Sempoa Kreatif, Pionir Sempoa Yang Mengunggulkan Metode Bayangan

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(http://majalahfranchise.com/res/fiona/drive/uploads/mengerjakan-soal-olimpiade-sempoa-kreatif-di-taman-remaja-maret-2008.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Metode pendidikan Aritmatika ini berbeda dengan kompetitor pada umumnya. Dengan melatih anak berhitung dengan metode sempoa bayangan membuat bisnisnya memiliki keunggulan tersendiri. Hingga saat ini sudah ada 70 cabang yang tersebar di Jawa Sumatera Kalimantan dan juga Sulawesi.

Berdiri sejak 1 Januari 2006, Sempoa Kreatif mendirikan bisnis ini lantaran

agar anak-anak dari semua lapisan baik menengah ke bawah maupun menengah ke atas bisa belajar berhitung cepat menggunakan metode sempoa bayangan.

Sempoa Kreatif membuka cabang pertamanya di Surabaya. Waktu pertama kali membuka cabang respon pasar pada saat itu sangat bagus, oleh karena itu gerai Sempoa Kreatif pun terus bermunculan, seiring  berjalannya waktu dan adanya peminat investor yang tertarik dengan bisnis ini. Sehingga dibukalah cabang kedua ketiga keempat dan seterusnya.

“Jasa pendidikan sempoa kami berfokus dengan kursus berhitung cepat dengan segmentasi anak-anak usia TK hingga SD,” jelas Sofan Kudlori, Direktur Utama Sempoa Kreatif.

Sofan mengungkapkan keunikan yang ada di Sempoa kreatif adalah sejak tingkat dasar anak sudah dilatih berhitung menggunakan metode sempoa bayangan atau tanpa alat.

Sehingga sejak awal anak sudah dibiasakan berhitung cepat tanpa menggunakan alat bantu sempoa. Biaya kursus di mulai dari harga Rp150.000 per-bulan. Seminggu masuk 2 kali dengan durasi 90 menit bertatap muka.

Konsep bisnis yang ditawarkan adalah sistem kemitraan. Menurut Sofan siapapun yang mempunyai tempat untuk ruang belajar dan juga memiliki SDM calon pengajar yang akan di training oleh pusat dapat bekerja sama dengan Sempoa Kreatif untuk membuka kursus di tempatnya. Ditanya mengapa bisnis ini di mitrakan, Sofan beralasan dengan menerapkan sistim kemitraan ini untuk memudahkan pemantauan dari pusat ke cabang atau ke Mitra.

“Keunggulan bisnis kami adalah adanya kontrol dan monitoring dari pusat ke cabang secara kontinyu selain itu juga ada support promosi dari pusat ke cabang yang berkelanjutan,” paparnya.

Yang menjadi keunikan dalam usaha kami dari segi jasa yakni memiliki keunggulan sejak tingkat awal anak sudah dilatih berhitung menggunakan sempoa bayangan metode ini jarang dimiliki oleh lembaga lain sehingga bisa dikatakan ini adalah salah satu keunikan dari jasa Sempoa kreatif.

Menurut Sofan, saat ini lembaga yang fokus di bidang berhitung cepat tidak sebanyak dulu bisa dikatakan tidak banyak lembaga yang bermain di sini. “Strategi kami untuk mengatasi persaingan tentu saja kami tetap dan harus terus menjaga produk kami agar tetap berkualitas serta diminati oleh pasar,” katanya.

Berbicara mengenai kinerja bisnis ini Sofan mengatakan respon pasar sangat bagus hal itu ditandai dengan semakin banyaknya cabang yang telah dibuka hngga berbagai kota di Indonesia.

“Hingga saat ini Cabang kami kurang lebih sekitar 70 cabang yang tersebar di Pulau Jawa Sumatera, Kalimantan, Sulawesi,” jelasnya.

Ditanya mengenai omzet Sofan berkata omset rata-rata per cabang bisa 2 juta hingga 7 juta perbulan tergantung banyaknya jumlah siswa. Potensi bisnis ini kedepannya akan tetap menjanjikan karena bisnis pendidikan adalah bisnis yang sangat besar peluangnya dan menjanjikan hasilnya

Untuk paket investasi Sempoa Kreatif yaitu Rp 15 juta dengan rincian Rp 10 juta deposit dalam bentuk produk atau barang untuk mitra, produk tersebut meliputi perlengkapan belajar siswa sarana promosi perlengkapan administrasi biaya pelatihan cat untuk renovasi ruang kelas dan lain-lain

“Untuk BEP mulai dari 2 sampai 5 bulan tergantung banyaknya siswa semakin banyak siswa maka BEP semakin cepat. Royalty fee sebesar 10% itu pun manfaat royalti kembali lagi ke cabang digunakan untuk suport sarana promosi seperti spanduk banner dan brosur seperti spanduk banner dan brosur,” tandasnya.

 

Alvin Pratama

Manjakan Pelanggan dengan Layanan Family Treatment
Nest Family Reflexology & Spa menawarkan jasa pijat reflexy dan treatment keluarga dengan layanan terlengkap. Tahun ini mulai menawarkan peluang franchisenya.   Meski jasa pijat refleksi  d
Read More
Mary Anne’s Artisan Bisnis Menggiurkan Dibalik Konsep “Artisan” Ice Cream
Dengan konsep dibuat dari nol itu juga produk Mary Anne’s dijamin tanpa bahan premixing dari pabrik, tanpa pemanis buatan maupun pengawet. Ice Cream, pancake, bahkan waffle cone yang tersedia ju
Read More
Ramen Akashi, Ramen Halal Yang Menjadi Santapan Media Jepang
Kuliner di Indonesia memang tidak ada matinya. Makin hari kita makin disuguhkan dengan cita rasa makanan dan minuman yang berbeda-beda. Tak terkecuali makanan asal Jepang yang juga turut memeriahkan r
Read More
Hejo Hejo, Meneguk Peluang Bisnis Cendol Yang Naik Kelas
Orang Indonesia baik tua maupun yang muda tentunya sudah tidak asing lagi ketika mendengar kata cendol. Ya, minuman khas Indonesia ini sudah menjadi satu kuliner yang tak bisa lepas dari memori masyar
Read More