BISNIS KULINER HONGKONG YANG TANGAH BANYAK DIGANDRUNGI

Dengan brand Waffelicious, bisnis yang mengadopsi konsep bisnis waffle asal Hong Kong ini sukses melebarkan hampir 100 cabangnya di Indonesia sejak tahun 2011. Dan hingga saat ini tercatat telah mencapai 98 gerai baik di pulau Jawa maupun luar pulau Jawa.


Gerai Waffelicious

Gerai Waffelicious kini bisa dijumpai di sejumlah kota seperti Jakarta, Solo, Tegal, Semarang, Magelang, Bogor, Bandung, Cikarang, Cibubur, Tangerang. Sementara luar pulau, Waffelicious telah hadir di Balikpapan, Samarinda, Medan, Palembang, Jambi, Batam, Banjarmasin, Banjarbaru, Pontianak, Singkawang, Manado, Tomohon, Makassar, Lombok, Ambon, hingga Bali.

“Sampai tahun ini kita telah menargetkan pembukaan 110 gerai Waffelicious di kota-kota baru di Indonesia,” kata Hendy Tanaka, Owner Waffelicious.Angka tersebut bukan sesuatu hal yang mustahil menurut Hendy jika mengacu pada daftar calon investor yang kini tengah mengantri untuk proses seleksi lebih lanjut. Dan hingga Desember untuk mencapai angka itu, Waffelicious hanya butuh membuka 12 outlet lagi. Jika dirata-ratakan perbulan maka setiap bulan cukup membuka 2 outlet.


“Kita optimis kalau soal target itu karena banyaknya peminat dan terbukti outlet kita saat ini sudah mencapai 98 di berbagai kota,” kata Hendy. Bisnis ini pertama kali berdiri tahun 2011 di Magelang, dan ditawarkan melalui sistem waralaba pada awal 2012. Dimana nilai investasinya Rp 45 juta untuk pulau Jawa dan Rp 50 juta untuk luar pulau Jawa, nilai investasi tersebut diluar dari booth, dan sewa tempat. Selanjutnya mitra hanya dibebankan membeli bahan baku wafel tanpa membayar royalti, atau franchise fee.

Yang unik dari bisnis ini adalah konsepnya yang tidak membutuhkan meja dan kursi untuk membuka booth Waffelicious, karena produknya bisa dimakan sambil berjalan. “Bisnis waffle kita ini dengan konsep beda dengan yang lain, kalau wafel lainnya adalah jenis Belgian wafle mereka harus makan ditempat. Kalau kita ini ambil dari Hongkong, disana konsepnya take away artinya bisa dimakan sambil jalan-jalan. Jadi tidak perlu meja kursi tetapi kalau dibuat mini kafe juga bisa,” papar Hendy.

Selain konsepnya tersebut, produk yang ditawarkan juga terbilang istimewa, dan berbeda dengan yang lain. Bentuknya unik, yakni berbentuk segi enam dan diperindah dengan bulatan-bulatan kecil diatasnya, rasanya krispi di luar dan lembut didalam. Menurut Hendy, walaupun bisnis ini berasal dari Hongkong tetapi wafel termasuk makanan yang digemari di Indonesia apalagi konsep take away yang memungkinkan untuk dinikmati kapan dan dimanapun berada.


Varian Rasa

Waffelicious sendiri menawarkan berbagai varian rasa antara lain vanilla, strawberry, mocca, pandan, chocolate, blackforest, dan blueberry. Sejumlah varian tersebut juga dilengkapi dengan toping yang bisa dipilih oleh pelanggan sesuai selera. “Harga jualnya cukup terjangkau yakni dikisaran Rp 15 ribu sampai dengan Rp 20 ribuan, sehingga bisa menjangkau market menengah bawah, menengah, hingga menengah atas,” tutur Hendy.

Share
DATA FRANCHISE INDONESIA
Tipe Franchise
Modal Usaha


LATEST FRANCHISE INTERNATIONAL
Ayam Penyet AP, Sajian Ayam Penyet Asal Negeri Jiran dengan Cita Rasa Minang Cuisine
Tak mau ketinggalan dengan Indonesia, Malaysia pun ikut meramaikan bisnis ayam dengan olahan penyet. Kini bisnisnya pun siap difranchisekan dan membuka gerainya di tanah air. Kuliner khas ayam penyet
Read More
Holdak, Fast Food Korea Yang Menyajikan Olahan Ayam dengan Saus Spesial
Dengan kualitas terbaik, Holdak juga menawarkan makanan Korea dengan konsep fast food restaurant harga terjangkau untuk anak muda. Sampai saat ini, Holdak tersebar di 9 mal terkemuka di Jabodetabek.
Read More
Khun Thai Tea, Thai Tea Ini Bersiap Akan Gebrak Pasar di Indonesia
Resep asli teh hitam es teh Khun Thai Tea pertama kali memulai kehidupan di gerobak sederhana di jalanan Bangkok. Kini Khun Thai Tea akan berfokus pada 2018 akan masuk di Indonesia dengan membuka 50 g
Read More
LATEST FRANCHISE HUNT
Shi-Da, Taiwan Street Otentik Yang Memadukan Minuman Bubble Milk
Snack fillet asal negeri Taiwan ini memiliki pasar segmen tersendiri di Indonesia. Bertempat di lokasi yang strategis seperti Mal dan kawasan food court, Shi-Da menjadi tawaran menarik bagi peminat bi
Read More
Bing Go, Sajikan Menu Terlengkap Khas Korea dengan Harga Terjangkau
Sejumlah menu kuliner ala Korea kini sedang digandrungi kawula muda di berbagai  kota di Indonesia, salah satunya adalah restoran Korea Bing Go yang berdomisili di Gandaria City ini. Yuk kita sim
Read More
KinKara, Kuliner Khas Jepang Yang Mengusung Spesial Chicken Karaage
Kin No Torikara atau biasa disebut  Kinkara yang berada di bawah naungan Shimanaka Co, Ltd. (Osaka, Jepang) ini memulai kiprahnya di Kyoto, Jepang pada bulan April 2009. Restoran ini menawarkan s
Read More
LATEST FRANCHISE START-UP
Es Kepal Baba Ali, Melirik Bisnis Es Kepal Khas Malaysia Yang Sedang Hits
Industri makanan dan minuman tidak pernah sepi dari inovasi. Setiap tahun hampir selalu ada inovasi baru di industri F&B. Belum lama diramaikan oleh maraknya minuman olahan Thai Tea dan Mango Tango, b
Read More
Roti Bakar Manahan, Memoles Untung dari Bisnis Roti Bakar
Mengedepankan kenyaman serta produk yang berkualitas, gerai ini hadir dengan segala inovasi rasa dan varian menunya. Untuk itu Roti Bakar Manahan siap menjadi pesaing baru di bisnis kuliner Indonesia.
Read More
Bandroll Hair Cut, Barbershop Yang Mengusung Konsep Rock & Roll dengan Ornamen Vintage
Seperti kita ketahui brand barbershop di Indonesia saat ini sedang marak, bahkan pertumbuhannya pun meningkat tiap tahunnya. Salah satu faktornya adalah tren male grooming terus berkembang didorong ol
Read More