Procil, Menimbang Potensi Bisnis Bubur Anak Organik dengan Kualitas Terbaik

Bisnis makanan organik kini semakin tumbuh seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Selain buat orang dewasa, belakangan banyak juga produk makanan organik khusus bayi.

Salah satu pemainnya adalah Siti Sahlani yang mengusung brand Procil Bubur Organik. Usaha ini didirikan sejak 5 tahun yang lalu. Ide bisnis ini muncul setelah ia membuat bubur khusus untuk anaknya. Dari situ dia berinisiatif membuka usaha bubur organik.

“Perkembangan bisnis Procil cukup bagus karena produknya merupakan makanan utama atau kebutuhan primer, terutama untuk bayi balita. Sehingga produk Procil terus dicari setiap harinya. Selain itu karena perkembangan yang cukup bagus banyak muncul kompetitor baru saat ini,” ujar Siti.

Hingga saat ini jumlah gerai Procil berjumlah 272 gerai. Dari jumlah gerai tersebut milik pusar berjumlah 10 outlet dan milik mitra 262 gerai.

Siti menambahkan, keunggulan produknya antara lain pertama produk yang dimiliki telah sertifitikasi dari Dinas Kesehatan dan LPPOM MUI, sehingga produk terbukti aman untuk dikonsumsi serta halal. Kedua, menu produk bervariasi terdiri dari 7 menu dalam produk bubur organik.

Ketiga, merek produk terdaftar di HKI. Keempat, memiliki lebih dari 200 outlet di Indonesia sehingga berpengalaman dalam mengelola outlet dan Mitra. Kelima usaha legal dan berbadan hukum, keenam margin produk sampai dengan 100%, dan yang terakhir Return of investment yang singkat, kurang dari 1 tahun.

Dalam waktu dekat, Procil akan meluncurkan inovasi terbaru yakni bubur formula yang telah terbukti menaikkan berat badan anak secara signifikan. “Ini telah diuji dalam beberapa pasien anak di rumah sakit dengan kasus gizi buruk,” kata Siti.

“Bisnis saya bisa bertahan hingga saat ini karena kami tetap komitmen dalam menjaga kualitas produk dan mengembangkan inovasi produk dari mulai rasa, menu sampai kemasan, sehingga konsumen tidak bosan dengan produk yang ada,” bebernya.

Siti menambahkan, bisnisnya ini memiliki potensi masih sangat besar, mengingat jumlah pertambahan bayi balita di Indonesia masih terus berkembang. “Kami berharap produk Procil ini bisa dikonsumsi oleh seluruh anak Indonesia, baik di kota maupun di pelosok daerah,” terangya.

Informasi selengkapnya bisa Anda baca di Majalah Franchise edisi November 2017.  

Alvin Pratama

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Usung 3 Konsep Greenpreneur, Socialpreneur dan Profitable
Inovasi atau mati! Begitulah ungkapan bisnis yang sering dilontarkan para pakar dan praktisi bisnis. Terlebih lagi bisnis yang bergerak di bidang jasa. Jika tidak ingin kehilangan pelanggan, maka Inov
Read More
Hadirkan Menu Chinese Food Asal Pulau Dewata
Restoran yang satu ini menawarkan sajian khas oriental. Seperti apa peluang bisnisnya? Makanan khas dataran China atau chinese food sudah memiliki penggemar tersendiri di Indonesia. Bumbu racikannya
Read More
Peluang Bisnis Minuman Susu dari Negeri Ginseng
Bisnis minuman susu dari negeri Gingseng ini tengah naik daun. Berbeda dengan susu segar pada umumnya Moo Moo Korean Milk menggabungkan susu ice bland dengan varian rasa buah.    Inovatif
Read More
Pringsewu, Mengintip Bisnis Rumah Makan dengan Konsep Taman
Restoran asal kota kecil di selatan Gunung Slamet ini sudah melegenda sejak 29 tahun silam. Mengusung konsep taman, restoran ini siap ekspansi lewat pola franchise.  Apabila kita menelusuri sep
Read More