Parrot, Perusahaan Cokelat Yang Siap Memenuhi Kebutuhan UKM dan Waralaba

Multi Aneka Pangan Nusantara (MAPN) adalah produsen yang bergerak dalam industri pengolahan cokelat sejak tahun 1952. Dengan 63 tahun perusanaan ini sangatlah berpengalaman di bidang industri manufaktur. Parrot nama brand yang diusung MAPN ini sendiri menyediakan beragam produk berbagai varian cocoa powder, compound, messes, choco chips, fillings, pasta, booster dan cokelat untuk aplikasi industri dengan rasa, warna, dan Ph yang cocok untuk kebutuhan para pebisnis kulier di segmen waralaba dan UKM.

Untuk distribusi sendiri MAPN berpusat di Indonesia dengan basis 3 kota besar yaitu Surabaya, Jakarta, dan Solo. Daftar jalur pendistribusian MAPN mencakup berbagai wilayah nusantara dan jalur distribusi internasional. Dalam hal ini menjadikan produk Parrot sebagai produk yang terpercaya bagi konsumen global.

Himawan, Manager Marketing PT Multi Aneka Pangan Nusantara memaparkan produknya ini menyasar para pebisnis UKM, dan restoran melalui penawaran tim sales ke UKM, adanya kegiatan baking demo dengan mengundang UKM. “Kami juga turut berpartisipasi dalam bentuk pameran kuliner seperti Interfood di JIEXPO Kemayoran, East Food Surabaya,” terangnya.

Adapun keunggulan dari produk yang ditawarkan yakni rasa enak (cokelat mantap), tidak mudah leleh atau lumer, sangat mudah pengapplikasiannya. Hal ini tentu saja menjadi kualitas utama di MAPN dalam mensuplai para UKM dan pebisnis yang berkecimpung di indutri kuliner.

Himawan mengatakan, strategi yang di bangun perusahaan ini dengan langkah promosi melalui kegiatan baking demo dengan mengundang pelanggan toko bahan kue, kerja sama dengan akademi kulinary. Strategi bisnis merupakan setengah perjalanan menuju sukses bisnis. Karena itu, kata Himawan perlu perencanaan terkait bisnis cokelat ini. Pertama, pelajari serba-serbi cokelat, jenis, dan sifat cokelat, teknik tempering, pembuatan cokelat meses, baik dari teknis tempering sampai ke pembuatan Choco Chips, Praline, dan Karamel untuk Filling Cokelat.

Berbicara mengenai produk, Parrot mempunyai 6 kategori produk diantaranya Meisis, Cokelat Batangan, Pasta Cokelat, Bubuk Cokelat, Chocochips, Chocolate Booster.

Soal kerja sama dalam Bisnis, ujar Himawan, departemen pemasaran MAPN secara berkala menganalisa tren konsumen, tren macro dan bekerjasama dalam mencari solusi. Dengan didukung oleh Expert Advisor Technical, Technical Sales Support yang berkompeten dan Promotion Tools Support, tim akan siap membantu para pelanggan dalam mencapai hasil yang terbaik.

“Dengan menginovasi produk baru, aktif dengan kegiatan demo, menjalin kerjasama lebih baik dengan toko bahan kue, meningkatakan pelatihan tim sales,” paparnya.

Dari sisi pengiriman, kata dia, MAPN menyadari akan pentingnya keamanan dan kenyamanan pelanggan dalam hal pengiriman adalah bagian dari tanggung jawabnya sebagai produsen. “Di mana saat barang Parrot dikemas hingga sampai kepada para pelanggan dalam kondisi yang tetap baik dan prima,” tutupnya.

 

Mitsubishi Fuso Hadirkan Penantang Baru Tractor Head FZ 4928 dan FZ 4028
Di tengah penurunan pasar dan persaingan yang semakin agresif, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku authorized distributor Mitsubishi di Indonesia, berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 4
Read More
Prambanan Kencana, Perusahaan Food Service yang Telah Hadir Sejak 1953
McDonalds, Dunkin Donuts, KFC, A&W, BreadTalk, Starbucks Coffee, Tous les Jours, Pizza Hut, Shangrila Jakarta, Four Seasons Hotels, adalah sebagian kecil dari merek-merek besar di negeri ini yang tela
Read More
Gulaku Edukasi UKM dan Masyarkat Kecil Lewat Gerbrak Pasar
Gulaku merupakan produsen gula yang banyak digunakan pebisnis UKM dan waralaba. Merek ini mengedukasi konsumennya lewat program Gebrak Pasar. Gulaku kembali mengadakan serangkaian kegiatan Gebrak Pas
Read More
Hotel Gunawangsa Group Hadir di Surabaya
Gunawangsa Group semakin menunjukkan eksistensinya di sektor properti, Surabaya dengan menghadirkan Hotel Gunawangsa Merr. Gunawangsa Group semakin menunjukkan eksistensinya di dimensi properti Sura
Read More