Martabucks, Menikmati Manisnya Bisnis Martabak Luna Maya-Uya Kuya

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(http://majalahfranchise.com/res/fiona/drive/uploads/Martabucks-Chocochips.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Kesuksesan aktris cantik Luna Maya di dunia entertain tak lantas membuat dirinya berdiam diri. Paras cantiknya yang kerap kali menghiasi layar kaca menjadi modal ampuh dirinya terjun ke dunia bisnis. Sukses sebelumnya dengan bisnis clothing line milikinya, kini dirinya merambah ke bisnis kulliner.

Kudapan yang menjadi khas kuliner Indonesia ini dipilihnya sebagai usaha terbaru Luna. Bersama dengan rekannya yang juga sesama artis Uya Kuya, keduanya membuka gerai martabak dengan nama Martabucks.

Hans, Manager Operasional Martabucks mengisahkan, keduanya sepakat membuat bisnis ini ketika sekitar setahun lalu mereka berada di satu program yang sama. “Selain itu ini juga didasari karena keduanya sama-sama suka yang namanya martabak,” ujarnya.

Kawasan Kemang, Jakarta Selatan menjadi gerai pertama dari Martabucks. Seperti yang sudah diduga sebeleumnya, respon masyarakat begitu antusias kala gerai pertama ini baru dibuka. Kebanyakan dari mereka lebih memilih Martabucks karena varian martabaknya yang unik dan bervariasi.

Berbagai varian rasa martabak memang ditawarkan di Martabucks. Tak tanggung-tanggung, mereka menawarkan hampir 100 varian menu. “Harga yang kami tawarkan ada beragam, dimulai dari Rp 40.000 untuk Martabucks Tipker Classic, Rp 85.000 untuk Martabucks Large Manis/Asin, dan Rp 99.000 untuk Martabucks Asin Mozarella,” lanjutnya.

Selain itu, Martabucks juga selalu menawarkan menu terbaru setiap bulannya atau lebuh sering mereka menyebutnya dengan Martabucks of the Month. Dengan begitu diharapkan masyarakat tidak akan bosan dengan menu-menu yang disajikan.

Bahkan demi menjaga kualitas produk olahannya, Martabucks menerapkan central kitchen sehingga rasa dari Martabucks tetap terjaga dan sama. Saat ini Martabucks telah hadir di tiga outlet seperti Kebon Jeruk, Rawamangun, dan Bendungan Hilir.

“Tidak lama lagi Martabucks akan membuka outletnya yang ke-4 yaitu di daerah Puri, Kembang Kerep, Jakarta Barat, dengan konsep mini café,” imbuh Hans.

Meski sudah setahun berjalan, Martabucks baru secara resmi membuka peluang usaha per Desember 2017. Tentunya cara ini dipilih untuk melebarkan lagi sayap bisnis Martabucks. Diharapkan dengan membuka franchise, bisnis kuliner ini semakin berkembang hingga ekspansi ke berbagai daerah.

Dengan total nilai investasi sebesar Rp 125 juta rupiah, Anda sudah bisa menjadi mitra dari Martabucks. “Para franchisee hanya tinggal duduk manis, sedangkan seluruh peralatan dan perlengkapan akan disiapkan oleh tim Martabucks,” kata Hans melanjutkan.

Dengan investasi sebesar itu para mitra juga akan mendapatkan Sistem (SOP Operasional Outlet), Hak Penggunaan Merek, Pedoman Merek (Logo dan Warna), Pelatihan (Selama 1 minggu termasuk dengan bahan baku latihan, untuk 2 orang karyawan), Bahan Baku Awal (Untuk 1 bulan pertama), Peralatan Dagang (Booth, Neon Branding Logo Martabucks.

Tak sampai di situ, untuk bantuan awal Martabucks juga memberikan training selama 1 minggu untuk 2 orang karyawan termasuk bahan baku untuk latihannya. Selain itu dengan mempromosikannya di media sosial, yaitu di akun Instagram Martabucks.

Anda tertarik dengan peluang bisnisnya?  Informasi lengkapnya bisa anda baca di Majalah Franchise edisi Januari 2018.

Ade Komala

Warung Tekko Ramaikan Industri Waralaba
Warung yang identik dengan olahan Iga ini rupanya tertarik untuk ekspansi melalui jalur waralaba. Seberapa prospektif peluang bisnisnya? Siapa yang tak tergiur dengan sajian Iga Bakar, Iga Penyet dan
Read More
Meet Up Ice Blend, Peluang Bisnis Ice Blend Asal Surakarta
Ice Blend, minuman yang di gandrungi anak muda ini sudah merambah ke masyarakat perkotaan besar. Tak sedikit yang mewaralabakan minuman ini. Salah satunya adalah Meet Up Ice Blend. Seperti apa peluang
Read More
Princess Syahrini, Karaoke Keluarga Yang Menerapkan Konsep Mewah
Tren bisnis karaoke artis terus berlanjut. Di bawah manajemen PT Mahkota Perdana, kini karaoke Pricess Syahrini Family KTV ikut meramaikan bisnis ini dan siap bersaing. Seperti apa? Ketenaran artis S
Read More
Bebek Crispy Khas Bali Yang Siap Ramaikan Bisnis Franchise
Selain dikenal sebagai pulau wisata bertaraf internasional, Bali juga memiliki kuliner yang tidak kalah dengan pulau lainnnya. Salah satu kuliner favorit di Bali adalah kuliner bebek. Dibanding ayam,
Read More