Bebek BKB, Restoran Bebek yang Sedang Digandrungi Konsumen Karena Berani Tampil Beda

Bebek merupakan salah satu santapan favorit masyarakat yang ada di Indonesia. Beberapa tahun belakangan ini bebek semakin mendapat tempat di kancah kuliner Indonesia. Banyak inovasi yang dilakukan para pemain bisnis bebek untuk memanjakan lidah para konsumen. Mulai dari bebek kremes, bebek garing, bebek kriuk, bahkan bebek panggang. Masing-masing inovasi tersebut rupanya menambah selera para penikmat bebek.     

Nah, restoran bebek yang satu ini juga tidak kalah menarik dalam melakukan inovasi. Inovasi yang dilakukan rupanya disambut baik oleh pecinta bebek, yaitu Bebek BKB (Bebek Kepahiang Babase).

Bebek BKB lahir dari riset yang tidak pendek, sebelum meluncurkan produknya, restoran yang tahun ini membuka peluang usaha bagi peminat wirausaha dengan sistem franchisenya ini melalukan uji coba dengan menggunakan 21 rempah untuk menyajikan bebek yang berbeda dengan yang ada di pasaran.

Sehingga, ditemukanlah formula menu bebek dengan tampilan dan rasa yang berbeda, dari tampilan produknya, menu bebek ini sepintas terlihat gosong, padahal itu adalah efek dari salah satu bumbunya, rahasianya. Yang membuat daging bebek ini lembut dan empuk.  “Akan tetapi tekstur bebek kita lembut dan juicy ini dihasilkan dari pemilihan bebek hibrida yang dimarinasi 24 jam dalam 21 jenis bumbu dan rempah-rempah,” ujar Rudi S, Direktur Oprasional Bebek BKB.

Inovasi yang dikembangkan Bebek BKB rupanya disambut sangat baik oleh pecinta bebek. Meski baru didirikan pada awal 2017, Bebek BKB berkembang pesat. Gerai pertama terdapat di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Tempat ini selalu ramai dikunjngi konsumen baik siang hingga malam hari sehingga dibuka dalam waktu 24 jam. Kurang dari setahun, Bebek BKB membuka gerai kedua di Kebon Jeruk, lalu di tahun kedua Bebek BKB semakin ekspansif membuka gerainya Fatmawati, Cibubur, Pekayon Bekasi, dan Cibinong. Kemudian tahun ini membuka di Lotte Avenue dan Mal Kelapa Gading.

Menurut Rudi, Bebek BKB sudah menorehkan track record bisnis  dengan profit yang baik. “Omzet kita rata-rata Rp 500 juta ke atas. Kalo di daerah pusat perkotaan bisa di atas Rp 600 juta, omzet yang sebanding dengan restoran di mall besar di Jakarta,” ungkapnya.

Bagi yang tertarik menjadi mitra bisnisnya, Bebek BKB menawarkan investasi sebesar Rp 1,5 miliar yang terdiri dari Investasi tetap seperti : Commitment Fee + Survey, Jasa Standarisasi Aristektural, Brand License 6 Tahun, Training Awal, Investasi Peralatan : Logistic, Full Set Kitchen + Bar Equipment, POS, Netwrok, IT & Audio, Marketing Materials, Stationary dan Biaya Investasi Interior terdiri dari Biaya Renovasi, Interior : Furniture (240 seats) + Signage. Semua harga itu di luar sewa tempat yang diinginkan franchisee.

“Dengan investasi tersebut franchisee sudah mendapat peralatan dapur yang full stainless, meja dan kursi yang terbuat dari Jepara sehingga lebih awet, dengan asumsi mitra bisnis sudah BEP di 18 bulan, paling jelek 24 bulan,” kata Rudi.  

Menurutnya, luas bangunan yang dibutuhkan untuk mendirikan gerai Bebek BKB sekitar 200 meter persegi. Itu paling sedikit, dengan lebar muka 15 meter. Investor bisa memilih dua skema bisnis. Pertama, Franchisee yang mengelola langsung bisnis ini. Kedua, Bebek BKB yang mengelola (khusus Jabodetabek), franchisee cukup minta laporan saja, karena Bebek BKB punya tim. “Franchisee akan dikenakan fee 7% untuk  royalti fee, distribution fee, dan advertising. Sedangkan yang operator by Bebek BKB  akan dikenakan tambahan management fee sebesar 3%,” katanya.

Support yang di berikan management Bebek BKB kepada franchisee terdiri dari Pencarian SDM  (area Jabodetabek), Paket pelatihan untuk Front Kitchen, BAR, Mgnt Outlet, kasir, logistik, back office accounting, finance di kantor pusat, Bantuan pendampingan operasional pada 1 bulan pertama di Outlet franchisee (subject to manday, traveling, accomodation, and logistic charges), Supply bahan baku utama yang diproduksi di Central Kitchen, Marketing dan branding di media online, Promosi kerjasama skala nasional dengan retailer pihak ke-3 (Gojek, Ovo, Grab, Dana, Foodspot Kulina, etc) yang dikoordinasi dari franchisor, promosi venue dan delivery outlet franchisee di website Bebek BKB dan social media, Jasa Management Oprasional (khusus jabodetabek), dan Sistem keuangan yang transparansi on cloud.

Rudi mengatakan, kelebihan Bebek BKB dengan resto bebek yang lain adalah diferensiasi produk dengan bebek yang ada di pasaran. Dengan tagline “Juaranya Bebek Goreng, Itemnya Kebangetan”. “Kita melakukan inovasi produk secara berkesinambungan. Setiap dua bulan ada perubahan menu, ada produk tambahan. Kita punya RnD yang terus mengembangkan produk,” jelasnya.     

Selain menu bebek, Bebek BKB menyajikan menu utamanya 4 unggas, yaitu Bebek, Ayam, Burung Puyuh dan Burung Merpati. “Ayam kita juga ayam kampung,” katanya. Menu ayam dan merpati ada dua bumbu yaitu bumbu kepahiang dan jakarta yang warnanya kuning. Menu favorit ketiga adalah Merpati bibit Amerika yang jarang disajikan di restoran di Indonesia, untuk minuman, menu andalannya ada es campur, es pisang ungu, dan es teler. Harga jual Bebek BKB juga terjangkau. Harga Paket dimulai dari Rp 35.000 di mana konsumen mendapatkan makanan sehat dan bergizi.

Kelebihan lain dari Bebek BKB ialah menerapkan system back office setara  perusahaan papan atas, sudah tidak pakai Excel. “Semua sistem kita sudah cloud base, inventory dan purchasing bisa dilihat online. Implementasi SOP dan tim back-office yang baik, tidak bisa sembarang PO karena harus menggunakan back-office yang canggih. Supply-chain dengan kontrak yang baik dengan supplier dan vendor yang standar mutunya tinggi,” sambung Rudi.

Keuntungan bisnis ini, tandasnya, pertama, bukan merek musiman. Akan tetapi sebagai makanan Indonesia yang selalu menjadi permintaan konsumennya. Kedua, mempunyai menu khas bebek kepahiang dengan bumbu rempah, citarasa dan tampilan berbeda, dari bebek goreng biasa. Ketiga, tersedia banyak menu yakni bebek, ayam, merpati, dan puyuh, dan cocok untuk tempat nongkrong. “Tersedia tempat bermain anak di beberapa outlet,” tuturnya.

Lebih jauh Rudi memaparkan tentang prospek bisnis Bebek BKB. Pertumbuhan Bebek BKB sejak berdiri sampai sekarang grafiknya tak pernah menurun. “Di bulan bulan tertentu turun tapi naik lagi. Bisnis Bebek BKB di bawah PT Nuansa Kulinari Indonesia saat ini sudah memiliki bisnis yang stabil, berbeda ketika awal berdiri di tahun pertama di mana sempat mengalami pembenahan. “Bisnis ini sekarang sudah stabil, sudah trial and error. Kita sudah coba di pinggir kota seperti Pekayon, Cibinong, dan terbukti berjalan baik sehingga siap dibuka dengan sistem franchise,” tandasnya

Zaziri

Surabi Teras, Surabi yang Berkelas Kafe
Bagi kebanyakan orang, Surabi tentu bukanlah jajanan asing. Hampir semua orang pernah merasakannya. Apa jadinya jika kuliner yang biasa ditemukan di pinggir jalan ini dikemas dengan konsep kafe? 
Read More
Rasa Autentik Singapura dengan Sentuhan Lokal
Ice Cream dengan cita rasa khas Singapura kian menonjolkan eksistensinya. Seperti bisnis ice cream yang digagas pesinetron muda Parvez Ghoman ini. Seperti apa peluang bisnisnya? Produk makanan pencu
Read More
Rumah Sehat Bahagia, Klinik yang Siap Menyaingi Laboratorium Kesehatan
Sebagai klinik kesehatan, bisnis yang satu ini ingin memperlihatkan kemampuan alat yang dimiliki bahwa dengan waktu yang singkat, tanpa suntik, ambil darah, dan biaya mahal, mampu mendeteksi dini peny
Read More
J&C Cookies, Menakar Renyahnya Pionir Kue Kering Khas Parahyangan
Menjelang Lebaran, beberapa bisnis musiman mulai dilirik pebisnis kecil-kecilan. Salah satunya adalah bisnis kue kering yang kerap dilakoni ibu rumah tangga. Banyak faktor menjadikan bisnis musiman in
Read More