Laundryklin, Laundry Aplikasi Pertama yang Menawarkan Kemitraan

Mayoritas laundry memang masih beroperasi secara konvensional walaupun era digital kini terus bertumbuh pasarnya. Bisa jadi salah satu pertimbangannya adalah faktor investasi yang tidak sedikit. Atau mereka telah sukses memiliki pelanggan-pelanggan sendiri yang cukup loyal.

Bagi PT Kliknklin, era digital kini harus bisa direspon dengan cepat khususnya di sektor laundry. Karena itu, perusahaan ini meluncurkan merek laundry berbasis aplikasi dengan merek Laundryklin.

Chief Executive Officer, Kliknklin, Raka Destama menjelaskan alasannya mengapa memilih laundry aplikasi. “Pada umumnya laundry itu marketnya terbatas dengan radius 500 meter hingga 800 meter. Dengan menggunakan aplikasi ini, marketnya tidak terbatas, dan kita bisa melayani permintaan pelanggan dimana hendak dijemput pakaiannya, dimana akan diantarkan, dan kapan akan diantarkan. Semua bisa kita lakukan dan ini akan memudahkan mereka yang tingkat mobilitasnya tinggi atau tidak memiliki waktu untuk mengantar sendiri pakaiannya ke laundry,” katanya.

Sebagai bisnis yang berbasis aplikasi, Kliknklin memiliki tim IT khusus yang bertugas memonitor jalanya operasional bisnis.

Menariknya, Laundryklin tidak memiliki banyak jenis layanan seperti umumnya laundry konvensional yang terdiri dari layanan cuci reguler dua atau tiga hari dan layanan ekspres cuci sehari jadi. “Di Laundryklin, semua proses cuci sehari jadi. Olehnya itu kita tidak ada yang namanya cuci ekspress karena semua cuci kita sehari harus kelar,” tambah Lastika Nugraha, Relationship Manager, Kliknklin.

Di Jakarta, Laundryklin telah memiliki 8 cabang, dan sementara berlangsung pembangunan 5 outlet lagi di Jakarta dan 15 outlet di Bandung, Jawa Barat. “Tahun ini kita targetkan pembukaan 100 outlet di 10 kota besar seperti Surabaya, Medan, Makassar, dan Jabodetabek,” kata Raka.

Tidak hanya memanfaatkan kecanggihan teknologi, menurut Raka, Laundryklin juga memiliki banyak keunggulan yaitu menggunakan deterjen berkualitas dan ramah lingkungan, menggunakan water treatment proses, layanan antar jemput, digital marketing support, jaringan partner yang luas, memiliki sistem komputerisasi yang didesain khusus, dukungan manajemen profesional dan dukungan order secara online.

“Kami telah memiliki pemetaan pasar terkait jumlah pengguna jasa laundry dalam suatu kota sehingga jika mitra akan bergabung, kita akan sarankan dilokasi-lokasi yang sudah kita maping itu. Karena disitu dijamin sukses dan data kita ini real,” ujar Raka.

Informasi selengkapanya terkait investasi franchisenya bisa Anda baca di Majalah Franchise edisi Mei 2017.

Julhan Sifadi

Yoya Hijab Memanfaatkan Member untuk Memperkuat Jaringan Bisnis
Perkembangan hijab sebagai bagian penting bagi wanita untuk menutup kepala kini semakin eksis. Ragam warna dan motif menjadi kekuatan hijab hingga kehadirannya mampu menyulap 
Read More
Kedai Sosis Propie, Pionir Sosis Bakar Berkonsep Food Truck Yang Tetap Eksis
  Satu lagi tawaran peluang bisnis sosis bakar dari Bekasi yang tengah tren dan naik daun. Mengusung konsep Food Truck, bisnisnya tengah diminati banyak konsumen. Seperti apa peluang bisnisnya?
Read More
Prime Generation, Bimbel dari Jogja Yang Siap Ramaikan Industri Waralaba
Kebutuhan belajar siswa tidak cukup jika hanya dilakukan saat berada di sekolah saja, terkadang para orang tua menginginkan agar anak-anaknya lebih pintar sehingga mereka memberikan pendidikan atau le
Read More
Bree Chocolateria Kafe Spesialis Cokelat dari Surabaya
Ketersediaan kakao di dalam negeri yang berlimpah membuat potensi bisnis cokelat terbuka lebar untuk digarap. Salah satu produk olahan kakao yang populer saat ini adalah minuman. Itu sebabnya, kini ma
Read More