Ray White Gelar Anniversary ke-22 di Ritz Carlton Pacific Place Hotel

Ray White yang tersebar di lebih dari 25 kota besar di Indonesia dengan 175 kantor dan 4500 Marketing Executives dikenal sebagai household name di Indonesia (dimana term real estate sinonim dengan Ray White), baru saja merayakan anniversary-nya yang ke-22 tahun pada 22 Maret 2019 lalu.

Acara yang bertajuk “The 22nd Annual Ray White Awards 2019” tersebut dihelat di Ritz Carlton Pacific Place Hotel, Jakarta. Johann Boyke Nurtanio, CEO Ray White Indonesia pada sambutannya menegaskan, “Seseorang dapat disebut sebagai expert di bidang apapun membutuhkan paling tidak 10.000 jam terbang.

Namun kualitas tersebut tidak dapat bertumbuh dengan sendirinya, diperlukan adanya kemauan untuk terus belajar dan meningkatkan skill yang ada. Kunci dari sebuah kesuksesan adalah mengubah status quo dan meningkatkan standar diri, oleh sebab itu set standar yang tinggi, ikuti training, dan tidak pernah berhenti belajar. Our competitive advantage is rooted in human talent. (Keunggulan kompetitif kami berakar dalam orang-orang kami yang berbakat). Kami sangat bangga dengan orang-orang kami. And we thank you for your hard work!”

Di usianya yang ke-22 ini, Ray White telah meraih berbagai penghargaan, seperti Top Brand Awards selama 6 tahun berturut-turut (2013-2018), Corporate Image Awards (2012-2017), Market Leader Awards (2014-2018), Social Media Awards (2015-2017) Property Awards di tahun 2017- 2018, Top of Mind Awards 2017, dan baru-baru ini memperoleh Top Franchise Awards 2018.

Berbagai penghargaan yang telah diraih ini merupakan bukti bahwa Ray White Indonesia konsisten sebagai agen real estate terbaik di Indonesia. Selain itu, yang membuat acara Awards kali ini lebih spesial lagi adalah adanya kehadiran Loan Market Indonesia yang merupakan sister company dari Ray White Indonesia, juga turut serta merayakan Annual Awards (Company Night) mereka yang kedua.

Pada malam penghargaan bagi para insan yang berprestasi tersebut, terbilang sekitar 22 nominasi yang diumumkan untuk prestasi yang diraih sepanjang tahun 2018. Acara yang sekaligus digelar sebagai perayaan usia Ray White yang ke-22 ini selain dihadiri oleh petinggi Ray White Indonesia, Johann Boyke Nurtanio (CEO of Ray White Indonesia), petinggi Loan Market Indonesia, yaitu Sari Dewi (CEO of Loan Market Indonesia), serta para Principals dan Marketing dari kantor-kantor Ray White di seluruh Indonesia.

Kepercayaan yang tinggi dari dunia turut dibuktikan dengan kehadiran salah satu anggota dari The White Family, yaitu Brian White (Chairman of Ray White Group), yang datang secara langsung dari Australia khusus untuk menghadiri acara bergengsi ini. Sejumlah perwakilan sponsor dan pendukung acara malam itu pun turut hadir, yaitu perwakilan dari JABABEKA Residence, ASTRA Group (Asya & Arumaya), CIMB Niaga, Bank BCA, Bank Mandiri, serta official media partner, yaitu Majalah Franchise Indonesia.Pada puncak acara, dibacakan kategori penghargaan ter-prestigious, yaitu CEO Cup, Office of the Year, serta Marketing Executive of the Year. Untuk kategori CEO Cup, Firman Santoso - Principal dari Ray White Kebayoran Senopati ini berhasil memenangkan kategori paling bergengsi pada malam tersebut. Selain itu untuk kategori Office of the Year, Ray White Prestige Kelapa Gading pimpinan Wilson Ho kembali tampil sebagai pemenang.

Ini merupakan kali ketiga Ray White Prestige Kelapa Gading meraih penghargaan untuk kategori tersebut. Ray White Prestige Kelapa Gading juga meraih peringkat pertama untuk kategori Top 15 Offices. Untuk peringkat kedua diraih oleh Ray White Kebayoran Senopati pimpinan Firman Santoso, dan peringkat ketiga diraih oleh Ray White Emerald Avenue Bintaro pimpinan Alfia Rahmaniar.

Sedangkan untuk Marketing Executive of the Year dan Top 1 Marketing Executive Based on Gross Commission, Andreas Hanel dari Ray White Tomang berhasil sebagai yang terbaik, dan Top 1 Marketing Executive Based on Number of Sales diraih oleh Winny Wynnea dari Ray White Solo Raya.

Seperti telah disebutkan diatas, untuk pertama kalinya Loan Market mengadakan Annual Awards mereka. Untuk Top Loan Adviser Based on Gross Commissions, dimenangkan oleh Meiko Sari dari Loan Market Adam Malik Ciledug.

Di tahun kedua Loan Market, mereka telah menunjukkan peningkatan kinerja penjualannya dengan menjalin kerjasama penyaluran KPR dan KPA dengan berbagai bank, salah satunya adalah dengan Bank Commowealth Bank dan Bank Danamon - SME. Maka dari itu, pada 2nd Loan Market Awards 2019, Bank Commonweatlh Bank berhasil meraih penghargaan Lender KPR of the Year sedangkan Bank Danamon – SME berhasil meraih penghargaan Lender SME of the Year.

Ray White tetap bertumbuh karena komitmen untuk terus mengembangkan kapasitas sumber daya manusia yang dimiliki. Dengan sangat bangga Johann Boyke sampaikan bahwa penjualan dan penguasaan pasar yang semakin dominan.

Hal ini menunjukkan keahlian Ray White Group dengan memaksimalkan nilai jual properti serta kemampuannya dalam memahami kebutuhan pasar properti dan menciptakan kompetisi. Sejak kuartal pertama tahun 2018 lalu, Ray White telah meresmikan 15 kantor baru. Hal ini dipercaya Johann Boyke sebagai musim yang baik dengan awal yang baik. Ray White Indonesia siap merangkul peluang di decade yang akan datang.

 

Alvin Pratama

 

Samwon Jajaki Pasar E-commerce
Samwon mulai masuk ke pasar e-commerce melalui sejumlah marketplace  untuk memperlebar jangkauan pasarnya. SamWon menamai layanan ini dengan sebutan SamWon Shop. Disejumlah marpetplace yang ada
Read More
‘Es Kepal Baba Ali’ Hadirkan Varian Baru Jelang Bulan Suci Ramadhan
Bulan suci Ramadhan 2018, ‘Es Kepal Baba Ali’ menghadirkan promo khusus, yakni siapapun yang bergabung dalam paket kemitraan ‘Es Kepal Baba Ali’ selama bulan Ramadhan akan mend
Read More
Oto Bento Terus Kuasai Pasar Japanese Fast Food
Di Industri franchise, Oto Bento melenggang sendirian menguasai pasar japanese fast food, khususnya di sektor bisnis bento. Sampai kini tiada pesaing yang mampu menyaingi pangsa pasar di bisnis franch
Read More
Lima Waralaba Asing akan Masuk Indonesia
Di tengah perekonomian di Indonesia yang masih belum stabil, tidak lantas menyurutkan beberapa brand waralaba asing untuk tetap membuka cabang di Indonesia. Pasar Indonesia dinilai cukup “empuk&
Read More