Gairah Baru Waralaba Indonesia Pasca WFSI

Setelah sukses digelarnya acara World Franchise Summit Indonesia (WFSI) 2016 di Jakarta, diharapkan dapat terjadi  multiplier effect dalam menggairahkan waralaba Indonesia sehingga mendorong penciptaan wirausahawan baru, dan pembukaan lapangan kerja baru.

Serta dapat memperluas jangkauan promosi karena dihadiri perwakilan dari 22 negara anggota delegasi asosiasi waralaba dunia yang tergabung dalam World Franchise Council (WFC). Pelaku usaha waralaba diharapakan akan berminat untuk bekerja sama waralaba serta peningkatan jumlah pemilik STPW bagi pelaku usaha waralaba lokal.

Lebih lanjut melalui kegiatan ini dapat menunjukkan kepada masyarakat Indonesia dan dunia mengenai perkembangan usaha waralaba Indonesia. Sehingga dapat meningkatkan rasa bangga dan percaya diri masyarakat Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia dan memperkenalkan kepada dunia bahwa Indonesia sebagai negara yang kaya dengan beraneka ragam kebudayaan dan berbagai warisan besar dunia.

Setidaknya ratusan  merek waralaba lndonesia telah bersedia berpartisipasi dalam Indonesia Franchise and SME Expo serta lebih dari 20 perusahaan waralaba yang secara mandiri berpartisipasi dalam WFSI.

Merek waralaba dari Malaysia, Filipina, dan Singapura juga meramaikan Indonesia Franchise and SME Expo. Selanjutnya sekitar 50 delegasi dari 22 negara anggota telah bersedia hadir dalam pertemuan World Franchise Council Meeting yang diselenggarakn  pada tanggal 22 – 24 November.

Pada 22 Nopember 2016, diselenggarakan Asia Pacific Franchise Confederation (APFC) beranggotakan 14 (empat belas) negara, Pada 23 - 24 Nopember 2016 diselenggarakan World Franchise Council Meeting (WFC) yang akan dihadiri 22 negara anggota. Pada 25 Nopember 2016 diselenggarakan International Franchise   Conference (IFC), dan Pada 25 - 27 Nopember 2016 diselenggarakan Indonesia Franchise and SME Expo.

Pameran ini diikuti oleh 250 peserta dimana 150 diantaranya merupakan binaan Kementerian Perdagangan dan sisanya berasal dari pelaku waralaba asing, waralaba nasional, serta UKM.

Waralaba atau BO yang menjadi peserta Indonesia Franchise and SME Expo  diutamakan yang telah mengikuti rangkaian kegiatan sosialisasi dan penjaringan Penghargaan Waralaba Indonesia (PWI) yang telah dilakukan sejak bulan Mei - Juni tahun 2016 di 8 kota.

Banyak manfaat yang dapat diterima pelaku usaha waralaba dan BO yang berpartisiapasi dalam WFSI antara lain perluasan jangkauan promosi, perluasan pasar serta peluang kerja sama lintas negara.

WFSI menggabungkan banyak kegiatan dalam satu rangkaian acara yaitu kegiatan pertemuan asosiasi waralaba dunia, konfrensi waralaba yang dihadiri pembicara internasional, penganugerahan penghargaan waralaba  indonesia, serta  pameran waralaba dan UKM. Rangkaian kegiatan ini dapat memotivasi waralaba lokal untuk terus maju dan tumbuh berkembang di negeri sendiri serta mampu bersaing di pasar global.

Pameran waralaba ini menunjukan usaha-usaha waralaba terpilih dari berbagai tingkat kualitas dan skala bisnis, baik usaha waralaba dengan merek nasional maupun asing. Selain menampilkan usaha-usaha waralaba, dalam pameran ini juga akan dipamerkan usaha-usaha kecil dari daerah-daerah.

Moment ini merupakan kesempatan bagi pelaku usaha Indonesia untuk memperluas pasar, meningkatkan keahlian serta memperluas jejaring  bisnisnya.

WFSI merupakan event waralaba berskala internasional dan yang pertama kali diadakan di Indonesia, melalui kerja sama yang kuat dan telah terbangun lama antara Asosiasi Franchise Indonesia dan Kementerian Perdagangan serta dukungan profesional dari PT Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara kegiatan. Sehingga WFSI 2016 dapat berlangsung dengan sukses.

 

 

Peluang Industri Waralaba Tahun 2017 & Dukungan Kemendag
Tahun 2016, ditutup dengan banyak harapan untuk tumbuh kembangnya industri waralaba tanah air. Presiden Joko Widodo juga optimis bahwa sektor waralaba Indonesia akan semakin masif di  tahun ini.
Read More
Memanfaatkan MEA Sebagai Sarana Ekspansi Usaha Hingga ke Luar Negeri
Di dalam Rencana Strategis Kementerian Perdagangan tahun 2014 hingga 2019, kebijakan difokuskan difokuskan pada peningkatan ekspor non migas, penguatan pasar dalam negeri dan pengamanan
Read More
Mengajak TKI & Mahasiswa di Taipei untuk Berbisnis Waralaba
Bukan saja di dalam negeri, kegiatan edukasi kepada masyarakat Indonesia terus dilakukan Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. Bahkan para buruh migran dan mahasiswa Indonesia yang berada di Taipei j
Read More
UKM Waralaba Terus Dipacu untuk Masuki Pasar Internasional
Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI terus memacu para pelaku Usaha Kecil Mikro (UKM) agar menjadi bisnis waralaba sehingga bisa memasuki pasar Internasional. Namun demikian, sebelum didorong untu
Read More