Ayam Penyet Surabaya, Semakin Manjakan Pelanggan

Setelah meluncurkan food truck, Ayam Penyet Surabaya terus memanjakan pelanggannya dengan menghadirkan truck mushola. Para pelanggan pun bisa menikmati kuliner ayam sambil beribadah di tempat keramaian yang jauh dari masjid dan mushola. 

Pelanggan adalah segalanya. Begitulah prinsip para pebisnis di era saat ini. Tanpa pelanggan perusahaan tak bisa bernapas panjang. Karena itu, apapun dilakukan perusahaan untuk memuaskan pelanggan setianya. Berbagai pelayanan yang tujuannya memuaskan pelanggan pun diciptakan perusahaan untuk memanjakan pelanggan setianya yang menyebar di berbagai tempat.

Nah, Ayam Penyet Surabaya (APS) juga memiliki cara lain untuk memanjakan pelanggannya. Selain menciptakan sajian menu produk yang berkualitas, APS juga menciptakan berbagai pelayanan untuk para pelanggan setianya. Diantaranya adalah meluncurkan food truck untuk menjangkau para pelanggannya yang berada di tempat keramaian seperti bazar, seminar, pameran, konser, pesta dan lain sebaginya.       

Saat ini layanan food truck APS sudah ada di 12 outlet. Namun kedepannya, APS akan menerapkan layanan ini ke semua gerai APS. “Food truck tersebut hadir secara incidental saja, karena rumah makan rata-rata biasanya tutup di jam 12.00 malam ke atas. Nah kita hadir untuk melayani waktu-waktu tersebut. Kedepannya, secara bertahap nanti setiap oulet APS memiliki layanan food truck,” ujar Puspo Wardoyo, Owner Ayam Penyet Surabaya.

Namun tidak sampai di situ saja, APS juga meluncurkan truck mushola yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ibadah sholat para pelanggannya. “Kita harap kehadiran truck mushola ini bisa memfasilitasi para pelanggan yang jauh dari mushola dan masjid. Dengan demikian kita tidak hanya mneyediakan kebutuhan perut saja, tapi juga kebutuhan rohani,” kata Puspo.

APS yang merupakan bagian dari Wong Solo Group bisa dibilang satu-satunya pemain kuliner yang menyediakan mushola berjalan dengan menggunakan truck di Indonesia.  Truck tersebut tidak hanya di APS saja, namun juga beberapa merek Wong Solo Group seperti Ayam KQ5.  

Sejauh ini, baik truck mushola maupun food truck APS berhasil dijalankan dengan baik. Di beberapa titik lokasi banyak para pelanggan APS melaukan sholat ketika waktu masuk shalat. Begitupun food truck, para customer harus antri untuk menikmati menu produk APS. “Kita meluncurkan layanan food truck ini untuk menjangkau konsumen di tempat-tempat keramaian seperti event, pameran, bazar, ulang tahun dan sebagainya. Alhamdulliah food truck APS banyak yang antri di beberapa titik lokasi,” kata Puspo.

Meskipun food truck, APS tetap menyajikan berbagai menu paket yang kualitasnya sama dengan yang ada di restoran APS. Beberapa menu paket seperti Paket Ayam Penyet, Paket Ayam Bakar, Paket Ayam Goreng Lombok Ijo, dan Paket Bebek Penyet dan sebagainya tersaji dalam food truck. “Menu paket kami sangat menggugah selera dan terjangkau oleh kantong. Buktinya banyak para anak remaja yang sampe antri untuk membeli menu paket kita,” kata Puspo. (ZR)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Para Franchisor Ramaikan Kegiatan Reuni Panduo Charity
Sejumlah franchisor dan mitra Bambu Spa ikut meramaikan kegiatan reuni Panduo Charity yang menggelar Golf Gathering di Kota Modern, Tangerang, akhir Mei 2016. Panduo Charity merupakan kumpulan angkat
Read More
Ayam KQ5, Semakin Moncer di Tangan Generasi Kedua
Ayam KQ5 merupakan besutan putri pemilik Wong Solo Group. Merek ini tidak kalah dengan besutan sang Ayah yang membesarkan Ayam Bakar Wong Solo. Tak hanya sukses di berbagai daerah, Ayam KQ5 juga monce
Read More
Pameran Waralaba IFBC 2018 Kembali Digelar
Info Franchise & Business Concept 2018 (IFBC) kembali digelar. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pameran waralaba & peluang usaha ini digelar di Balai Kartini, Jakarta Selatan pada 9 Maret 2018. Pameran
Read More
Bambu Spa Gelar Talk Show di Depok Town Square
Untuk mengangkat market outlet Depok, Bambu Spa menggelar talkshow di pusat perbelanjaan Depok Town Square. Acara yang bertemakan “Sehat dan Cantik bersama Bambu Spa” tersebut menghadirkan
Read More