Gurihnya Peluang Bisnis Taiwan Chicken Snack


 

 

Dewasa ini masyarakat Indonesia khususnya di perkotaaan sudah hampir mengenal camilan asal negeri Taiwan, yaitu Taiwan street snack atau snack ayam goreng berbalut tepung crispy. Meski demikian berbeda dengan UncleDazs, camilan yang ditawarkan waralaba ini berbentuk pop corn, dengan ditaburi dengan bumbu pilihan.

Snack buatan UncleDazs ini hampir disukai oleh semua kalangan. Tak heran ketika launching pertama kali, produk Uncledazs langsung diserbu pembeli. Dari situ pun muncul daftar antrian untuk menjadi mitra waralaba. “Padahal waktu itu belum diwaralabakan, tapi sudah banyak yang tertarik untuk menjadi mitra UncleDazs ,” kata pria bernama lengkap Herman Susilo ini. 

UncleDazs sendiri berdiri pada Maret 2014. Kehadiran UncleDazs diharapan Herman dapat menjadi alternatif baru camilan di Indonesia bahkan menjadi market leader di kemudian hari. Hal itu tidak mustahil mengingat merek ini memiliki keunikan tersendiri dibanding pesaing yang ada.

Mengusung tagline “juicy n crunchy chicken snacks”, pembeli akan melihat proses pembuatan camilan ini yang tentu sudah digoreng dan dibumbui khas racikan UncleDazs.
Memanfaatkan peluang yang ada, menurut Herman UncleDazs fokus garap pasar di penjuru daerah. Akan tetapi bukan kota besar yang di sasar, melainkan serius menggarap market daerah, khususnya luar pulau jawa. Dengan harga kemitraan yang sangat terjangkau, optimis menguasai market di daerah.

“Kami fokus menggarap market luar pulau jawa, karena persaingannya belum begitu ketat dan yang pasti konsumen di sana sangat antusias dengan produk-produk yang baru dan istimewa. karena mereka beranggapan bahwa tidak perlu repot-repot datang ke Jakarta untuk menikmati jajanan luar negeri,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, alasan menggunakan nama UncleDazs supaya lebih supaya lebih menjual, menarik dan unik, syukur-syukur kalau bisa go international. “Dengan nama ini pasti orang beranggapan merek ini dari Amerika, Taiwan atau Singapore, padahal asli Indonesia,” tandasnya.

Saat ini, UncleDazs sudah memiliki 13 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam sehari UncleDazs mampu melayani pelanggan 30 s/d 50 pelanggan, terkecuali akhir pekan bisa hingga 100 atau lebih pelanggan.
Ketika disinggung mengenai omzet bulanan yang di kantongi UncleDazs, Herman mengarakan omzetnya bisa mencapai Rp15 juta - 20 juta (di luar mall). Sedangkan untuk gerai di dalam mal bisa mencapai Rp 25 juta -35 juta.

Bagi Anda yang tertarik dengan UncleDazs, cukup merogoh kocek Rp15 juta hingga Rp 28 juta untuk tipe royal UncleDazs paket yang paling mahal. Perhitungannya balik modalnya cukup mudah, ibaratkan omzet Anda Rp1 juta, maka dalam satu bulan Rp 30 juta. Gross profit 50 persen dari omzet jadi Rp 15 juta, dikurangi sewa tempat Rp 5 juta dan gaji karyawan Rp 2 juta maka keuntungan bersih dalam sebulan adalah Rp8 juta.
“Kalau biaya investasi Rp28 juta dibagi Rp8 juta maka dalam waktu 3,5 bulan sudah balik modal,” jelas pria kelahiran Jepara, 17 Agustus 1975 ini. (ADV/AP)

Share
DATA FRANCHISE INDONESIA
Tipe Franchise
Modal Usaha


LATEST FRANCHISE INTERNATIONAL
Snap Fitness, Pelopor Waralaba Fitnes yang Menawarkan Layanan 24 Jam
Bisnis waralaba di bidang kebugaran atau fitness di kota-kota besar Indonesia makin menarik minat. Alhasil bisnis ini menjadi solusi yang dipilih oleh para investor karena bisnis ini menjanjikan. Sala
Read More
Ashleigh Ivory, Perawatan Kaum Hawa Yang Berasal dari Negeri Merlion
Sudah hampir sebelas tahun menjadi solusi bagi kaum hawa di Singapura untuk perawatan wajah eksklusif, Ashleigh Ivory pun memutuskan untuk menjajal pasar Indonesia. Barangkali bukan merek yang asing
Read More
Ayam Penyet AP, Sajian Ayam Penyet Asal Negeri Jiran dengan Cita Rasa Minang Cuisine
Tak mau ketinggalan dengan Indonesia, Malaysia pun ikut meramaikan bisnis ayam dengan olahan penyet. Kini bisnisnya pun siap difranchisekan dan membuka gerainya di tanah air. Kuliner khas ayam penyet
Read More
LATEST FRANCHISE HUNT
Shi-Da, Taiwan Street Otentik Yang Memadukan Minuman Bubble Milk
Snack fillet asal negeri Taiwan ini memiliki pasar segmen tersendiri di Indonesia. Bertempat di lokasi yang strategis seperti Mal dan kawasan food court, Shi-Da menjadi tawaran menarik bagi peminat bi
Read More
Bing Go, Sajikan Menu Terlengkap Khas Korea dengan Harga Terjangkau
Sejumlah menu kuliner ala Korea kini sedang digandrungi kawula muda di berbagai  kota di Indonesia, salah satunya adalah restoran Korea Bing Go yang berdomisili di Gandaria City ini. Yuk kita sim
Read More
KinKara, Kuliner Khas Jepang Yang Mengusung Spesial Chicken Karaage
Kin No Torikara atau biasa disebut  Kinkara yang berada di bawah naungan Shimanaka Co, Ltd. (Osaka, Jepang) ini memulai kiprahnya di Kyoto, Jepang pada bulan April 2009. Restoran ini menawarkan s
Read More
LATEST FRANCHISE START-UP
Mengusung Konsep Self Servis dengan Banyak Varian Menu
Berdiri pada 2014, ayam geprek yang satu ini tidak butuh lama untuk diterima masyarakat. Dalam waktu singkat jumlah gerainya sudah menjamur ke berbagai daerah. Seperti apa peluang usahanya? Bisnis ku
Read More
Pondok Ayam Cabe, Mencicip Sajian Khas Ayam dengan Cabai Pilihan
Sebagai salah satu menu yang digemari, ayam dengan berbagai variannya mudah ditemui. Kreasi olahan ayam ini juga terus berkembang. Kini salah satu yang tengah digandrungi masyarakat adalah Ayam khas b
Read More
Geprek Si Boss Melirik Bisnis Ayam geprek Yang Sedang Naik Daun
Peluang usaha ayam geprek merupakan usaha yang memiliki prospek menjanjikan beberapa di tahun ini. Kemunculan bisnis ayam geprek  tumbuh layaknya jamur di musim hujan. Seperti salah satu pelaku u
Read More