Adi Bagus Kristanto, Mantan Sales Yang Kepincut Bisnis Kuliner Jepang

Pria Berdarah Jawa ini memulai kariernya di salah satu perusahaan ternama, PT Kawan Lama Sejahtera di Jakarta selama 4 tahun sebagai Sales Specialist. Setelah 4 tahun bekerja di Jakarta ia memutuskan untuk kembali ke tanah kelahirannya di Solo. Ternyata pria bernama lengkap Adi Bagus Kristanto ini tertarik untuk mendirikan usaha makanan waffle.

“Waktu membuka usaha makanan Waffle, saya melihat pangsa pasar produk Japanese puff snack sangat minim di Indonesia, lantas saya buka bisnis kedua ini dengan label Kumayaki. Kumayaki merupakan produk kedua dari bisnis yang saya franchisekan,” papar pria hobi sepak bola ini.

Sejak di franchisekan 2016 lalu, Kumayaki ternyata mendapat respon yang positif. Hal ini ditandai dengan pembukaan gerai pertama kali dan hingga kini sudah ada 12 gerai yang aktif di Jakarta. Bogor, Banjarmasin. Jambi. Solo. Yogyakarta, Semarang, Surabaya. Medan, dan Makassar.

“Sejauh ini kinerja bisnis di Kumayaki seperti system yang saya buat sudah efektif walau masih ada beberapa kekurangan di bagian management pengiriman,” bebernya.

Meski kini sudah sukses menjadi seorang entrepreneur Adi tidak lupa dengan pengalaman susah dalam menjalankan bisnisnya dulu. Saat itu hampir setiap weekend ia mengikuti ajang pameran. Tujuannya untuk mendongkrak bisnis yang dilakoni sekarang. Namun kini ia sudah memetik hasilnya dengan gerainya yang tak sepi pengunjung.

Boleh dibilang Kumayaki ini bisnis yang tergolong baru, namun Adi tak khawatir jika bisnisnya ini difranchisekan. Ia percaya diri untuk memulai memasarkan produk lewat sistem Franchise. Setelah sering mengikuti pameran kuliner dan respon masyarakat benar-benar percaya dengan produknya, ditmabah penjualan yang signifikan setiap kali mengikuti pameran, ia yakin Kumayaki memberi keuntungan yang baik bagi franchisee.

“Perjuangannya adalah selalu buka pameran  hampir tiap sabtu-minggu di tiap kota di jawa tengah selama 1 tahun. Dan sukanya adalah reaksi pembeli yang bagus sekali,” ujar pria yang akrab disapa Adi.

Sekarang, bisnisnya lebih mudah dijalankan karena ada system yang mumpuni agar bisnis berjalan sendiri dengan baik. Target Adi selanjutnya adalah meningkatkan kualitas dan system yang lebih baik seiring inovasi yang terus berjalan.

Alvin Pratama

 

 

 

Darin Nasywa Alia, Punya Bisnis Sendiri di Usia 10 Tahun
Kebanyakan anak seusianya lebih memilih menghabiskan waktunya untuk bermain. Tetapi Darin Nasywa Alia, lebih memilih berbisnis. Di usianya yang memasuki 10 tahun, Darin, panggilan akrabnya memilih me
Read More
Ricky Ferdinan Sutrisn, Magister Arsitektur Banting Setir ke Bisnis Kebab
Magister Arsitektur Banting Setir ke Bisnis Kebab Pria kelahiran Tulung Agung 9 Desember 1985 ini memilih untuk menekuni bisnisnya di dunia kuliner setelah bergelar Magister Arsitektur Universitas A
Read More
Mina Lie, Memulai Bisnis dari Sebuah Kebetulan
Ramah, enerjik, lemah lembut, dan murah senyum menjadi kesan pertama yang terlihat ketika bertemu dengan wanita bernama lengkap Mina Lie ini. Dia adalah Presiden Direktur Gelamisto Indonesia. Se
Read More
Howard Sudihardjo, Help People First and The Money Will Follow Latter
Menjadi pebisnis itu jangan pernah takut gagal. Kalaupun gagal, maka harus cepat bangkit kembali. Inilah yang juga dirasakan oleh Howard Sudihardjo, Director Art Metal Laserindo. Gagal di bisnis-bisni
Read More