Nasi Goreng Pandawa, Sajikan 13 Menu Nasi Goreng Andalan

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(http://majalahfranchise.com/res/fiona/drive/uploads/2018-04-30-PHOTO-00000026.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Dengan inovasi di menu-menunya membuat Nasi Goreng Pandawa ini kian diincar oleh para investor. Investasi yang terjangkau dan cepat balik modal menjadi jargon bisnisnya. Target kedepan akan membuka 100 gerai di Indonesia.

Nasi goreng sebagai makanan terenak nomor dua di dunia, versi National Geographic dan CNN Indonesia, sekarang juga menjadi peluang bisnis investasi dengan budget terjangkau, tapi menghasilkan keuntungan dalam jumlah besar. Seperti yang dibuktikan langsung oleh usaha Nasi Goreng Pandawa yang di gawangi Richard Andrea.

Nasi Goreng Pandawa sendiri menawarkan konsep bisnis yang mudah dan terjangkau, bahkan bisa dikatakan berbisnis tanpa modal. Dengan konsep street food, usaha ini bisa dengan mudah dipindah ke lokasi yang potensial. Untuk produk sendiri, terdapat 13 varian nasi goreng yang bisa dipilih oleh konsumen sesuai dengan selera mereka.

Potensi bisnis ini sangat berkembang terlebih nasi goreng merupakan makanan terenak nomor dua di dunia. Masyarakat Indonesia sudah sangat akrab dengan sajian ini. Sehingga membuat bisnis Nasi Goreng Pandawa akan bisa sustain kedepan.

Investasi waralaba di Nasi Goreng Pandawa ini berkisar Rp 20 juta, investor akan mendapat gerobak dan peralatan memasak, plus 2.300 paket bumbu dan kerupuk udang merek Finna. Jika sehari laku 30 porsi, maka dalam 75 hari atau sekitar 2,5 bulan sudah mencapai  Break Even Poin (BEP). Selanjutnya, tinggal menerima keuntungan.

Nasi Goreng Pandawa tersedia dalam 13 rasa Nusantara yang sangat disukai berbagai lapisan dan kalangan masyarakat. Yaitu Nasi Goreng Ijo, Nasi Goreng Krengsengan, Nasi Goreng Rempah, Nasi Goreng Bumbu Rujak, Nasi Goreng Kluwek, Nasi Goreng Bajak, Nasi Goreng Kare, Nasi Goreng Gulai, Nasi Goreng Bumbu Sereh, Nasi Goreng Bumbu Sambal Goreng, Nasi Goreng Rendang, Nasi Goreng Bumbu Kuning, dan Nasi Goreng Laos.

Hingga saat ini Nasi Goreng Pandawa sudah memiliki 4 mitra yang tersebar di Surabaya, Pekanbaru, Bali dan Manado. Dalam jangka dekat juga akan segera menyusul untuk pembukaan mitra.

Kedepan Nasi Goreng Pandawa menargetkan tahun ini membuka 100 outlet di wilayah Malang. Target ini optimis bisa direalisasikan karena mengingat Malang yang markas dari bisnis ini memiliki potensi kuliner yang tinggi.

Alvin Pratama

 

 

Dibalik Gurihnya Bisnis Kemitraan Tahu KRAX
      Tren pertumbuhan industri UKM tanah air beberapa tahun terakhir tumbuh signifikan, khususnya produk makanan dan minuman. Tren tersebut diprediksi berpotensi bakal terus
Read More
Amazy Buka Gerai di Subang dan Bali
Siapa sangka pulau Bali menyimpan potensi pasar yang sangat besar. Salah satu faktor nya adalah didukung oleh daya beli masyarakatnya yang cukup tinggi. Hal ini yang membuat Bali sebagai kota destinas
Read More
MNC Sky Vision Kembangkan Pola Franchise
MNC Sky saat ini menjadi penguasa pasar yang memiliki 2,43 juta pelanggan di sektor bisnis internet dan Kabel TV.  Pihaknya terus melakukan pengembangan bisnis. Salah satunya mengembangkan jaring
Read More
Double Dipps Buka Outlet Baru di Kementerian Keuangan
Double Dipps kembali membuka outletnya di Kementerian Keuangan, pada akhir Januari 2017. Lokasinya berada di Lantai 8 Gedung Parkir Motor, Kompleks Kementerian Keuangan, di Jakarta. Pembukaan gerai w
Read More