi.

Sebut saja penggunaan pipa dengan standard food grade impor, lalu Yamaha filter dan ozonisasi. Khusus untuk filter Yamaha jenis yang digunakan adalah OH300 yang efektif menghilangkan warna, bau, zat besi dan senyawa organik lainnya. Kemudian terdapat sistem penyaringan ganda sehingga menghasilkan kualitas air yang jernih

“Kami juga menerapkan proses back wash sekali sentuh dengan menggunakan YFLECS. Dan yang paling penting cocok dikombinasikan dengan berbagai merek pompa,” sebut Adril.

Selain disokong dengan teknologi mesin yang handal, hal penting lainnya dari keunggulan Life Water adalah bahan baku airnya telah memiliki PH Ideal dan TDS Standar EPA (Environmental Protection Agency).

Dengan demikian, Life Water percaya diri menawarkan jaminan kebersihan produk air isi ulangnya karena konsumen seakan disuguhkan demonstrasi menarik nan unik dan bisa jadi pengalaman yang tak akan didapatkan di tempat lain.

Berdiri sejak 2014, life water awalnya adalah bisnis coba-coba perbaikan mesin filter air oleh almarhum Ayahanda Adril, seorang pensiunan farmasi yang sangat concern dengan hygienitas dan ingin punya usaha pokok yang berjangka panjang. Dari kegemaran otak-atiknya tersebut, akhirnya ia mulai memasarkan produk buatannya sendiri dengan segala kisah jatuh bangunnya.

“Sebelum seperti saat ini, Saya melihat perjuangan Papah dalam mengembangkan usaha ini sangat gigih. Saya pun turut terlibat dengan berjualan air, antar kesana kemari padahal saya ini lulusan kampus ternama sehingga beberapa kali mendengar selentingan koq malah jadi tukang air,” kenang Adril.

Tapi kisah perjuangan Adril akhirnya menemui jalan cerahnya yakni ketika produk almarhum Papahnya mulai dikenal dan akhirnya berhasil dipasarkan ke masyarakat. Singkat cerita, pada 2019 lalu bisnis yang dirintis dengan keringat dan air mata ini resmi berkibar dengan sistem dan manajemen yang lebih mapan melalui konsep franchise setelah Musthofa yang awalnya pelanggan Life Water memutuskan untuk bergabung dan bekerjasama membawa bendera Life Water sebagai pemain franchise DAMIU unggulan di indonesia.

“Pada 2019 kita resmi difranchisekan dan sampai saat ini kita sudah memiliki 12 mitra yang tersebar di Kota Bandung,” pungkas Musthofa dan Adril.

Terpesona Dengan Life Water

Kini Life water makin siap sebagai pelaku industri DAMIU Franchise layak pilih oleh investor dengan kekuatan utamanya adalah di konsep open kitchen gerainya.

Investasi yang ditawarkan manajemen Life Water adalah Rp.325 juta dengan rincian brandLife Water, mesin dan alat, billboard LED, alumunium dan kaca, instalasi, branding, support marketing, SOP dan masa kerjasama lima tahun. Dengan investasi sebesar itu, manajemen memastikan raihan Break Event Point (BEP) mitra bisa dicapai dengan masa 2 tahun.

Menariknya, ada satu franchisee Life Water yang berlokasi di Parakan Saat, Kota Bandung mampu meraih BEP-nya hanya dalam kurun waktu 1 tahun. Hal itu disampaikan Tari, franchisee yang merupakan mantan karyawan swasta tersebut saat ditemui di gerainya di Parakan Saat.

Akunya, pencapaian istimewa tersebut karena ia mampu menjual sekitar 200 galon perharinya. Padahal ketika ia mengambil kemitraan bisnis ini selang beberapa bulan kemudian yakni pada Desember 2019, Indonesia dihantam pandemi Covid-19 dan menghajar hampir semua sektor industri dan terkapar.

Nyatanya, Tari yang mengaku sempat khawatir dengan situasi tersebut malah mengucapkan syukur tiada henti dan terpesona karena laju bisnisnya semakin moncer sehingga sepanjang 2020 kemarin ia meraup untung besar.

Walhasil ia pun merekomendasikan Life Water ke sejumlah sejawat dan rekan-rekannya untuk bergabung dengan franchise DAMIU asli Kota Kembang ini. “Bahkan saya malah berencana nambah lagi untuk masih di Bandung juga,” urainya seraya tersenyum renyah.

Bagi Musthofa dan Adril pencapaian Life Water masih jauh dari kata sempurna. Keduanya mengaku akan terus mencurahkan kemampuan terbaiknya untuk bisnis fenomenal ini. Terlebih ada tujuan lain yang hendak dicapai oleh keduanya, yakni terus menebar manfaat dari produk Life Water bagi masyarakat luas.

“Kami memiliki falsafah bahwa setiap tegukan air minum life water dapat memberi manfaat dan kesehatan kepada semua customer. Dan yang paling penting, dengan menyebut nama Tuhan kami berharap tindakan kami ini akan menjadi amal saleh sehingga menjadi jalan dan bekal kami menuju surga-NYA,” harap Musthofa yang diamini oleh Adril.

Bisnis DAMIU memang tetap seksi meski di tengah suasana pandemi. Bisa saja persaingan kian menjadi. Namun Life Water selalu percaya diri dengan konsep yang dimiliki karena Life Water satu-satunya DAMIU dengan dapur transparan sehingga menghasilkan produk yang aman dan bertujuan membuat konsumen merasa aman. Ahhh Mantabb..!

Aziz Fahmi Hidayat