Pempek Ny.Farina, Peluang Bisnis Kuliner Khas Palembang Yang Prospektif

Di usianya yang  sudah 22  tahun, pempek asal Surabaya ini baru-baru ini menawarkan peluang franchise. Seperti apa peluang bisnisnya?

Hampir tiap daerah di Indonesia memiliki kuliner khas masing-masing. Sebut saja Jakarta yang terkenal dengan gado-gadonya, Surabaya dengan rujak cingurnya, Yogyakarta gudegnya, atau Madura dengan kelezatan satenya.

Bukan hanya masyarakat di Jawa yang masakan khasnya terkenal di nusantara. Di Sumatra, tepatnya di Palembang, Sumatra Selatan, juga ada kuliner khas masyarakat setempat yang sudah sangat popular di seantero tanah air, yakni pempek.

Kudapan yang terbuat dari olahan tepung terigu dan ikan tenggiri, serta disiram kuah cuka dicampur rendaman gula merah ini mudah ditemui hampir di seluruh Indonesia. Kelezatan pempek yang disukai banyak kalangan menjadi jadi ladang bisnis bagi sejumlah pelaku usaha kuliner. Bahkan, untuk mengembangkan bisnisnya, mereka berani menawarkan sistem kemitraan usaha pempek. 

Adalah Pempek Farina yang berbasis di Surabaya, yang sukses malang-melintang selama 22 tahun lebih di dunia kuliner tanah air khususnya daerah Jawa Timur. Yakin produk olahannya mampu diterima oleh masyarakat.

“Kami telah berkembang menuju ke kondisi  yang lebih maju. Dengan sistem manajemen mutu (Quality Sistem), kami berusaha memberikan yang terbaik, yakni makanan yang sehat, bergizi dan layak dikonsumsi masyarakat Indonesia,” jelas  Owner Pempek Farina, Billy Firmansah.

Pempek Farina pun memiliki visi dan misi yang jelas, dimana bisnis ini mengangkat makanan tradisional Indonesia menjadi tuan rumah di negara sendiri sebagai makanan kebanggaan bangsa. “Kami hadir sejak 1994 untuk masyarakat Indonesia. Dari sebuah gerobak kaki lima, kini kami telah memiliki 20 cabang yang tersebar di wilayah Surabaya,” paparnya.

Adapun keunggulan yang di tawarkan Pempek Farina, yakni menggunakan bahan baku yang berkualitas seperti ikan tenggiri dan bahan pelengkap lainnya. Sadar akan bisnisnya sudah mumpuni untuk syarat franchise, Pempek Farina menawarkan peluang franchise. Adapun tawaran investasi untuk join menjadi mitra bisnisnya, harus mengeluarkan investasi Rp 315 juta (di luar sewa tempat).

Dari investasi tersebut mitra akan mendapatkan Franchise fee Rp150 juta untuk hak penggunaan merek dagang dan sistem bisnis selama 5  tahun, training, Tim Opening, Software (POS), Marketing tools (Brosure, Spanduk & Kartu nama), Buku Panduan Usaha (SOP)., Design Outlet, Meja dan Kursi dan perlengkapan outlet.

Dalam menjalankan bisnis franchise, Pempek Farina lebih mengutamakan team support. Karena dalam hal ini calon franchisee belum tentu punya pengalaman di bidang kuliner, dengan adanya team support ini, mitra bisa dibantu dengan lebih detail dan spesifik. Karena pada prinsipnya, Billy menginginkan mitranya mendapatkan hasil positif sama seperti hasil yang mereka dapatkan selama ini.

“Untuk pengembangan bisnis, kami ingin berbagi kesuksesan yang sudah kami alami kepada calon mitra yang mungkin mereka ingin investasi. Kelebihan yang saya utamakan adalah adanya team support, dengan adanya team support jadi mitra bisa dibantu dengan mudah,” tutupnya.

Alvin Pratama

Peluang Bisnis Minuman Susu dari Negeri Ginseng
Bisnis minuman susu dari negeri Gingseng ini tengah naik daun. Berbeda dengan susu segar pada umumnya Moo Moo Korean Milk menggabungkan susu ice bland dengan varian rasa buah.    Inovatif
Read More
Chicken Run, Memanggang Laba Usaha Ayam Panggang
Dengan konsep gerai yang unik, ditambah dengan produk yang berkualitas, serta diinisiasi oleh pembalap ternama tanah air, Chicken Run bisa menjadi pilihan menarik bagi calon investor. Pertengahan bul
Read More
SAP Express Courier, Pendatang Baru yang Langsung Melejit
Pendatang baru di bisnis jasa kurir ini tidak bisa disepelekan. Bagaimana tidak, baru Agustus, 2014 lalu beroperasi tapi SAP Express Courier melejit menjadi pemain jasa kurir dengan memiliki 45 j
Read More
Meneguk Segarnya Peluang Bisnis Icebland Asal Surakarta
Moscoblend adalah pendatang baru di industri franchise Indonesia. Usaha yang berdiri sejak tahun 2012 ini telah memiliki kurang lebih 200 cabang yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Peluang b
Read More