Ephraim Coffee, Supplier Mesin Kopi yang Modern dan Berkualitas

Sebagai penghasil biji kopi terbesar keempat di dunia, Indonesia punya potensi besar untuk bisnis kopi. Banyak peluang usaha yang muncul dari kopi. Dari hulu, misalnya, peluang untuk bertanam kopi sudah tak diragukan lagi. Di hilir apalagi, banyak usaha yang muncul, mulai dari menjadi pemasok hingga mendirikan kedai kopi.

Di banyak kedai kopi, pasti sebagian menemukan mesin yang berfungsi menggoreng kopi dari kopi mentah menjadi siap untuk digiling. Ternyata sudah ada beberapa pemain lokal yang memproduksi mesin sangrai tersebut. Tengok saja, Ephraim Coffee yang berasal dari kota bunga ini. Pemasok kopi sangrai (roaster) ini melihat peluang menjanjikan dengan menjamurnya kedai kopi. “Merek ini pernah mengikuti festival Indonesian Coffee Festival pada juni 2016 silam,” ujar Ferry, Owner Ephraim coffee.

Ferry mulai memproduksi mesin sangrai kopi sejak 3 tahun silam. Hingga sekarang, ratusan mesin sudah berhasil ia jual. Bahkan, menurut pria kelahiran Bandung 7 September 1973, ini, pertumbuhan bisnisnya bisa mencapai 100 persen per tahun.

Berdasarkan pengalaman Ferry, peluang bagi pemain lokal untuk mengembangkan produk ini terbuka lebar. Selain petani dan pelaku UMKM, banyak pemilik kafe kopi di daerah yang menggunakan produk buatannya. Sebenarnya Ferry secara tak sengaja terjun dalam bisnis mesin roaster. Pengalamannya pernah bekerja di perusahaan mesin roaster kopi membuatnya tertarik menyuplai di Bandung. Hingga pada akhirnya bisnisnya ini diterima oleh negara di Asia maupun di Eropa. Keunggulan roasting besutan Ferry ini terletak pada kecanggihan mesin. Ketika mesin roasting kopi ini dikirim keluar negeri, atau keluar kota, ia mengatakan bahwa mesinnya tak perlu men-setting di depan mesin rosting itu. “Jadi mesinnya bisa di program via profil rosting ke jaringan internet, dan mesin itu langsung dapat di operasionalkan,” katanya.

“Awalnya kami membuat mesin roasting kopi, dengan kemahiran kami beserta tim, sampai kami meluncurkan produk kopi dengan rasa yang nikmat,” sambungnya.Ephraim Coffee yang sudah Go International ini produknya sudah ekspor ke negara Philipina, Korea, Jerman, Singapore, Rusia.

Ferry mengatakan, pada september silam bisnisnya menerapkan sistem waralaba dengan konsultan dari Direxion Consulting ternama Jahja B Soenarjo. Meskipun bisnisnya difranchisekan, tapi Ferry menegaskan bahwa bisnisnya ini tak lepas dari roaster kopi yang sudah ditekuninya sejak 2013.

Produk-produk yang dijual di Ephraim Coffee ini seperti Ekspreso, Olddrip, Breakfast Coffee. Di awal tahun ini akan ada mesin yang ia luncurkan yakni Nitros Coffee, di mana Nitrogen di inject kopi menghasilkan dinginnya minuman tersebut mencapai 5 derajat celcius.

Saat ini Ephraim Coffee mensuplai ke berbagai hotel, restoran dan kafe. “Kita masuk di berbagai hotel dan resto ternama di Indonesia seperti Hotel Sheraton, Papandayan Hotel, Ivory Hotel, dan sisanya jual di media online,” ungkap Ferry. Harga yang ditawarkan di Ephraim Coffee ini berkisar Rp 200 Ribu hingga Rp 500 ribu/kg. Sedangkan untuk kemasan bubuk Ferry mematok Rp 200 ribu untuk 500 gram. Produk ini bisa di gabungkan dengan ice cream, berries, air dingin, air panas, Beer, Sprite.

Selain itu, bagi investor yang tertarik untuk bergabung dengan peluang bisnis Ephraim Coffee ada paket investasi senilai Rp 350 juta hingga Rp 1,5 Milyar. Dari investasi tersebut mitra akan mendapat set up coffee hingga grand opening, managemen bisnis, dan mesin coffee maker.

Mitsubishi Fuso Hadirkan Penantang Baru Tractor Head FZ 4928 dan FZ 4028
Di tengah penurunan pasar dan persaingan yang semakin agresif, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku authorized distributor Mitsubishi di Indonesia, berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 4
Read More
Lenovo VIBE K5 Plus Hadir Kembali dengan RAM 3 GB
Lenovo kembali menambah varian baru smartphone anyarnya di pasar Indonesia dengan meluncurkan Lenovo Vibe K5 Plus. Meskipun seri serupa dengan seri sebelumnya, kali ini varian yang diperkenalkan merup
Read More
Prambanan Kencana, Perusahaan Food Service yang Telah Hadir Sejak 1953
McDonalds, Dunkin Donuts, KFC, A&W, BreadTalk, Starbucks Coffee, Tous les Jours, Pizza Hut, Shangrila Jakarta, Four Seasons Hotels, adalah sebagian kecil dari merek-merek besar di negeri ini yang tela
Read More
Cinemax Wave Polytron Miliki Fitur Soundwave Berteknologi Baru
Bertempat di Gandaria City, Jakarta, 26 April 2016, PT Hartono Istana Teknologi dengan brand-nya yang bernama Polytron ikut memeriahkan peluncuran premier laga Captain America “Civil War”.
Read More