What's Up Cafe, Cafe kekinian yang akan difranchisekan

Terlahir lantaran banyaknya penikmat mie instan, Café ini mampu menaikkan derajat mie instan dengan menyajikan fasilitas dan suasana yang cozy. Tahun ini What’s Up Cafe menawarkan peluang bisnisnya.

Mengusung tagline "The Next Level of Indomie", Cafe yang didirikan Ayu Zulia Shafira ini menghadirkan menu andalan yang terbuat dari bahan dasar mie instan. Bukan sekedar menyajikan mie instan seperti di warung pada umumnya, What’s Up Cafe meracik sendiri bumbu untuk mie instan dengan berbagai variasi.

Lebih dari itu What’s Up Café juga didirikan bukan sekadar tempat nongkrong, tapi juga sebagai wadah berkreasi anak muda dan komunitas. Cafe ini diluncurkan atas dasar merangkul komunitas anak muda untuk terus berkreasi. Tak hanya itu cafe ini juga mengajak mereka untuk ikut berkontibusi dalam acara-acara yang diadakan oleh What’s Up Café.

Konsep yang diusung What’s Up Cafe adalah tempat fun and young terlihat dari wall-art yang ada dan colorful. Disini juga menyediakan fasilitas lengkap yang dibutuhkan oleh anak muda yang kekinian seperti free Wifi, free games, colokan listrik untuk charger handphone dan live musik.

Adapun menu yang di tawarkan What’s Up Cafe seperti varian Indomie rasa barat Barbeque, Carbonara, Blackpaper dan sebagainya. Dari Asia ada Indomie tomyam. Sedangkan ala Indonesia ada Indomie oseng mercon. Lalu ada berbagai menu minuman yang sudah cukup familiar dan digemari anak muda. Semua disajikan dengan harga yang terjangkau sesuai kantong semua kalangan.

Tak hanya menu mie instan, What’s Up Café menawarkan menu-menu favorit seperti Roti Bakar Greentea Ice Cream, Nasi Oseng Mercon, Mantau Kaya Keju, Choco Monkey, Magic Soda, dan Aneka Mix Yoghurt. Café ini juga memiliki signature dish bernama Uwel-uwel, semacam donat kentang yang dibentuk mirip singkong goreng dan disajikan dengan es krim dan parutan coklat.

“Soal harga di cafe ini tergolong terjangkau, untuk makanan kisaran harga Rp  6- 22 ribu sedangkan minuman Rp 3-15 ribu, ” kata Ayu.

Disinggung mengenai persaingan dengan kompetitor, Ayu menegaskan Cafe miliknya ini memiliki ciri yang bisa dikatakan beda dengan kompetitor. “Di What’s Up kita memang sudah memiliki konsep cafe ‘The Real Hangout Place’, di mana para customer khususnya generasi Milenial dapat mengembangkan kreatifitas dan bakatnya di Cafe ini, misalnya game, komunitas band musik, dll,” ungkapnya.

What’s Up Cafe pun juga sering menyelenggarakan berbagai event, salah satunya event musik. Berbagai band pun pernah singgah di cafe ini seperti payung teduh band, mocca, dan J evin Julian.

Bagi para investor yang tertarik bergabung dengan cafe ini, Ayu mematok investasi senilai Rp 2,2 Milyar. Dari investasi tersebut calon franchisee akan mendapat sewa tempat (minimal 2 tahun), paket renovasi dan design, peralatan dan perlengkapan, alat dapur dan alat makan, dan food deposit Rp 100 juta. Lalu biaya brand Rp 200 juta, paket training Rp 150 juta, bahan baku selama masa training, biaya promosi melalui What’s Up Pusat, seragam karyawan, Gaji dan Operasional Karyawan selama masa training.

Dari kerja sama franchise di atas, pihak pusat menjanjikan BEP (Break Event Point) dalam kurun waktu 15 bulan.

Hingga saat ini What’s Up Cafe memiliki 10 cabang yang tersebar di Meruya, Bekasi, Cihampelas, Burangrang, Tebet, Tangerang, Depok, Tanjung Duren, Ciputat, Binus.

Alvin Pratama

Bakso Desa, Peluang Bisnis Bakso Yang Omzetnya Menggiurkan
Mengusung konsep desa yang menyajikan bakso berbahan daging sapi asli dengan kuah rempah-rempah alamiah tradisional, tanpa bahan pengawet, serta konsep gerai dengan desain interior model desa, Bakso D
Read More
De Wave Spa and Reflexology, Pendatang Baru di Bisnis Spa
Di industri waralaba, bisnis ini boleh dibilang baru tetapi ia adalah pemain lama di bisnis spa. Didirikan oleh Indra Krisma, sejak 2008 di Yogyakarta, dan mulai dimitrakan pada tahun 2012. Saat ini
Read More
Royal Tea Roci Rasa Buahnya Senikmat Investasinya
Bisnis yang satu ini tidak perlu diragukan lagi sepak terjangnya selain tumbuh pesat di Indonesia, Royal Tea Roci telah berada di manca negara. Seperti apa bisnisnya?  Produknya sangat sederhana
Read More
Martabak Marlous, Sukses Karena Menyasar Pasar Premium
Dengan mengusung kualitas premium martabak asal Jakarta ini siap bersaing dengan kompetitor yang ada. Dengan tagline first premium martabak, produknya menyasar kalangan middle up. Siapa yang tidak k
Read More