Rini Sutendi, Mantan Reporter SCTV yang Mencoba Dunia Baru

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(http://majalahfranchise.com/res/fiona/drive/uploads/rini-sutendi.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Status sebagai karyawan tetap di stasiun televisi swasta pun harus ia tanggalkan. Memilih profesi baru sebagai PR & Marcom di West Point Hotel Bandung. Secara keilmuan, PR & Marcom memang masih satu alur dengan jurusan yang ia pilih ketika di Unpas Bandung yaitu jurusan Hubungan Internasional. Tetapi dunia jurnalis yang lebih dulu digelutinya membuatnya harus banyak menyesuaikan diri ketika bergabung di hotel bintang empat di Bandung itu.

Di kampusnya itu, perempuan yang akrab disapa Rini itu merupakan lulusan terbaik dengan IPK 3,95. Selama di SCTC ia sempat mendapatkan beasiswa short course di Australia untuk journalism & english for second language selama setahun.

Pertengahan 2016, ia memilih bergabung dengan West Point Hotel dengan jabatan sebagai Public Relations & Marketing Communication. Posisi yang juga tidak jauh dari profesinya sebagai jurnalis. Bedanya, jika sebelumnya ia berhadapan dengan narasumber untuk wawancara atau liputan, kini ia hanya berhadapan dengan rekan seprofesinya.

“Tertarik ke public relations nya, dan saya pikir masih berhubungan juga dengan jurnalistik, seperti bikin press release, bertemu dengan rekan-rekan jurnalis,” kata Rini. Di profesinya yang baru itu, ia mengemban tugas untuk mengkomunikasikan, membangun merek, dan promosi West Point Hotel Bandung. Menurutnya, tugas yang diberikan itu sangat menyenangkan. Selain bisa tetap sejalur dengan jiwanya sebagai jurnalis, juga bisa menjadi wadah untuk belajar tentang branding, dan promosi.

“Di tempat ini (West Point Hotel) saya sangat senang karena bisa belajar bagaimana melakukan promosi, dan branding yang strategis dan efektif. Jadi ketika tidak bekerja disini lagi, dan ingin berbisnis sendiri saya sudah paham tentang cara-cara branding dan promosi yang tepat. Banyak ilmu yang bisa saya terapkan dalam kehidupan saya sehari-hari kelak setelah tidak disini,” papar wanita murah senyum itu. Di Kota Bandung, selain bertugas sebagai PR & Marcom, ia juga menjadi presenter freelance di salah satu stasiun TV swasta lokal Bandung.

“Sebenarnya tujuan saya tidak lain untuk membangun jaringan dan mempertahankan hubungan yang baik dengan teman-teman media. Sehingga saya bisa terus mengkomunikasikan merek West Point Hotel,” jelas Rini. Bagaimana dengan suka dukanya di dunia barunya?

“Setidaknya sekarang jadi PR & Marcom itu pulangnya bisa lebih teratur dibandingkan saat sebagai jurnalis yang waktu kerjanya dituntut fleksibel unlimited time,”papar pehobi baca buku itu. Awalnya, ia mengaku cukup sulit beradaptasi walaupun masih satu alur dengan dunia jurnalis. Ia banyak belajar tentang tugas-tugas public relations, dan marketing communication. “Adaptasi awal ini memang cukup sulit, tetapi saya belajar karena saya yakin bisa dan masih satu linear dengan profesi saya sebelumnya di jurnalistik,” katanya.

Kini ia menjadi salah satu yang cukup populer di kalangan rekan-rekan wartawan jika berbicara tentang West Point Hotel. Di tangannya juga diletakkan tugas untuk membangun dan terus mengkomunikasikan merek hotel bintang empat dengan layanan bintang lima itu.

Julhan Sifadi

 

Fendy Julianto, Asisten Dokter Yang Banting Stir ke Bisnis Pijat Reflexy
Asisten Dokter Yang Banting Setir ke Bisnis Pijat Reflexy Fendy Julianto sejatinya mengawali kariernya sebagai asisten dokter. Namun kepandaiannya dalam melakukan pijat refleksi membawa pria kelahira
Read More
Oka Kauripan, Segala Rintangan Pasti Ada Jalan Keluarnya
Oka Kauripan adalah Direktur Operasional LJ Hooker Indonesia, yang berperan terhadap pengembangan franchise LJ Hooker di Indonesia. Ia bertugas memimpin tim support franchise yang terdiri dari trainin
Read More
Siti Sahlani Tekuni Bisnis Karena Perasaan Bersalah
Bisa dikatakan wanita ini merupakan salah satu pegawai yang mendapat hidayah untuk terjun di dunia entrepreneur, wanita bernama lengkap Siti Sahlani ini tak menyangka bahwa dirinya menjadi seorang peb
Read More
MUHAMMAD ARIEF FATONI Melahirkan Bisnis dari Pengalaman Pribadi
Pengalaman memang kerap menginspirasi kita untuk melahirkan peluang bisnis baru. Seperti yang dialami Muhammad Arief Fatoni, yang sukses mendirikan 55 gerai barbershop di berbagai kota di pulau Jawa.
Read More