SABRINA, Banting Setir dari Teknik Sipil ke Usaha Tiram

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(): php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(http://majalahfranchise.com/res/fiona/drive/uploads/Sabrina-TOKOH-241x300.jpg): failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Kesuksesan seseorang memang tidak bisa diprediksi walaupun kadang apa yang dilakukan bertolak belakang dengan defenisi ilmu yang dimiliki. Sabrina contohnya, pemilik perusahaan PT Sabrina Grange Import, yang sukses membawa produk Oister atau tiram ke sejumlah supermarket waralaba terkemuka, dan sejumlah restoran seafood ternama di Indonesia. Sebelum menekuni dunia marketing, wanita yang baru berusia 25 tahun itu awalnya bekerja di salah satu perusahaan teknik sipil selama 3 tahun di Prancis. Perusahaan tersebut sesuai dengan ilmu yang didapatkan di bangku kuliah. Tetapi tiba-tiba ia beralih profesi untuk menekuni dunia baru di bidang marketing. Peralihan profesi wanita itu disebabkan karena tingginya produksi tiram di daerahnya dan dianggap memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan pasarnya. Didukung pula nama besar Bourcefranc – Le Chapus, sebagai penghasil Oister berkualitas di Prancis yang telah mendunia. “Dan saya katakan, di Indonesia merupakan pasar yang tepat untuk kita masuk, dan hasilnya cukup baik. Kita bisa masuk di sejumlah Supermarket, dan restoran-restoran Seafood,” kata Sabrina, ketika ditemui di Jakarta. Kemampuan wanita kelahiran 20 Januari 1989 itu tidak main-main, karena bisa sukses di Indonesia dan bahkan saat ini tengah merencanakan membangun pasarnya melalui sistem keagenan yang akan dibentuk di setiap kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Bali, dan Bandung. “Saya masih mempelajari ini semua karena menyangkut masalah distribusi dan pertimbangan kesegaran Oister kita agar konsumen menikmatinya,” ucap Sabrina. Terlepas dari peluang pasar Oister di Indonesia, Sabrina, rupanya memiliki alasan lain untuk menekuni dunia barunya. Dan secara spesifik ia memiliki alasan khusus mengapa daerah Indonesia dipilih sebagai negara ekspansinya. Di temui di kediaman rekannya di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabrina mengungkapkan, awal kiprahnya beralih dikarenakan hobinya yang suka jalan-jalan dan tidak suka terikat waktu untuk bekerja. Kondisi itu tidak diperolehnya ketika bekerja di kantor pertamanya yang mengharuskannya disiplin. “Saya orangnya suka jalan-jalan, berinteraksi dengan orang baru jadi saya pikir pekerjaan ini bisa menyalurkan hobi saya itu. Jalan-jalan sambil menghasilkan uang,” kata Sabrina. Sementara pemilihan Indonesia sendiri karena ia kepincut oleh keramahan masyarakatnya, serta budayanya yang beragam. Selama di Indonesia, tak jarang ia meluangkan waktunya untuk mengunjungi beberapa perkampungan penduduk di pelosok, seperti Nusa Tengara Timur, Bandung, dan Bali. “Kalau tempat wisata saya sudah beberapa kali ke Bali, tetapi saya lebih suka melihat budayanya yang unik dan ini menjadi saya sangat senang dengan Indonesia,” tutup Sabrina.
Irwan Suryo Nugroho, Mantan Kameramen yang Sukses Berbisnis Resto Bebek
Setelah 4 tahun bekerja di production house sebagai kameramen Irwan Suryo Nugroho memutuskan berhenti dan mencoba peruntungan di bisnis kuliner. Berbekal pengalamannya membantu usaha catering orang tu
Read More
Elihu Nugroho Lahirkan Ide Cuci Mobil Tanpa Air
Elihu Nugroho adalah salah satu pengusaha yang kreatif dan jeli melihat masa peluang bisnis yang belum digarap banyak orang. Pria ini melahirkan konsep mencuci tanpa menggunakan air yang nyatanya belu
Read More
Novita Sianipar, Ingin Bekerja yang Turut Membangun Bangsa
Sebelumnya, wanita dengan nama lengkap Novita Sianipar ini berkarir di perusahaan advertising dengan posisi sebagai Account Manager. Dengan posisinya itu, ia menghabiskan waktu kerjanya dengan dunia i
Read More
Setiawan, Mantan Karyawan Manufacturing PMA yang Sukses Dirikan Resto Steak
Bagi beberapa orang, memutuskan untuk berhenti dari sebuah perusahaan saat posisinya sudah nyaman mungkin sebuah hal yang menakutkan. Bagaimana tidak, sulitnya mencari kerja ditambah dengan iklim indu
Read More