Bakso Desa, Peluang Bisnis Bakso Yang Omzetnya Menggiurkan

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(): php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(http://majalahfranchise.com/res/fiona/drive/uploads/BD.jpg): failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Mengusung konsep desa yang menyajikan bakso berbahan daging sapi asli dengan kuah rempah-rempah alamiah tradisional, tanpa bahan pengawet, serta konsep gerai dengan desain interior model desa, Bakso Desa menjadi salah satu kedai bakso yang tampil berbeda dibanding kedai bakso yang sudah eksis di belantika kuliner.

Bakso Desa pun tidak perlu menunggu lama untuk memikat hati para pecinta bakso. Dalam waktu seingkat, Bakso Desa berhasil menjadi kedai favorit penikmat bakso. Gerainya yang berdiri pada 2013, di Jogjakarta Jl. Anyelier No 5 Gejayan sampai sekarang tidak pernah sepi pengunjung.

Tidak heran jika Bakso Desa menghasilkan omzet bisnis yang menggiurkan. Dalam sehari gerai Bakso Desa mampu mendulang omzet rata-rata Rp 2 juta –Rp 2,5 per hari. “Kalau lagi sepi ya 1,5 juta, kalau lagi rame banget bisa Rp 3 juta,” ujar Heri Kurniawan, Owner Bakso Desa.

Menurut Heri, keunggulan Bakso Desa dibanding yang lain terletak pada produknya yang menggunakan bagian iga dan paha sapi asli tanpa campur daging ayam, kemudian di dalam baksonya kita tambahkan keju mozarella-nya. “Jadi rasa baksonya lebih berserat dan rasa tradisonalnya terasa, isinya lumer karena ada isian kejunya,” ungkapnya.

Produk yang paling digemari customer, kata Heri, yaitu bakso keju mozarella. Sementara bakso lainnya juga tidak kalah enak. Sebut saja bakso telur ayam kampung, bakso telur puyuh, dan bakso urat. Ditunjang oleh harga jual yang terjangkau di kisaran Rp 12 ribu-16 ribu, dan sudah terdaftar di MUI, maka Bakso Desa pun menjadi salah satu buruan masyarakat.

Untuk menghasilkan bakso yang enak, Heri tidak asal bikin saja. Ia harus melakukan riset selama 2 tahun. Selama tahun tersebut Heri sering makan bakso di luar dan merasa banyak lemaknya, ada bahan pengawetnya juga. Maka, ia pun membuat kreasi bakso yang sehat, tanpa bahan pengawet, tanpa lemak namun tetap enak.

Kebetulan bakat Heri di bidang kuliner memang sudah tumbuh sejak 5 tahun sebelum mendirikan usaha bakso. “Selama 5 tahun memang bakat saya ada masak, seperti masak sate, mie, dll. Makanya saya juga buka usaha yang sejenis itu,” katanya.

Untuk memperluas pasar, Heri pun menawarkan peluang bisnis Bakso Desa beberapa tahun belakangan ini. Tak disangka, peminatnya rupanya cukup banyak. Hingga saat ini Bakso desa sudah memiliki 29 mitra bisnis yang tersebar di Jakarta, Bandung, Riau, Kupang, Medan, Makassar, Surabaya dan Sidoarjo. “Target kedepan ingin di ada di setiap provinsi. Targetnya sih 38 gerai di 2017 nanti,” ujar Heri.

Bagi yang berminat menjadi mitra bisnisnya, Bakso Desa menawarkan peluang franchise dengan investasi Rp 70 juta. Investasi tersebut sudah termasuk perlengkapan komplit, produk untuk berjualan dan training SDM. “Jadi siap buka usaha saja, konsep bisnis kita berupa resto/ warung di ruko. Renovasi dan desain sudah kita tanggung semua. Namun investasi itu masih di luar biaya sewa ya,” katanya.

Selain itu, Bakso Desa juga menawarkan paket investasi untuk master franchise di sebuah kota/kabupaten. Investasinya sekitar Rp 150 jutaan. “Mitra bisnis kita pungut royalti hanya 3%, BEP mitra bisnis kita rata-rata 8 bulan,” kata Heri. Kedepan, Heri terus mengembangkan Bakso Desa dengan membuat kreasi menu lainnya, “kita juga nantinya ada menu tambahan seperti bakso rendang, akan tetapi proses inovasi ini bertahap. Kita ingin mencetak pengusaha-pengusaha bakso agar bisa membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya,” pungkasnya.

Zaziri

 

 

Sajian Bebek dengan Resep dari Pulau Asam
Saat ini resto yang menyajikan menu kudapan bebek kian digandrungi masyarakat Indonesia. Disamping kaya protein dan memiliki daging yang legit, bebek juga memiliki cita rasa tersendiri. Jika dipadu de
Read More
Yamyuk, camilan Premium dengan Harga Kaki Lima
Biasanya camilan ayam hanya akan ditemui di restoran atau kafe-kafe ternama. Karena sudah pasti harganya mahal sehingga pasarnya di level menengah ke atas. Tetapi yang satu ini justru sebaliknya. Ya
Read More
De Wave Spa and Reflexology, Pendatang Baru di Bisnis Spa
Di industri waralaba, bisnis ini boleh dibilang baru tetapi ia adalah pemain lama di bisnis spa. Didirikan oleh Indra Krisma, sejak 2008 di Yogyakarta, dan mulai dimitrakan pada tahun 2012. Saat ini
Read More
English Faster, Peluang Menarik Bisnis Kursus Bahasa Inggris Anak-Anak
Di era globalisasi, kemampuan berbahasa Inggris sudah menjadi kebutuhan. Terlebih, dalam dunia kerja dan pendidikan. Kursus ini tak pernah sepi peminat dan memiliki prospek yang cerah. Salah satunya a
Read More