Belum Memiliki STPW? Siap-Siap Didenda Rp 100 Juta

Dalam rangka meningkatkan jumlah penerbitan STPW bagi Pemberi Waralaba Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan melakukan kegiatan Pengawasan Kegiatan Usaha Waralaba secara rutin. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kewajiban pelaku usaha waralaba untuk memiliki STPW sesuai Permendag No. 53/M-DAG/PER/8/2012 agar segera dilaksanakan. Karena jika tidak, para pelaku usaha waralaba harus menerima sanksi berupa denda maksimal Rp. 100.000.000,-.

Sanksi bagi Pemberi dan Penerima Waralaba telah diatur dalam Pasal 32 Permendag No. 53/M-DAG/PER/8/2012, yaitu setiap Pemberi Waralaba dan Penerima Waralaba yang belum memiliki STPW akan diberikan surat peringatan tertulis paling banyak 3 kali dengan tenggang waktu masing-masing 2 minggu. Apabila masih belum melakukan pendaftaran, maka Pemberi Waralaba dan Penerima Waralaba akan dikenakan denda maksimal Rp. 100.000.000,-. Bagi pelaku usaha waralaba, STPW merupakan legalitas bagi para pemberi waralaba dan (calon) penerima waralaba untuk melakukan kegiatan usaha. Selain itu, pelaku usaha waralaba yang sudah memiliki STPW akan diberikan fasilitas pengembangan akses pasar baik pada pameran waralaba di dalam negeri maupun luar negeri oleh Kementerian Perdagangan.

Dari sisi hukum, kepemilikan STPW memberikan hal positif pelaku usaha waralaba, karena inilah yang membedakan antara usaha waralaba dengan Business Opportunity (BO). BO tidak wajib memiliki STPW karena belum memenuhi kriteria waralaba sebagaimana yang disebutkan dalam Pasal 2 ayat (1) Permendag No. 53/M-DAG/PER/12/2012.

Dalam aturan tersebut juga dijelaskan bahwa, sesuai dengan Pasal 2 ayat (2) dan Pasal 34 Permendag No. 53/M-DAG/PER/12/2012, BO dilarang menggunakan istilah waralaba dalam menjalankan kegiatan usahanya dan jika melanggar akan dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Hingga saat ini jumlah penerbitan STPW bagi pelaku usaha waralaba dalam negeri belum seluruhnya. Olehnya itu, para pelaku usaha waralaba diharapkan bisa segera memproses STPWnya. Kini proses pendaftaran STPW ini bisa dilakukan secara online.

Langkah awal yaitu, menyiapkan NPWP, TDP, KTP penanggung jawab, Surat Kuasa jika dikuasakan, dan KTP yang diberi kuasa. Jadikanlah dokumen-dokumen tersebut ke format digital. Kemudian bukalah portal Direktorat PDN dengan alamat http://sipt.kemendag.go.id lalu masuklah ke menu registrasi dimana diwajibkannya untuk mengunggah dokumen sesuai dengan persyaratan yang ditentukan dan mengisi formulir isian yang tersedia.

Kemudian sistem akan melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dokumen yang di unggah dalam satu hari kerja. Pastikan email yang didaftarkan aktif untuk menerima email balasan yang berisi jawaban dari registrasi yang dilakukan.

Jika pengajuan ditolak oleh sistem dikarenakan data atau dokumen tidak sesuai, maka dapat melakukan registrasi kembali dengan melengkapi dokumen dan data yang sesuai. Jika registrasi diterima maka akan diberi hak akses yang dapat digunakan untuk Login kedalam portal.

Hak akses yang dimiliki akan terus berlaku selama tidak melakukan pelanggaran dan dapat dilakukan berbagai keperluan seperti mengajukan perizinan, menelusuri proses perizinan yang telah dilakukan, serta mendapatkan surat izin yang dapat dicetak.

Mendorong Waralaba ke Pemasaran Sistem Digital
Potensi pasar e-commerce sangat besar di Indonesia. Jika mengacu pada data Asosiasi Pengguna Jasa Internet Indonesia dan emarketer pada 2015 terdapat 88,1 juta pengguna internet dan 63,4 juta pengguna
Read More
Syarat dan Ketentuan Pendaftaran STPW yang Wajib Dimiliki oleh Pemberi dan Penerima Waralaba
Standar dan ketentuan pendaftaran STPW diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2007 tentang waralaba, dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 53/M-DAG/PER/8/2012 Jo. Peraturan Menteri Perdaga
Read More
Kesadaran Pelaku Usaha dalam Mendaftarkan Waralaba
Sejak tahun 2012 hingga tahun 2017, sebanyak 231 pelaku usaha Waralaba telah memiliki STPW yang diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan. Rinciannya adalah sebagai berikut: 94 Pemberi Waralaba berasal
Read More
Segera Miliki STPW Sebelum Dikenai Denda Rp 100 Juta
Hingga akhir 2014, Kementerian Perdagangan telah mengeluarkan 294 STPW kepada 105 Pemberi Waralaba Luar Negeri, 27 Pemberi Waralaba Dalam Negeri, 153 Penerima Waralaba Luar Negeri dan 9 Pemberi Warala
Read More