LATEST NEWS
Dalam sebuah pertemuan di komunitas bisnis yang dihadiri pebisnis UMKM, saya bertanya apakah mereka sudah punya ‘Marketing Plan’ dan ternyata yang tunjuk jari hanya 5 orang. Ini berarti hanya 5% dari pebisnis yang sudah pernah membuat Marketing Plan. Jika yang punya hanya 5%, lalu berapa yang sudah melakukan eksekusi sesuai plan? Para pembaca sekalian, kata ‘Marketing Plan’ memang sering kita dengar tetapi nyatanya hanya sedikit pebisnis yang sadar untuk membuatnya. Lalu bagaimana mereka menjalankan program marketingnya? Dari wawancara dengan beberapa pebisnis, saya mendapatkan fakta yang menarik yaitu bahwa mereka hanya membuat program marketing ketika angka penjualan mulai menurun. Program marketing hanya kegiatan ‘penyelamatan angka penjualan’ yang
08 September 2017
Istilah Digital Marketing hampir tiap hari kita dengar. Digital Marketing mulai menggantikan dan menggeser marketing konvensional. Ini disebabkan karena kemajuan teknologi mobile yang sangat cepat. Para pebisnis UMKM mau tidak mau juga harus mulai menggunakan digital marketing agar produknya dikenal oleh market dan supaya bisnisnya bisa tetap eksis. Jika kita lihat memang sudah mulai banyak pebisnis UMKM yang memanfaatkan digital marketing. Hal ini bisa dilihat dari perkembangan beberapa marketplace online yang makin bersinar karena terbukti sangat membantu para pebisnis UMKM di Indonesia. Kita kenal Tokopedia, Buka Lapak, Elevania, Qoo10 Indonesia, Rakuten, dan beberapa brand lain yang bisa dipakai oleh pebisnis UMKM untuk memasarkan produknya secara online. Marketplace online tersebut
Sebagai konsultan bisnis dan franchise, dalam sepuluh tahun terakhir saya bertemu dengan ratusan pebisnis dan orang yang ingin memulai berbisnis. Dari mereka saya mendengar banyak cerita yang menyenangkan dan juga yang memprihatinkan. Cerita senang tidak akan saya tulis dalam artikel ini dan saya akan menulis tentang pengalaman pahit yang dialami oleh orang yang baru mulai berbisnis. Salah satu orang yang saya temui adalah pensiunan salah satu perusahaan swasta di Jakarta. Setelah masuk masa pensiun dia ingin mulai berbisnis dan supaya tidak terlalu sulit maka dia memutuskan untuk mengambil suatu peluang usaha di bidang kuliner. Singkat cerita dia memilih satu brand kuliner. 90% uang pensiunan yang dia terima di akhir masa kerjanya dipakai untuk membeli peluang usaha tersebut. Namun saya
HOT TOPICS
09 November 2017
MARKETING PLAN & EXECUTION

Dalam sebuah pertemuan di komunitas bisnis yang dihadiri pebisnis UMKM, saya bertanya apakah mereka sudah punya ‘Marketing Plan’ dan ternyata yang tunjuk jari hanya 5 orang. Ini berarti hanya 5% dari pebisnis yang sudah pernah membuat Marketing Plan. Jika yang punya hanya 5%, lalu berapa yang sudah melakukan eksekusi sesuai plan?

Para pembaca sekalian, kata ‘Marketing

Read More
PENTINGNYA KURIKULUM TRAINING
Minggu lalu saya makan di salah satu resto di daerah Greenvile Jakarta Barat. Resto itu menjual menu makanan Indonesia. Saat itu saya bertanya ke waiter seperti ini: 'Ikan bawalnya yang air tawar atau dari laut?' Lalu waiter itu bingung lalu bertanya kepada temannya yang juga tidak tahu. Selanjutnya mereka bertanya ke dapur dan saya mendapat jawaban setelah 5 menit. Yang jadi catatan saya adalah pemilik resto ada disana dan tidak membantu memberikan jawaban dan hanya diam saja. Mungkin juga dia tidak tahu dan tidak paham makanan yang dijual karena hanya pasrah dengan koki saja. Cerita ini masih berlanjut lagi ketika saya memesan lemon madu yang ternyata isinya gula dan lemon (dari jawaban waiter). Lalu ketika melakukan pembayaran dengan kartu debit ternyata karyawan yang menerima kar
Read More
HAPPY CUSTOMER & MARKETING HEBAT
Bisnis di era sekarang ini sangat ketat kompetisinya. Jika ingin bertahan dan eksis maka tidak ada pilihan lain kecuali berjuang memenangkan hati customer dan membuat mereka happy. Tentunya bagi pebisnis yang selalu mau berpikir bukanlah hal sulit,  tetapi bagi pebisnis yang jarang memikirkan bisnisnya akan terasa sangat sulit.  Fenomena yang saya lihat akhir-akhir ini adalah banyak pebisnis yang pesimis dengan keadaan ekonomi saat ini sehingga semangat/ winning spirit hilang dan yang tersisa hanya kata ‘malas’ dan ‘susah’. Mereka belum berusaha dengan sekuat tenaga tetapi sudah menyerah.  Yang dijadikan pembenaran adalah keadaan ekonomi yang sedang kurang baik.  Kalau sudah begini, semua upaya tidak lagi dilakukan.  Pasrah.  Ujung-uj
Read More
CARA MEMILIH ‘CUSTOMER SERVICE’ YANG TEPAT
Setiap kali mengunjungi pengusaha UMKM di banyak kota di Indonesia saya selalu ditanya bagaimana cara memilih karyawan yang akan diberi tugas melayani customer (sebut Customer Service/ CS). Wajar saja banyak yang bertanya tentang hal tersebut karena memang ternyata banyak yang salah pilih. Tim CS yang sudah direkrut tidak dapat melayani dengan bak dan justru mengecewakan customer. Tentu saja ini akan berdampak tidak baik pada perusahaan. Bicara tentang pemilihan tim CS yang tepat, tentu saja tidak lepas dari proses rekrut yang benar. Masih banyak pengusaha yang merekrut seorang CS dengan menggunakan feeling ‘kelihatannya cocok’. Padahal kita tahu bahwa ada alat bantu test karakter untuk mengurangi kesalahan memilih. Alat test yang biasa digunakan adalah Test DISC (Dominant Inf
Read More
KETIKA PEBISNIS ‘TIDAK PEDULI’
Saya yakin banyak hal yang Anda alami ketika menjadi customer, baik menyenangkan maupun menyebalkan. Namun ternyata masih lebih banyak pengalaman yang tidak menyenangkan dan membuat customer kecewa dibanding cerita indah tentang pelayanan. Hal ini sungguh aneh karena pebisnis tahu persis bahwa customer yang memberikan uang kepada perusahaan dan customer yang membuat perusahaan tetap dapat bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat. Suatu hari saya dan keluarga makan di restaurant sushi terkenal. Ketika itu kami memesan beberapa menu dan setelah hampir 15 menit masih ada makanan yang belum keluar. Saya bertanya kepada waiter dan dijawab ‘Sedang dipersipakan Pak. Mohon ditunggu’. 5 menit kemudian saya kembali bertanya dan waiter menjawab ‘Sebentar lagi Pak’. Da
Read More
SHOW CUSTOMERS YOU CARE
Care atau peduli dengan customer bukanlah hal yang mudah dilakukan walaupun Anda dan tim pelayanan tahu bahwa customer yang membuat perusahaan Anda hidup dan telah memberikan profit. Sebagai customer saya juga sering dilayani oleh frontliner yang kurang peduli. Banyak hal yang saya temui di lapangan pada saat menjadi customer, antara lain mereka menyebut dengan kata ‘Anda’ padahal sudah tahu nama saya; tidak peduli ketika saya lelah dan masih minta beberapa data ketika check-in di suatu hotel; order makan sangat lama dan ternyata pesanan belum masuk ke dapur karena kesalahan waiter, dan masih banyak kejadian lain yang membuat saya tidak ingin datang lagi. Di artikel kali ini, saya akan bahas beberapa contoh tindakan yang akan dipersepsikan customer bahwa Anda peduli dengan mer
Read More
CUSTOMER SERVICE’s SCRIPT
Melayani customer ternyata memang tidak mudah. Mereka semua punya ekspektasi atau harapan yang berbeda-beda ketika dilayani. Untuk itu pemberi jasa/ frontliner harus punya kemampuan melayani yang baik agar customer merasa dilayani dengan baik dan harapannya terpenuhi. Sayangnya tidak semua frontliner bisa dan mampu memberikan pelayanan terbaik dikarenakan mereka tidak tahu ataupun tidak mau. Sebagai konsultan yang fokus di pelayanan customer, saya mengamati bahwa kasus kegagalan pelayanan disebabkan oleh ketidaktahuan frontliner tentang cara melayani yang benar. Di Indonesia masih banyak pebisnis yang tidak memberikan pelatihan kepada frontliner dan hanya mengandalkan kemampuan masing-masing individu. Kebanyakan mereka direkrut dan langsung diminta bekerja untuk melayani customer. Pada
Read More
Loading...