Ayam Karkas.com, Supplier Ayam Broiler yang Sudah Ekspor Ke-3 Negara

Supplier ayam asal Bogor ini selain melayani pelanggan mulai dari Hotel, Restoran, hingga para UKM dan Waralaba, produknya juga sudah diimpor ke Prancis, China, dan Rusia.

Siapa yang tidak suka ayam? Dari mulai ayam goreng, ayam bakar, ayam penyet, dan beragam sajian lainnya yang menggugah selera. Potensi besar di bisnis ayam potong inilah yang dilirik pasangan suami-istri, Angga Andhikka dan Yurnia Indriasari, lewat ayamkarkas.com.

Mereka menjadi penyambung lidah puluhan rumah potong ayam di Pulau Jawa. Dari hanya menjual per  kilo, kini mereka mampu melayani permintaan dalam jumlah besar. Dengan tiga gudang yang ada, mereka mampu menyimpan hingga 100 ton daging ayam karkas, ayam potong tanpa kepala, ceker, dan jeroan.

“Kami mulai November 2013. Dari jualan biasa, tidak ada stok, kemudian punya gudang. Rata-rata penjualan per bulan 30-50 ton. Kami jualan via online di ayamkarkas.com,” kata Angga yang menjadi pemilik UD Griya Makmur Lestari bersama sang isteri tercinta.

Untuk menjaga stabilitas harga, dua sejoli ini menjalin kemitraan dengan puluhan rumah pemotongan yang berlokasi di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Bila dibandingkan harga daging sapi yang lebih stabil, harga ayam potong lebih fluktuatif. Harga bahkan bisa berubah setiap hari.

Ayamkarkas.com memiliki kriteria khusus untuk setiap rumah pemotongan yang dirangkul. Yakni, memiliki sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta sertifikat kesehatan pangan hingga ayamnya. Hal ini untuk memberi rasa aman kepada para pelanggan.

Para pembeli ayam beragam, mulai dari kalangan rumah tangga biasa, warung padang, franchise ayam goreng, katering, restoran, hotel, dan cafe. Permintaan ayam potong yang masuk rata-rata mencapai 30-40 ton setiap harinya.

Namun, mereka belum bisa memenuhi seluruhnya. Mereka belum bisa melayani permintaan dengan pembayaran tempo yang biasanya diminta oleh pelanggan besar, seperti katering untuk pabrik di wilayah Cikarang.

“Kalau modalnya kuat, potensi bisnis ini besar banget. Banyak yang meminta tempo pembayaran, tapi kami tidak bisa begitu dengan rumah pemotongan,” kata Angga.

Masih jelas terbayang dalam ingatan pria usia 32 tahun itu, salah satu pelanggan kelas kakap melakukan order dalam jumlah besar dengan janji pembayaran 30-45 hari. Namun realisasinya bisa mundur hingga 60 hari. Inilah yang berpotensi mengganggu cashflow perusahaan.

Oleh karena itu, ayamkarkas.com kini fokus menjaga pelanggan setia yang melakukan pembayaran tunai ataupun dengan kartu kredit seperti franchise ayam goreng dan katering besar yang tempo pembayaran tidak lebih dari 3 hari.

“Kami perbaiki terus pelayanan. Saat ini, layanan sudah 24 jam. Kami juga menerima retur produk yang cacat atau ada masalah. Kami bisa mengantar pesanan di atas 50 kilogram. Harga juga berani diuji,” kata pria yang doyan main game dan musik ini.

Produk ayamkarkas.com beragam. Dari mulai ayam karkas, sayap ayam, ati-ampela, boneless lean dada, dan boneless lean paha. Ukuran ayam karkasnya pun bervariasi, mulai dari 700 gram hingga 1 kilogram. Daging ayam juga tahan 6 bulan hingga 1 tahun di dalam lemari pendingin. Tak heran, pelanggan mereka tidak hanya datang dari dalam negeri. "Kami pernah mengirim daging ayam ke Prancis, Cina, dan Rusia lewat supplier di sana," kata Indri.

Ke depan, ayamkarkas.com akan memperkuat sisi hilir, yakni menyediakan produk siap makan, seperti ayam goreng, ayam bakar, atau ayam yang telah diberi bumbu. Ini bisa membantu meningkatkan serapan stok ayam di gudang.

Saat ini, mereka juga telah memiliki produk kentang siap goreng yang diimpor dari Belanda. Kualitas kentang ini di atas rata-rata kentang di Indonesia. Ini untuk melengkapi permintaan ayam dari franchise ayam goreng seperti Hisana, Sabana, dan d’Besto.

“Mimpi kami, ingin punya produksi sendiri, pemotongan sendiri, ekspor besar. Dari hulu ke hilir. Kami ingin menciptakan banyak lapangan pekerjaan. Sekarang bermitra dengan pemotongan, nanti dengan peternak. Kami ingin mengayomi semuanya. Semua berkah, sama-sama untung,” ujar Angga.

Alvin Pratama

 

Polytron Terus Berinovasi di Usia 40 Tahun
Perusahaan yang dikenal sebagai penghasil perlengkapan barang elektronik semisal Televisi, radio lemari es, LED TV, dan masih banyak lagi barang elektronik lainnya ini menapaki usia yang ke-40 tahun.&
Read More
KN Food, Supplier Bahan Baku Fast Food Yang Sudah Berpengalaman
Supplier asal Klender Jakarta Timur ini sudah 10 tahun melayani para UKM dan Waralaba dalam memenuhi kebutuhan bahan baku. Beberapa UKM dan pemilik waralaba pun menjadi customernya. Berdiri sejak 200
Read More
HIGO Memudahkan User Membaca Majalah Melalui Smartphone
Perkembangan teknologi khususnya pada ponsel pintar semakin memudahkan seseorang dalam melakukan banyak kegiatan termasuk mengubah gaya hidup saat ini. Hal ini yang coba diberikan oleh HIGO, sebuah ap
Read More
Fira Os Hadirkan Layanan Fira Tv Bagi Pengguna Smartphone
Belum lama ini PT FIRA meluncurkan Fira OS, untuk mengimbangi kebutuhan konsumen akan perkembangan industri smartphone di Indonesia.   Tingginya jumlah pengguna smartphone, belum diimbangi denga
Read More