Inovasi Kecap Bango Menggarap Pasar Kecap Kemasan

Kecap Bango terus melakukan iovasi produk untuk menggarap pasar kecap kemasan dengan meluncurakan Bango Kecap Manis Pedas Gurih.

Kabar gembira bagi para penikmat kelezatan Kecap Bango, kini Bango Kecap Manis Pedas Gurih hadir dalam kemasan produk yang serupa dari sebelumnya, praktis dan bisa dibawa kemana saja.

Bedanya, pada kemasan produk ini terdapat gambar cabai dan kedelai hitam sehingga cukup menjelaskan isi kecap itu sendiri.

Dari sisi warna kemasan juga telah sesuai dengan produknya dan ciri khas kecap bango yakni menggunakan warna hijau.

Pada produk ini juga telah sesuai standar yakni telah memiliki sertifikasi halal dari MUI, BPOM RI, dan sejumlah informasi yang disyaratkan oleh BPOM seperti komposisi, kode produksi, suara konsumen, dan berat bersih. 

Dari sisi aroma,  pada kecap manis pedas ini sangat khas. Rasanya yang manis dan pedas akan menjawab selera konsumen yang lebih menyukai rasa pedas. Kecap ini juga praktis untuk memasak; tanpa harus menambah irisan cabai.

Tekstur kecapnya memiliki kekentalan yang sangat oke dan berbeda dengan kecap-kecap lain yang sedikit lebih encer. Bisa jadi karena produk ini menggunakan kedelai yang berkualitas baik. Biji cabainya juga terlihat sehingga menambah perbedaan tampilan dari produk-produk biasanya.  

Kemasan ini terdiri dari beberapa ukuran yakni pouch 55 mili, botol 135 mili, dan pouch 220 mili. Ukuran ekonomis untuk digunakan baik di rumah maupun saat jalan bersama keluarga di luar rumah. Kecap ini cocok sebagai bumbu masakan atau berbagai kudapan Indonesia seperti tempe, tahu, bihun goreng, mie instan, mide goreng, sayur tumis, ayam goreng, dan lain-lain.

Dengan gabungan 3 bahan (cabe, bawang dan kecap manis), para pelanggan dapat menemukan rasa yang tepat antara manis, pedas karena Kecap Bango Manis Pedas Gurih dibuat sepenuh hati dari perpaduan tepat bahan pilihan dari alam yaitu kedelai hitam, cabe rawit hijau dan merah, serta bawang.

Diketahui, kecap yang mereknya terkenal ini bermula dari usaha rumahan di tahun 1928 di daerah Banteng, Tanggerang, Jawa Barat.

Nama 'Bango' dipilih pendirinya dengan satu visi, agar dapat terbang tinggi hingga manca nergara. Di tahun 1992, PT. Unilever Indonesia menyatakan ketertarikannya untuk meminang kecap Bango, dan akhirnya Kecap Bango pun resmi menjadi salah satu produk kebanggaan PT. Unilever Indonesia pada tahun 2001.

Di bawah bendera PT Unilever Indonesia, Kecap Bango semakin mengkokohkan dirinya sebagai merek kecap nomor satu di Indonesia yang selalu hadir dalam setiap penyajian hidangan kuliner khas Nusantara. di berbagai kesempatan baik di acara - acara formal maupun masakan sehari - hari dirumah.

Selain kecap, Bango juga menghadirkan Bango Bumbu Bacem untuk mempermudah pelanggan dalam membuat masakan bacem secara lebih praktis dan tetap nikmat.

Bango Bumbu Bacem, dibuat dari ketumbar berkualitas yang telah di sangrai sehingga kaya akan aroma dan rasa. Akan sangat tepat jika dipadukan dengan kecap manis Bango dan bahan pilihan lainnya. 

Julhan Sifadi

 

AC LG MULTI V -VI Solusi Tata Udara untuk Gedung Multi Fungsi
Pendingin udara (AC) telah menjadi kebutuhan primer masyarakat terutama di perkotaan dan daerah urban yang padat penduduk. Penggunaan AC di gedung-gedung bertingkat tentunya membutuhkan sistem yang le
Read More
Ephraim Coffee, Supplier Mesin Kopi yang Modern dan Berkualitas
Sebagai penghasil biji kopi terbesar keempat di dunia, Indonesia punya potensi besar untuk bisnis kopi. Banyak peluang usaha yang muncul dari kopi. Dari hulu, misalnya, peluang untuk bertanam kopi sud
Read More
Fujitsu Luncurkan Scanner Termungil dengan Beragam Fungsi
Fujitsu, belum lama ini meluncurkan jajaran scanner fi Series terbaru yakni fi-7480 dan fi-7460. Scanner tersebut diakui yang termungil dikelasnya. Di produk tersebut, Fujitsu menyematkan beragam fu
Read More
Mitsubishi Fuso Hadirkan Penantang Baru Tractor Head FZ 4928 dan FZ 4028
Di tengah penurunan pasar dan persaingan yang semakin agresif, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku authorized distributor Mitsubishi di Indonesia, berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 4
Read More