EFEKTIFITAS SOCIAL MEDIA TERHADAP BRAND ANDA

Beberapa tahun terakhir ini banyak sekali pebisnis yang menggunakan dan memanfaatkan social media untuk memasarkan produk/jasanya. Data terakhir menunjukkan pengguna internet di Indonesia telah mencapai angka 90 juta orang dan diakhir tahun ini diperkirakan akan mencapai 100 juta orang, lebih dari 70% nya adalah pengguna social media.

Social media dapat menjadi media yang cukup efektif untuk meningkatkan penjualan produk/jasa para pebisnis apabila dilakukan dengan cara yang Tepat dan Benar. Tepat pada target market yang spesifik dan dilakukan dengan cara yang Benar ketika melakukan edukasi, informasi, dan berpromosi. Selain mampu meningkatkan penjualan atau omset suatu bisnis, social media juga dapat dijadikan strategi membangun ekuitas brand bisnis Anda. Meskipun Beberapa pebisnis ada yang sukses menggunakan strategi social media dalam membangun brand mereka, namun tidak sedikit pula yang gagal atau belum berhasil.

Perception is Reality artinya persepsi pelanggan dibisnis Anda adalah kenyataan yang sesungguhnya dimata pelanggan tentang bisnis Anda, begitu juga persepsi pelanggan terhadap suatu brand dari produk atau jasa anda adalah realita yang sebenarnya. Jika produk/jasa Anda dipersepsikan buruk oleh pelanggan, maka realitanya adalah memang demikian, begitu juga sebaliknya.

Berikut ini 4 pengaruh dari strategi social media terhadap suatu brand dibisnis :

Membangun Kepercayaan dengan pelanggan, No Trust No Business, kepercayaan adalah syarat pertama untuk berhasil ketika anda menjalankan bisnis apapun. Saat ini brand terbaik menghasilkan transaksi dengan memposisikan diri mereka sebagai pakar, sahabat, teman, kolaborasi, sumber dan lain sebagainya. Elemen yang penting dari tipe pemasaran seperti ini adalah membangun hubungan yang menciptakan kepercayaan. Dan untuk membangun hubungan, Anda perlu lebih dari sekedar “authority in the marketplace” Anda perlu memiliki kesamaan, kepribadian, disukai, trust  dan penguatan yang konstan. Terjalin Hubungan Baik dengan Pelanggan. Dalam berbisnis produk maupun jasa anda adalah hal yang penting, tetapi membina hubungan baik antara Anda sebagai pemilik brand dan pelanggan sebagai pengguna

Produk atau jasa dari brand Anda adalah lebih penting. Hubungan baik akan tercipta apabila anda telah memberikan Perhatian dan Penghargaan pada pelanggan, yang melebihi keinginan dan harapannya. Seperti pelayanan prima, adanya jaminan atau garansi, kecepatan dan ketepatan pengiriman barang, maupun respon yang cepat terhadap keluhan pelanggan, sehingga akan terjadi Customer Loyality (kesetiaan pelanggan)

Menciptakan Brand Awareness (Ingatan pelangan pada merek), meskipun menciptakan brand awareness memerlukan waktu, tetapi dengan semakin seringnya brand Anda dilihat dan diketahui calon pelanggan, maka lambat laun calon pelanggan akan mengenali dan mengingat brand Anda, sehingga pelanggan akan menjadi familiar dengan brand Dan akhirnya muncul rasa penasaran yang diikuti dengan satu tindakan mencoba dengan membeli produk/jasa Anda. Tentunya semua itu perlu waktu, usaha dan kesabaran untuk menciptakan brand awareness di bisnis anda.

Jangan terlalu sering menjual atau menawarkan produk/jasa Anda, karena pada dasarnya manusia tidak begitu suka untuk dijuali atau ditawari suatu produk/jasa tetapi manusia suka membeli sesuatu. Berikanlah lebih banyak edukasi dan informasi yang bermanfaat terlebih dahulu kepada calon pelanggan Anda, setelah itu baru Anda bisa berpromosi. Buatlah pesan yang unik yang membedakan brand Anda dibanding dengan kompetitor. Strategi promosi yang menarik dan unik sehingga akan selalu diingat orang.

Menciptakan Customer Engagement (Keterlibatan Pelanggan), Komponen terpenting dalam menciptakan Customer Engagement adalah Pelanggan. Bagaimana kita menciptakan sebuah bisnis dengan pelanggan sebagai fokusnya. Tantangan Anda tidak lagi hanya melayani pelanggan, tetapi menciptakan sebuah sistem interaksi yang di sebut “Engagement” . Mulai dari mengenali pelanggan, membuat konsumen menjadi pelanggan, menciptakan layanan prima, dan memotivasi pelanggan Anda menjadi brand ambassador produk/jasa dibisnis Anda.

Untuk itu dalam menjalankan bisnis dan memberikan pelayanan kepada pelanggan, Anda perlu senantiasa mendengarkan keinginan pelanggan, menenangkan hatinya ketika sedang kecewa, dan selalu memberikan yang terbaik dalam waktu yang cepat. Tujuannya agar mereka merasa ‘dicintai’ dan merasa nyaman. Jadi selalu berikan yang terbaik untuk pelanggan dalam setiap customer journey atau titik pelayanan supaya Anda bisa mempertahankan hubungan yang intim.

Jika Anda sudah berhasil menaklukkan hati pelanggan, artinya Anda akan mampu membuat mereka menjadi loyal customer. Kedepannya ini akan membawa manfaat yang sangat besar untuk bisnis Anda.

Sebuah survei yang dapat dipercaya mengatakan bahwa dengan pelayanan prima (service excellence), pelanggan akan berbelanja lebih dari 10% untuk produk/ jasa yang sama dan akan menceritakan pengalaman baiknya ke 9 – 12 orang. Sebaliknya jika pelanggan mengalami pelayanan yang buruk, maka mereka akan bercerita kepada > 20 orang. Lalu, jika keluhan pelanggan ditangani secara cepat dengan solusi yang tepat, maka 82% customer akan membeli kembali produk Anda.

Lalu, apa itu customer engagement? Ini adalah level di atas customer loyalty, customer engagement terjadi ketika hubungan antara brand Anda dengan pelanggan sudah terbangun dengan sangat baik. Hubungan ini telah mencapai tahap tertinggi, di mana ada kedekatan emosional yang kuat. Ketika ini terjadi, pelanggan sudah tidak lagi membeli dengan pertimbangan rasional dan harga bukan lagi faktor pertimbangan ketika berbelanja. Artinya pelanggan rela membayar produk/jasa Anda lebih mahal karena punya persepsi bahwa produk/jasa Anda memang layak dibeli dengan harga yang Anda tawarkan.

Selamat Mencoba dan Sukses Selalu Untuk Anda

 

Cara Memungut dan Mengelola Advertising Fee di Bisnis Franchise
Advertising Fee dalam franchising adalah pungutan dana dari para Franchisee yang dikumpulkan oleh Franchisor untuk kepentingan pemasaran bersama. Artinya, dana yang terkumpul semuanya dipakai untuk ke
Read More
Cara Memilih dan Menentukan Field Manager
Prinsip “Right People In The Right Place” hendaknya menjadi perhatian, khususnya bagi franchisor dalam menentukan posisi bagi setiap personil dalam organisasi bisnisnya. Pasalnya, posisi yang tepa
Read More
Tips Mengelola Waralaba Gerobak
Dalam memasarkan usaha dengan bisnis model berupa gerobak secara waralaba, prinsip yang dipegang adalah sama seperti para Franchisor lainnya, yaitu “menjual” bisnis dengan target market adala
Read More
Melindungi Merek Franchise Agar Bebas Sengketa
Dalam hidup ini terus muncul pertanyaan klasik yang selalu berulang dan bakal dijumpai oleh setiap pebisnis, misalkan: ingin membuat produk sendiri atau mengandalkan barang impor, kemudian uang yang s
Read More