Cilor Gaptek, Mencoba Peruntungan dari Bisnis Camilan Khas Bandung

Kota Bandung terkenal dengan jajanan olahan tepung aci atau tapioka, seperti aci goreng (cireng), aci yang dicolok (cilok), dan sebagainya. Nah, baru-baru ini muncul lagi olahan lain yang disebut cilor, yaitu aci yang dibalut dengan telur lalu digoreng.

Sensasi kenyal serta harganya yang murah meriah membuat hidangan ini menjadi jajanan favorit. Potensi ini dimanfaatkan oleh Mona Mulya dengan menawarkan brand Cilor Gaptek. Merintis usaha sejak pertengahan 2015, ia resmi menawarkan kemitraan bulan Juni 2016. Saat ini ada 7 gerai Cilor Gaptek di Bandung dan Tangerang.

Nilai investasi yang ditawarkan cukup terjangkau terdiri dari paket Rp 1,8 juta dan paket Rp 4,9 juta. Fasilitas yang didapat pada paket Rp 1,8 juta diantaranya bahan baku awal, hak penggunaan merek Cilor Gaptek, serta perlengkapan promosi.

Sedangkan pada paket Rp 4,9 juta mendapat bahan baku awal, hak penggunaan merek, peralatan masak, booth dan bantuan untuk mendapat karyawan. "Yang perlu disiapkan hanya lokasi usaha saja," tutur Mona.

Harga jual Cilor Gaptek Rp 1.000 per tusuk. Namun biasanya dijual dalam satu porsi yang berisi 5 tusuk cilor dengan harga Rp 5.000. "Harga jual untuk mitra di Bandung dan Jabodetabek harus sama," ujarnya.

Mona mengklaim, dalam satu hari masing-masing gerai di Bandung bisa menjual hingga 1.000 tusuk cilor. "Tapi untuk mitra di Tangerang sampai saat ini masih ratusan per hari," kata Mona.

Ia sendiri menargetkan, mitra usaha bisa menjual sekitar 300 tusuk dalam satu hari. Dari situ, omzet yang bisa dikantongi sekitar Rp 300.000 per hari atau Rp 7,5 juta sebulan. Omzet itu dengan asumsi hari Minggu tidak berjualan. Setelah dikurangi gaji, sewa tempat, biaya bahan baku dan biaya operasional lainnya, keuntungan yang bisa dicapai sekitar Rp 3 juta saban bulan. "Kalau target itu tercapai, dalam 1 atau 2 bulan saja sudah balik modal," tutur Mona.

Agar target tercapai, ia menyarankan mitra usaha memilih lokasi usaha di tempat-tempat strategis, seperti sekolah, kampus atau kompleks perumahan.

Mona menargetkan, setiap bulannya bisa menambah mitra usaha. Untuk itu, ia memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan Twitter untuk berpromosi. (AP)

 

 

Radja Ketjil, Rumah Makan Raja Bercita Rasa China Peranakan
Mengusung resto china peranakan, Radja Ketjil tampil membidik pangsa pasar menengah. Restoran yang sudah berdiri sejak 2007 ini mulai menawarkan peluang bisnisnya tahun ini. Seberapa prospektif peluan
Read More
Mopi Baca Tulis, Menjawab Tuntutan Kondisi Pendidikan di Indonesia
Bisnis ini terlahir dari tuntutan sistem pendidikan di Indonesia yang menghendaki anak-anak didik untuk dapat menguasai baca tulis sedini mungkin. Bagaimana peluang bisnisnya? Mopi Baca Tulis, nama
Read More
Kedai Kopi dengan Cita Rasa Nusantara
Di tengah maraknya kedai kopi, Kedai 27 hadir menyasar pangsa pasar menengah. Disokong oleh pengalaman bertahun-tahun dan para ahli kopi, Kedai 27 kini menawarkan peluang business opportunitynya. &nbs
Read More
Maxpedia, Bimbel Yang Menerapkan 4 Konsep Metode Pembelajaran
Lembaga pendidikan belajar yang berdiri 12 Juni 2015 ini memiliki fitur unggulan seperti e-spiritual, Internet bimbel, e-Learning, dan e-colllege. Bagi para siswa, keberadaan bimbingan belajar (bimbe
Read More