O-Mayo Mayonaise, Mayonaise dengan Kemasan Ekonomis Untuk Pelaku UKM dan Waralaba

O-Mayo Mayonaise besutan PT Intan Kenkomayo sukses pasarkan mayonaise dalam bentuk sachet. Selain mudah dan praktis O-Mayo ingin menyasar kalangan UKM dan mitra bisnis. Seperti apa?

Mayones atau mayonais (mayonnaise) adalah salah satu jenis saus yang dibuat dari bahan utama minyak nabati, telur ayam dan cuka. Mayones umumnya digunakan sebagai perasa pada makanan seperti salad ataupun sandwich. Di Perancis mayones digunakan sebagai saus makan telur rebus atau hidangan ayam dingin, sementara di Jepang digunakan sebagai saus berbagai macam makanan seperti okonomiyaki, yakisoba, takoyaki, ebi furai dan pizza.

Adalah PT Intan Kenkomayo Indonesia salah satu produsen pangan olahan mayones di Indonesia. Sebagaimana dijelaskan Hani Rufaidah, General Manager PT Intan Kenkomayo Indonesia, perusahaan ini adalah joint venture company (perusahaan gabungan) antara perusahaan agribisnis multinasional dengan Kenko Mayonnaise co, ltd asal Japan yang berdiri sejak 2012. Bisnis utamanya memproduksi mayones, salad dressing untuk sayur dan buah serta liquid pasteurized egg.

Produsen saus mayonaise dengan brand O-Mayo, PT Intan Kenkomayo Indonesia (IKI), membidik kantin-kantin sekolah untuk memasarkan produk mereka. O-Mayo saat ini memang membidik pangsa pasar UKM dengan menghadirkan produk mayonaise dalam kemasan sachet yang harganya terjangkau.

Sebagai pemain baru consumer good khususnya di segmen saus pelangkap makanan, O-Mayo memilih strategi khusus dengan memasarkan produk yang ramah untuk para pebisnis khususnya UKM.

Meski masih baru dikenal di Indonesia, saus mayonaise mempunyai pangsa pasar yang luas. O-Mayo merujuk pada Jepang yang sukses mengenalkan mayonaise sebagai salah satu saus pelengkap makanan.

Dulu di Jepang, mayonaise belum dikenal menjadi saus pelengkap makanan, namun kini hampir semua restoran membutuhkan mayonaise untuk produk mereka. Karenanya O-Mayo juga optimis pasar Indonesia akan bisa menerima produk ini.

Perusahaan ini  merupakan patungan antara produsen snack berprotein PT So Good Food dan salah satu produsen mayonaise terbesar di Jepang, Kenko Japan. Keduanya menanamkan investasi sedikitnya US$ 6 juta untuk membuat pabrik di Pulogadung, Jakarta dengan kapasitas produksi maksimal mencapai 300 ton per bulan.

Selain membidik UKM, untuk memasarkan produknya, IKI akan menggunakan jalur disribusi induk perusahannya, So Good Food yang saat ini sudah mempunyai 13 depo dan 13 ribu outlet. So good Food sendiri saat ini dikenal sebagai produsen snack dengan brand So Nice dan Sozzis.

Tak hanya itu O-Mayo juga melibatkan pemain besar seperti hotel, restoran dan produsen roti, sebagai pemain baru pihaknya juga terus melakukan penetrasi pasar ritel terutama menyasar pangsa pasar UKM dengan menghadirkan produk mayonaise dalam kemasan sachet yang harganya terjangkau.

Alvin Pratama

Jamkrindo Luncurkan Unit Mobil Layanan Penjaminan Untuk UMKM
Secara resmi Jamkrindo meluncurkan unit mobil layanan penjaminan untuk meningkatkan layananan kepada masyarakat, terutama para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk penjaminan kredit. Da
Read More
Total Quality Service
Di bagian awal artikel ini saya ingin menceritakan pengalaman buruk yang saya alami bersama sebuah maskapai penerbangan warna “merah” asli Indonesia. Semoga cerita ini bisa jadi pengantar yang bai
Read More
Polytron Terus Berinovasi di Usia 40 Tahun
Perusahaan yang dikenal sebagai penghasil perlengkapan barang elektronik semisal Televisi, radio lemari es, LED TV, dan masih banyak lagi barang elektronik lainnya ini menapaki usia yang ke-40 tahun.&
Read More
Inovasi Kecap Bango Menggarap Pasar Kecap Kemasan
Kecap Bango terus melakukan iovasi produk untuk menggarap pasar kecap kemasan dengan meluncurakan Bango Kecap Manis Pedas Gurih. Kabar gembira bagi para penikmat kelezatan Kecap Bango, kini Bango Kec
Read More