Pentingnya Membuat Standar Produk di Bisnis Franchise

Membuat Standar Produk yang Mumpuni di Bisnis Franchise

Salah satu kunci sukses jaringan bisnis franchise adalah memiliki standar produk yang mumpuni, sehingga semua taste atau cita rasa produk di setiap gerai seragam, tidak ada yang berubah sedikit pun. Jadi ke manapun customer membeli produk atau jasa di gerai franchise dengan merek yang sama, mereka aman dan nyaman karena sudah sesuai standar yang ditawarkan merek franchise tersebut.

Gerai-gerai jaringan franchise seperti McD, KFC, Starbucks, Dunkin Donuts, Es Teler 77, Depo Air Minum Biru, Apotek K-24, Indomaret dan Alfamart memiliki standar produk dan layanan yang ketat. Di mana pun Anda membeli produk dan jasa dari salah satu gerai merek tersebut, dipastikan tidak jauh berbeda.

Karena itu pentingnya memiliki standar produk. Bagaimana dengan standar produk. Haruskah sama disemua tempat? Standar lebih mengacu kepada standarisasi kualitas. Dari sisi produk, tidak harus sama disetiap tempat. Tetapi konsistensi harus tetap dijaga. Konsistensi terhadap apa yang sudah digariskan yang biasanya terkait dengan kualitas. Perubahan atau penyesuaian produk untuk konsumen tertentu tidak boleh merusak citra produk (brand image).

Perubahan rasa mengikuti selesar pasar disuatu daerah bisa saja dilakukan. Hal itu tergantung kepada kebutuhan. Yang perlu diingat, harus tetap mempertimbangkan kelayakannya, juga didukung strategi pemasaran yang tepat. Penyesuaian produk berdasarkan kecenderungan konsumen di daerah tertentu tidak menyalahi standarisasi, asalkan produk yang spesifik untuk di daerah tertentu diberi tanda.

Untuk merek-merek global di sejumlah negara, satu produk bisa berbeda taste-nya dan bisa berjalan seperti yang terjadi pada sejumlah produk resto. Tujuan perbedaan taste untuk mengakomodasi perbedaan selera konsumen yang relatif besar antar negara. Ditingkat lokal (antar wilayah dalam satu negara) juga bisa dilakukan penyesuaian, jika perbedaan itu cukup signifikan.

Namun, jika perbedaan produknya cukup mencolok sebaiknya diberi nama yang berbeda walaupun masih di bawah paying merek yang sama. Karena bisa jadi, konsumen datang dari daerah yang jauh yang hanya mengenal taste dari daerahnya. Hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi persepsi yang salah akibat perbedaan taste. Selanjutnya, agar penyesuaian produk bisa berjalan baik, sebaiknya dilakukan riset terlebih dahulu.