Kegiatan Seminar Kemendag di Korea Selatan

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(http://majalahfranchise.com/res/fiona/drive/uploads/IMG-20181121-WA0012-2.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Bulan November yang lalu Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementrian Perdagangan, bekerja sama dengan (Indonesia Trade Promotion Center ) ITPC Busan Korea Selatan.

Persatuan Pelajar Indonesia Korea (PERPIKA) mengadakan seminar di Busan, Korea Selatan ini merupakan kegiatan Pendampingan Waralaba yang diselenggarakan di Dong-A University Busan Korea Selatan yang bertujuan untuk memberikan bekal kewirausahaan kepada para pekerja migran dan pelajar Indonesia.

Tujuan diselenggarakannya seminar ini ketika mereka kembali ke Indonesia dapat menjadi wirausaha baru khususnya di bidang Waralaba baik sebagai pemberi Waralaba atau penerima Waralaba maupun pemasok bagi usaha Waralaba di daerahnya.

Penyelenggaraan acara kegiatan Pendampingan Waralaba ini  kepada pekerja migran dan pelajar Indonesia di Korea Selatan oleh Kementerian Perdagangan melibatkan beberapa pihak yaitu Atase Perdagangan Republik Indonesia di Korea Selatan, Indonesia Trade Promotion Center di Busan Korea Selatan, Persatuan Pelajar Indonesia di Korea Selatan (Perpika) dan Mitra Pumita.

Selain itu, Kementerian Perdagangan juga turut melibatkan tiga pebisnis waralaba lokal yang telah sukses mengembangkan bisnis Waralaba di Indonesia yaitu Baba Rafi, Bakso Alex dan Bambu Spa sebagai narasumber untuk sharing success story dalam membangun bisnisnya dengan sistem Waralaba.

Ketiga Waralaba tersebut merupakan merek waralaba yang telah terdaftar pada Kementerian Perdagangan dan dikenal luas masyarakat. Disamping itu berdasarkan hasil pengamatan perwakilan kami di Korea Selatan, bisnis restoran dan SPA merupakan bisnis yang cukup diminati di Korea Selatan.

Kebab Turki Baba Rafi berdiri sejak tahun 2003, dalam jangka waktu 15 tahun telah memiliki 1.300 gerai yang tersebar di Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Srilangka, Bangladesh, China dan Belanda. Kebab Turki Baba Rafi merupakan pemenang pertama dalam Penghargaan Waralaba Indonesia tahun 2016 dalam kategori Waralaba Global Indonesia.

Bakso Alex mulai berdiri tahun 1990 dan telah memiliki 13 gerai Waralaba. Bakso Alex merupakan pemenang kedua dalam Penghargaan Waralaba Indonesia tahun 2016 dalam kategori Waralaba Pratama.

Bambu Spa telah berdiri sejak tahun 2008 dan telah memiliki 15 outlet. Dalam waktu dekat, Bambu Spa akan membuka gerainya di Philippines. Bambu Spa merupakan Finalis Penghargaan Waralaba Indonesia tahun 2016 dalam kategori Waralaba Pratama.

Pemerintah berharap dengan memberikan bekal kewirausahaan dapat memotivasi pekerja migran serta pelajar Indonesia untuk menjadi wirausaha baru di bidang Waralaba.

Mengapa Pemerintah melibatkan pelaku usaha dalam kegiatan ini adalah untuk membuka akses pasar di dalam negeri bagi pelaku usaha tersebut. Peserta kegiatan dapat menjajaki peluang menjalin kemitraan dengan sistem waralaba dari Kebab Turki Baba Rafi, Bakso Alex atau Bambu Spa. Peserta diberikan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan usaha yang diminati melalui desk consultation dengan pemilik usaha yang diminati.

Peserta sangat antusias peserta untuk menjalin kerjasama waralaba, dapat terlihat dari surat minat kerjasama yang ditandatangai calon mitra waralaba yang hadir pada seminar, pada akhir kegiatan tercatat total transaksi propektif senilai Rp. 1,245 milyar yang didapat ketiga pelaku usaha waralaba tersebut.

Disamping itu, Pemerintah juga memberikan kesempatan kepada ke-3 pelaku usaha untuk menjajaki kemungkinan investasi di Korea Selatan. Salah satu rangkaian kegiatan Pendampingan Waralaba adalah pertemuan dengan Korea Franchise Association, pertemuan ini dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk memperoleh informasi mengenai prosedur membuka usaha di Korea Selatan.

Berdasarkan jumlah penerbitan STPW dalam kurun waktu 5 tahun terakhir terdapat 222 pelaku usaha Waralaba yang telah terdaftar dengan rincian sebagai berikut 83 pemberi waralaba luar negeri, 85 pemberi Waralaba dalam negeri, 45 penerima Waralaba luar negeri dan 9 pemberi waralaba lanjutan berasal dari Waralaba luar negeri.

Kemendag Percepat Layanan SIUP dan TDP
Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus membenahi layananan perizinan guna mengejar target peringkat 40 dunia dalam kemudahan bisnis di Indonesia (ease of doing business) yang ditetapkan oleh Preside
Read More
Mengajak TKI & Mahasiswa di Taipei untuk Berbisnis Waralaba
Bukan saja di dalam negeri, kegiatan edukasi kepada masyarakat Indonesia terus dilakukan Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. Bahkan para buruh migran dan mahasiswa Indonesia yang berada di Taipei j
Read More
Membidik Pasar Luar Negeri dan Tantangannya
Sebelum memutuskan untuk ekspansi ke pasar global, maka para pewaralaba harus memahami terlebih dahulu berbagai faktor misalnya potensi pasar negara tujuan. Hal ini bisa dilihat dari selera masyarakat
Read More
Syarat & Ketentuan Pendaftaran STPW Serta Konsekuensinya
Sesuai Pasal 2 ayat (1) Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 60/M-DAG/PER/9/2013 tentang Kewajiban Penggunaan Logo Waralaba (Permendag No. 60/2013) menyebutkan bahwa “Pemberi Waralaba dan Penerima Wa
Read More