Kesadaran Pelaku Usaha dalam Mendaftarkan Waralaba

Sejak tahun 2012 hingga tahun 2017, sebanyak 231 pelaku usaha Waralaba telah memiliki STPW yang diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan. Rinciannya adalah sebagai berikut: 94 Pemberi Waralaba berasal dari Luar Negeri. 76 Pemberi Waralaba berasal dari Dalam Negeri, 54 Penerima Waralaba berasal dari Waralaba Luar Negeri, 54 Penerima Waralaba berasal dari Waralaba Luar Negeri dan 9 Pemberi Waralaba Lanjutan berasal dari Waralaba Luar Negeri.

Secara umum, sudah terjadi peningkatan kesadaran pelaku usaha Waralaba untuk memperoleh Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW). Dengan penerapan pengajuan permohonan STPW secara online melalui Sistim Informasi Perizinan Terpadu (SIPT) yang memudahkan pelaku usaha diharapkan dapat meningkatkan jumlah permohonan STPW di tahun mendatang.

Untuk Regulasi Waralaba masih sama yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2007 tentang Waralaba, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 53/M-DAG/PER/8/2012 Jo. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 57/M-DAG/PER/9/2014 tentang Penyelenggaraan Waralaba, peraturan Menteri Perdagangan Nomor 68/M-DAG/PER/10/201 tentang Waralaba untuk Jenis Usaha Toko Modern, Peraturan Menteri Perdagangan  Nomor 07/M-DAG/PER/2/2013 Jo, Peraturan Perdagangan Nomor 58/M-DAG/PER/9/2013 tentng pengembangan Kemitraan dalam Waralaba untuk Jenis Usaha Jasa Makanan dan Minuman dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 60/M-DAG/PER/9/2013 tentang Logo Waralaba.

Adapun syarat atau kriteria usaha jika ingin usahanya diakui menjadi Waralaba yaitu Usaha Waralaba harus memenuhi kriteria yang disebutkan dalam pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2007 dan Pasal 2 ayat (1) Peraturan Menteri  Perdagangan Nomor 53/M-DAG/PER/6/2012 yaitu:

Memiliki Ciri Khas Usaha

Yang dimaksud dengan “ciri khas usaha” adalah suatu usaha yang memiliki keunggulan atau perbedaan yang tidak mudah ditiru dibandingkan dengan usaha lain sejenis, dan membuat konsumen selalu mencari ciri khas yang dimaksud. Misalnya, sistem manajemen, cara penjualan dan pelayanan atau penataan atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dan pemberi Waralaba.

 

Terbukti sudah memberikan keuntungan

Yang dimaksud dengan terbukti sudah memberikan keuntungan adalah menunjuk pada pengalaman Pemberi Waralaba yang telah dimiliki kurang lebih 5 (lima) tahun dan telah mempunyai kiat-kiat bisnis untuk mengatasi masalah dalam perjalanan usahanya, dan ini terbukti dengan masih bertahan dan berkembangnya usaha tersebut dan menguntungkan.

 

Memiliki Standar Atas Pelayanan dan Barang atau jasa yang ditawarkan secara tertulis.

Yang dimaksud dengan “Standar Atas Pelayanan  dan Barang atau jasa yang ditawarkan secara tertulis” adalah standar secara tertulis supaya penerima Waralaba dapat melaksanakan dalam kerangka kerja yang jelas dan sama (Standard Operational Procedure).

 

Mudah diajarkan dan diaplikasikan

Yang dimaksud dengan “Mudah diajarkan dan diaplikasikan” adalah mudah dilaksakan sehingga Penerima Waralaba yang belum memiliki pengalaman atau pengetahuan mengenai usaha sejenis dapat melaksanakanya dengan baik sesuai dengan bimbingan operasional dan manajemen kesinambungan yang diberikan oleh Pemberi Waralaba.

 

Adanya dukungan yang berkesinambungan

Yang dimaksud dengan “Adanya dukungan yang berkesinambungan” adalah dukungan dari Pemberi Waralaba Kepada Penerima Waralaba secara terus menerus seperti bimbingan operasional, pelatihan dan promosi.

 

Hak Kekayaan Intelektual yang telah terdaftar 

Yang dimaksud dengan “Hak Kekayaan Intelektual yang telah terdaftar” adalah  Hak Kekayaan Intelektual yang terkait dengan usaha seperti merek, hak cipta, paten dan rahasia dagang, sudah didaftarkan dan mempunyai sertifikat atau sedang dalam proses pendaftaran di instansi yang berwenang.

 

 

 

 

 

 

Ikuti Penghargaan Waralaba Indonesia
Saat ini kegiatan Penghargaan Waralaba Indonesia (PWI) telah sampai pada tahap Sosialisasi dan Penjaringan peserta PWI. Sosialiasai dan penjaringan peserta PWI diselenggarakan di 8 lokasi dengan jadw
Read More
Mengajak TKI & Mahasiswa di Taipei untuk Berbisnis Waralaba
Bukan saja di dalam negeri, kegiatan edukasi kepada masyarakat Indonesia terus dilakukan Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. Bahkan para buruh migran dan mahasiswa Indonesia yang berada di Taipei j
Read More
Gairah Baru Waralaba Indonesia Pasca WFSI
Setelah sukses digelarnya acara World Franchise Summit Indonesia (WFSI) 2016 di Jakarta, diharapkan dapat terjadi  multiplier effect dalam menggairahkan waralaba Indonesia sehingga mendorong penc
Read More
Mengulas Maksud Permendag Tentang Pembatasan Gerai Waralaba
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan RI, mengeluarkan peraturan pembatasan gerai waralaba yang tertuang dalam Permendag nomor 68 tahun 2012, dan Permendag nomor 70 tahun 2013. Apa tujuan dari pe
Read More