Keunikan

Keunikan dapat diartikan dalam konteks dan sudut pandang yang berbeda. Bisa dalam artian fisik maupun proses. Meski begitu keunikan haruslah bisa dilihat dan dirasakan karena merupakan nilai pembeda. Tetapi yang juga lebih penting adalah harus tidak mudah ditiru.

Pada prinsipnya sisi keunikan adalah nilai lebih bagi pemilik keunikan tersebut. Keunikan produk menjadikan seseorang merasa tersedot perhatiannya lantas berusaha untuk mendapatkannya. Keunikan juga akan membantu seseorang keluar dari lingkaraan persaingan.

Dalam kaitan bisnis, dalam era yang penuh dengan persaingan seperti saat ini sangat dibutuhkan seorang pelaku bisnis yang cerdas, dalam arti mampu untuk selalu menciptakan keunikan dengan produk atau jasa yang sudah ada. Kenapa? karena dengan keunikan akan menghasilkan titik keunggulan dibandingkan yang lain.

Dalam bisnis franchise, hakekat keunikan adalah tidak mudah ditiru dan tidak mudah orang membuatnya. Oleh sebab itu seorang franchisor dituntut untuk bisa menciptakan keunikan-keunikan melalui inovasi, baik dalam produk, proses bisnis, supply line, dan lain-lain sehingga franchisor tersebut memiliki keunggulan dibandingkan bisnis sejenis yang lain di industrinya. Ingat, sebuah perusahaan franchise, hanya bisa maju dan berkembang pesat jika terus mempertahankan keunikannya melalui inovasi yang terus menerus sehingga menyulitkan kompetitor untuk bisa meniru dan mengcopy sistem yang sudah ada.

Lalu, bagaimana menciptakan keunikan itu? Yang jelas untuk menciptakan keunikan pertama-tama kita harus memahami dimensi dari keunikan itu sendiri. Ada beberapa langkah untuk menelusuri dimensi-dimensi keunikan yang membuat bisnis kita menjadi lebih unik, berbeda, dan tidak dijumpai di bisnis sejenis.

Pertama, dengan membuat produk dari jenis, kualitas dan bahan baku yang berbeda. Tentunya, harus ada sistem kontrol yang ketat, dan bisa diukur seberapa baik kualitas yang kita tetapkan. Karena dengan membuat catatan atas proses produksi, sebenarnya itu sudah masuk dalam kategori bisnis modern dan sistematis. Karena apa yang sudah kita lakukan itu dapat diduplikasi dan direplikasikan pada tempat, waktu, dan orang yang berbeda pula, dengan kualitas rasa, sentuhan, dan performa yang sama.

Kedua, produk dibuat dengan formula tertentu, disusun yang sistematis atau yang berbeda sehingga menghasilkan akhir yang unik. Itulah fungsi penting dari wajibnya membuat manual book sebuah bisnis.

Ketiga, menciptakan layanan dan perlengkapan yang berbeda, sehingga akan menghasilkan produk akhir yang unik. Poin kedua dan ketiga ini sama pentingnya. Yang bisa disistemasi bukan hanya produk semata. Racikan dan komposisi bahan baku yang dibuat dengan cara unik dan khususnya pun bisa menghasilkan produk yang unik. Selain itu, jangan dilupakan sisi layanannya. Layanan yang membuat konsumen tersentuh hatinya, sehingga bisa menghasilkan repeat order atau kunjungan yang berkali-kali.

Keempat, gunakan teknologi yang berbeda, proses produksi dikerjakan dengan mesin dan peralatan yang berbeda tentunya akan menghasilkan hasil akhir yang berbeda pula. Kelima, proses produksi dikerjakan dengan perlakuan yang berbeda dalam tahap pra produksi, dan pasca produksi. Keenam, produk dan tahapan dilakukan oleh orang-orang dengan tradisi, budaya dan kompetensi yang berbeda.

Ketujuh, Ciptakan sesuatu yang berbeda pada tampilan, tempat produk seperti desain kemasan, display, dan perceive value konsumen dengan meluncurkan kegiatan branding yang beragam, sesuaikan dengan target, segmentasi, dan positioning produk Anda. Dan pada peristiwa-peristiwa tertentu, tonjolkan eksistensi brand Anda sebagai produk yang peduli pada apa yang menimpa konsumen Anda. Dengan demikian, maka terciptalah sebuah anggapan positif yang berbeda antara brand Anda dengan brand kompetitor.

Kedelapan, timbulkan kesan mendalam di hati pelanggan Anda. Karena pendekatan ini akan membangkitkan sensasi yang berbeda pada konsumen Anda. Sehingga konsumen juga akan mempersepsi brand Anda sebagai brand yang berkualitas, bertangungjawab, dan pantas dijadikan sebagai pilihan utama di hati konsumennya.

Untuk lebih mendekatkan hubungan brand dengan konsumennya, kedelapan, perlu menciptakan hubungan interpersonal yang unik dari bahasa tubuh, pilihan kalimat yang berbeda. Sebab, keunikan adalah kunci sukses di bisnis franchise. Tanpa itu, bisa jadi brand atau bisnis yang Anda jalankan ibarat garam yang tidak terasa asinnya. Nah, untuk menentukan keunikan, tentunya perlu proses yang panjang.

Guna mematenkan di forum publik atau melakukan klaim di media massa bahwa keunikan tersebut milik kita, tentunya kita harus mematenkan produk kita jauh sebelum di-launch di media atau publik. Lebih baik kita patenkan dulu dengan legalitas yang formal dan mengikat dengan mendaftarkannya pada Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM melalui dinas-dinas terkait di daerah. Demikian, semoga ulasan singkat ini membantu Anda untuk menciptakan keunikan di bisnis franchise.

Menjaga Image dan Trust di Bisnis Waralaba
Belakangan ini saya melihat beberapa merek franchise dan BO tersandung kasus hukum. Kasus hukum tersebut terjadi karena adanya konflik dengan franchisee maupun calon franchisee. Dari beberapa kasus ya
Read More
Seharusnya Sevel Tidak Secepat Ini Tumbang
Per 30 Juni 2017, 7-Eleven atau Sevel secara resmi telah menutup seluruh gerainya yang ada di Indonesia. Merek yang terlihat digdaya sejak beroperasi di Indonesia pada 2009 ini akhirnya tidak bisa ber
Read More
Berburu Produk di Lokasi Non Strategis
Dalam bisnis, lokasi dianggap sebagai salah satu syarat utama untuk menunjang kesuksesan bisnis. Tanpa lokasi yang strategis mustahil sebuah bisnis akan bisa sukses. Bayangkan, apakah Mc Donald’
Read More
Dunkin’ Donuts Menjadi Dunkin’
Di Indonesia, dan tentunya di Eropa dan negara Asia lainnya, nama Dunkin’ Donuts dikenal sebagai merek franchise donuts yang namanya sudah kesohor. Masyarakat Asia, khususnya Indonesia bisa kena
Read More