Yonathan Sebastian Liyanto, Berawal dari Kecintaan yang Membuahkan Hasil

Terlahir dari keluarga pebisnis membuat pria bernama lengkap Yonathan Sebastian Liyanto tidak bertahan lama bekerja di perusahaan. Beberapa jenis usaha sudah pernah ia geluti, mulai dari usaha toko sepeda maupun usaha toko mesin jahit.

Namun kecintaan dirinya terhadap dunia kuliner-lah yang membuat Yonathan akhirnya membuka usaha kuliner yaitu Ayam keprabon pada pertengahan tahun 2015. Karena besarnya permintaan pasar maupun pelanggan, Yonathan akhirnya mulai berfikir untuk mewaralabakan usahanya. Ditambah lagi dengan seminar Franchise yang sempat ia ikuti di Solo menjadi acuan diri baginya untuk lebih memantapkan diri terjun membawa brand Ayam Keprabon ke ranah Franchise.

“Saya ingin berbagi sukses kepada para calon franchise, dengan terserapnya tenaga kerja di berbagai daerah apabila banyak franchisee Ayam Keprabon yang buka, akhirnya pada November kami berangkat ke JCC Senayan untuk pameran franchise dan mendapatkan 5 mitra di sana,” kenang Yonathan Sebastian, Owner Ayam Keprabon.

Hingga saat ini bisnis Ayam Keprabon memiliki 3 gerai milik franchisee yang sudah berjalan. Ditambah 10 antrian waiting list yang sudah dealing dan tinggal menunggu antrian opening. “Jadwal opening franchisee kami hingga sampai dengan oktober 2017 sudah full di bulan Maret lalu,” kenangnya bangga.

Dalam mendirikan bisnis ini Yonathan pun mengalami suka duka. Terlebih lagi ia mendirikannya bersama sang istri Renny Rantika yang saat itu sedang hamil tua menyisakan kenangan tersendiri.

Yonathan memulai bisnis dari 1 gerai yang cukup sederhana. Namun saat opening sambutan pasar luar biasa. Bagi dirinya terlalu banyak kenangan indah saat ia merintis usaha ini dari nol. Saat memulai Ia pernah mendapat cibiran orang namun ia tetap yakin bahwa bisnis yang dimulai dengan kecintaan akan pekerjaaan ini pasti menghasilkan buah yang manis.

“Ternyata benar iman dan jerih payah saya mulai dan terus menunjukan hasil, nyatanya saya rasakan saat ini, saya percaya itu,” bebernya.

Tantangan dan kendala pasti berhasil ia hadapi. Mulai dari tantangan SDM, pemilihan suplier yang berkualitas tinggi, teknik pengolahan serta penyimpanan bahan baku yang baik dan hiegenis, pesaing dan peniru dengan produk sejenis. Semua itu ia lewati dengan senang hati dan memiliki nilai tantangan tersendiri yang membuat dirinya terus belajar dan terus berusaha untuk dapat menjadi lebih baik.

“Semua itu tidak menjadikan beban bagi saya karena saya selalu mengerjakan bagian yang saya kerjakan dan sisanya saya percaya kepada Tuhan, sehingga akan menjadi perpaduan yang maksimal dalam menghadapi semua kendala dan masalah,” pungkasnya.

Alvin Pratama

Novita Sianipar, Ingin Bekerja yang Turut Membangun Bangsa
Sebelumnya, wanita dengan nama lengkap Novita Sianipar ini berkarir di perusahaan advertising dengan posisi sebagai Account Manager. Dengan posisinya itu, ia menghabiskan waktu kerjanya dengan dunia i
Read More
Darin Nasywa Alia, Punya Bisnis Sendiri di Usia 10 Tahun
Kebanyakan anak seusianya lebih memilih menghabiskan waktunya untuk bermain. Tetapi Darin Nasywa Alia, lebih memilih berbisnis. Di usianya yang memasuki 10 tahun, Darin, panggilan akrabnya memilih me
Read More
Denny Santoso, Bakat Bisnisnya Terlahir dari Hobi Fitnes
Beranjak 35 tahun, Denny Santoso sudah sukses menjadi Founder dan CEO PT Jaya Sportindo, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang suplemen kesehatan. Ia semangat akan bisnisnya yang sudah ia rintis s
Read More
Siti Sahlani Tekuni Bisnis Karena Perasaan Bersalah
Bisa dikatakan wanita ini merupakan salah satu pegawai yang mendapat hidayah untuk terjun di dunia entrepreneur, wanita bernama lengkap Siti Sahlani ini tak menyangka bahwa dirinya menjadi seorang peb
Read More