Panca Jaya Motor, Melirik Sparepart Murah dan Berkualitas yang Menerapkan Sistim Waralaba

Terus meningkatnya jumlah sepeda motor membuat permintaan akan suku cadang (sparepart) juga ikut meningkat. Tidak heran usaha penjualan sparepart sepeda motor semakin prospektif. Salah satunya adalah Panca Jaya Motor.

Dunia otomotif adalah salah satu bidang yang banyak disukai. Banyak masyarakat yang memiliki ketertarikan kepada bidang ini, baik itu kepada kendaraan roda dua, roda empat, juga jenis kendaraan lainnya. Perkembangan teknologi otomotif yang selalu muncul juga menjadi semakin menarik untuk diikuti. Inilah yang membuatnya potensi berbisnis di bidang ini selalu bisa menjanjikan keuntungan.

Adalah Panca Jaya Motor yang menawarkan paket usaha bagi yang ingin membuka toko sparepart dengan harga yang kompetitif. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan cabangnya hingga 50 Mitra yang tersebar yang tersebar di Jabodetabek, NTT, Papua, Kalimantan, Jawa, Sumatera, Bali, Sulawesi.

Zachya Abawiwoto, Owner Panca Jaya Motor tertarik membuka toko sparepart sepeda motor karena prospeknya yang sangat besar. “Saya melihat prospek usaha di bidang otomotif khususnya penjualan sparepart sangat besar lantaran angka penjualan sepeda motor yang terus meningkat setiap tahunnya,” terangnya.

Pria yang kerap disapa Zachya ini mulai menekuni usaha penjualan sparepart sepeda motor sejak 2014 dengan merek dagang Panca Jaya Motor. Untuk mendirikan Panca Jaya Motor Zachya mengaku harus merogoh kocek sebesar Rp 200 juta yang digunakan untuk membeli stok barang. Selain penjualan sparepart sepeda motor, ia juga membuka cuci steam kendaraan, namun karena dirasa penjualan lebih menjanjikan akhirnya dirinya memilih fokus di penjualan sparepart.

Ternyata keputusannya untuk membuka toko sparepart terbukti tepat. Pasalnya Panca Jaya Motor selalu ramai dikunjungi pelanggan. Agar usahanya lebih cepat berkembang, sejak 2012 Zachya menawarkan kerja sama dengan sistim waralaba bagi yang ingin membuka usaha toko sparepart.

Menurut pria yang hobi olahraga dan travelling ini, salah satu kelebihan Panca Jaya Motor dibandingkan toko sparepart lainnya adalah sparepart yang ditawarkan sangat lengkap. Panca Jaya Motor menawarkan berbagai suku cadang semua merek sepeda motor yang ada di Indonesia mulai dari scoter, bebek, hingga motor sport bahkan yang susah dicari seperti blok seher misalnya. Bahkan Panca Jaya Motor juga menyediakan suku cadang sepeda motor lawas seperti Vespa. “Kolektor motor tua seperti vespa sering mencari sparepart disini,” tuturnya.

Selain itu, harga yang ditawarkan juga relative terjangkau yaitu mulai dari Rp 2 ribu hingga Rp 1 juta tergantung komponen yang diinginkan. Tak heran bila harga yang ditawarkan Panca Jaya Motor sangat kompetitif, pasalnya Zachya mengaku hanya menjual sparepart after market yang diimport langsung dari Thailand dan Taiwan. Selain impor, ia juga menawarkan brand after market dalam negeri seperti Indopart, Federal, atau IRC yang diambil langsung dari pabriknya sehingga mendapatkan harga yang sangat kompetitif.

Bukan tanpa alasan Zachya memilih menjual produk after market dibanding produk genuine. Menurutnya, sparepart genuine menggunakan system kontrak yang tentunya akan memberatkan mitra Panca Jaya Motor juga nantinya. Meski menawarkan produk after market, namun ia menjamin produknya memiliki kualitas yang baik.

Bahkan Zachya berani memberikan garansi produk hingga 1 bulan.  “Memang banyak pengguna motor yang fanatik dengan produk genuine, maka solusinya saya berani memberikan garansi penggantian produk bila mengalami kerusakan,” ujarnya. Dengan harga yang terjangkau dan produk yang berkualitas maka tidak heran bila dirinya mengaku mampu meraup omset sebesar Rp 2-Rp 5 juta/ hari.

Bagi anda yang tertarik menekuni penjualan sparepart, Panca Jaya Motor menawarkan 5 pilihan paket usaha yaitu Paket Silver sebesar Rp 15 juta.  Paket Gold Rp 25 juta, Paket Platinum Rp 50 juta, Paket Grosir Rp 75 juta, dan Paket Distributor Rp 100 juta. Dari investasi tersebut mitra akan mendapatkan paket produk sparepart, seragam, dan media promosi berupa spanduk dan banner. Yang membedakan hanya kuantitas dan kelengkapan produk yang diterima mitra.

Alvin Pratama

ReFit Gym, Bugarnya Investasi Pusat Kebugaran
Prospek bisnis pusat kebugaran di Indonesia sangat prospektif seiring tingginya daya beli konsumen di segmen pasar kalangan muda. Bisnis pusat kebugaran seperti Refit Gym pun memiliki potensi berkemba
Read More
Yamyuk, camilan Premium dengan Harga Kaki Lima
Biasanya camilan ayam hanya akan ditemui di restoran atau kafe-kafe ternama. Karena sudah pasti harganya mahal sehingga pasarnya di level menengah ke atas. Tetapi yang satu ini justru sebaliknya. Ya
Read More
Ayam Gepuk Pak Gembus; Nama "Ndeso" yang Kian Mentereng di Jagad Kuliner
Olahan kudapan berbasis ayam memang saat ini banyak kita jumpai di berbagai sudut kota. Konsepnya mulai dari pedagang kaki lima hingga restoran, tak ayal jika bisnis ini menjadi daya tarik tersendiri
Read More
GASmart, Peluang Bisnis Rangka Baja Ringan Yang Minim Pesaing
Properti yang sedang naik daun membuat berbagai bisnis yang berhubungan dengan properti ikut naik daun, salah satunya bisnis rangka atap baja ringan. Bisnis ini bisa dibilang bisnis yang tergolong dap
Read More