Harus Cermat Membeli Paket Waralaba

Paket waralaba mungkin merupakan istilah yang jarang kita dengar. Saat ini banyak pebisnis franchise yang menawarkan paket investasi bisnisnya. Beberapa merek franchisor bahkan menawarkan beberapa paket bisnis. Namun jangan percaya saja dengan paket bisnis yang ditawarkan franchisor. Ada  hal yang perlu dicermati dengan istilah Paket Waralaba adalah cakupannya.

Biasakan Bertanya

Terkait investasi awal suatu bisnis waralaba, calon terwaralaba harus membiasakan diri bertanya mengenai kejelasan keseluruhan biaya investasinya. Informasi Paket Usaha saja tidak cukup.

Pengelompokan investasi awal dapat dibagi menjadi: (1) biaya pra launching, yaitu perijinan, rekrutmen dan pelatihan pegawai, dan launching, (2) belanja modal, terdiri dari renovasi, peralatan dan perlengkapan kerja, (3) stok awal, terdiri dari stok bahan baku dan stok barang yang terkait operasional seperti stationary, seragam kerja, dan (4) biaya operasional dibayar di muka, seperti pajak reklame, sewa tempat usaha yang dibayar di muka, serta (5) cadangan tunai awal dalam kas maupun rekening bank.

Tentu saja selain kelima unsur tersebut ada biaya awal waralaba. Nah, biaya awal waralaba perlu digali pula lebih jauh, karena tak jarang biaya awal waralaba ini tidak apple to apple untuk dibandingkan antara pewaralaba yang satu dengan yang lainnya.

Ada pewaralaba yang memasukkan seluruh unsur pendampingan pra launching ke dalam biaya awal waralaba, namun ada pula yang yang menetapkan biaya awal waralaba sebagai biaya yang diterima bersih di luar biaya-biaya yang akan dikeluarkan, seperti biaya kunjungan pengawasan perkembangan renovasi, biaya pelatihan awal, biaya pendampingan kegiatan launching (atau soft opening, bila menggunakan pola soft opening).

Selain biaya awal waralaba, tentu saja paket waralaba juga tidak apple to apple untuk dibandingkan. Perlu kejelasan rincian, termasuk apa saja paket waralaba yang dimaksud oleh pewaralaba yang menawarkan paket waralaba tersebut.

Gerobak BO

Gerobak yang banyak dijual sebagai Business Opportunity (BO) dapat dianggap sebagai Paket Waralaba. Perhatikan bahwa tidak adanya biaya awal waralaba tidak berarti pewaralaba tidak memungut biaya awal waralaba. Yang terjadi hanya ganti nama saja. Biaya awal waralaba dipaketkan menjadi satu set perlengkapan usaha yang dikemas dan diberi nama Paket Waralaba. Biasanya biaya awal waralaba bisa dikenali dengan menaksir harga dan biaya sebenarnya dari komponen-komponen dalam Paket Waralaba, dalam hal ini gerobak BO tersebut.

Total Investasi yang Dibutuhkan

Dalam mengambil keputusan untuk menjadi terwaralaba, sangat penting bagi anda untuk menanyakan TOTAL investasi yang dibutuhkan. Jangan puas dengan informasi biaya awal waralaba, atau paket waralaba, atau capex (belanja modal) saja. Calon investor harus mengukur kemampuan keuangannya sesuai dengan TOTAL investasi yang dibutuhkan, bukan dari paket waralaba saja.

Beberapa penawaran BO akhir-akhir ini terlihat hanya menyajikan harga paket gerobak, meskipun konsep bisnisnya memerlukan tempat usaha untuk duduk makan dan minum. Terwaralaba juga perlu mencermati biaya tambahan selain harga paket gerobak itu, karena perhitungan balik modal seyogyanya memperhitungkan tempat usaha dan perlengkapan makan minum termasuk meja-kursinya… atau bahkan AC dan komputer bila investasi sebenarnya memerlukan dua item tersebut.

Sekali lagi cermatilah sebelum membeli waralaba, karena akan mengurangi resiko kegagalan anda. Ayo rencanakan untuk membeli waralaba di tahun 2021!

Utomo Njoto

Senior Franchise Consultant dari FT Consulting – Indonesia.

Website: www.consultft.com

Email : utomo@consultft.com