Aunt Milk Tea, Pemimpin Pasar Waralaba Minuman asal China siap Masuk Indonesia

Indonesia siap-siap kedatangan salah satu pemimpin pasar waralaba minuman asal China. Seperti apa sepak terjangnya?

Tidak lama lagi Indonesia akan kehadiran salah satu waralaba asal China dengan merek Aunt Milk Tea. Ia adalah pemimpin pasar untuk waralaba jenis minuman di China dengan ribuan oultetnya yang tersebar di berbagai kota.

Betty You, Exporting Sales Direktor, dalam wawancara khusus di Jakarta, menjelaskan, saat ini pihaknya sedang mencari mitra potensial di Indonesia. “Tetapi sebelum kita masuk dengan cara franchise, kita hendak membuka pusat distribusi produk dulu,” kata Betty.

Ia menjelaskan, pembukaan pusat distribusi itu akan melibatkan mitra lokal sehingga akan memudahkan distribusi produk ke outlet-outlet waralaba. “Memang tidak mudah untuk masuk dalam satu negara tanpa itu (tanpa pusat distribusi), sehingga kami memutuskan untuk mencari mitra lokal yang fokus pada produk retail terlebih dahulu,” ucap Betty.

Di negara asalnya, Aunt Milk Tea, merupakan oultet yang menyajikan berbagai hidangan berbahan dasar susu segar dengan banyak varian toping. Ia membawa diri sebagai outlet dengan sajian minuman sehat.

Beberapa produknya antara lain, Brulee Milk Tea, Fresh Taro Milk Tea, Mango Coconut Sago, Fresh Gree Tea, Mil Tea With Sticky Rice, dan lain-lain. “Kami memadukan kesegaran buah dan variang toping dalam setiap sajian minuman kita,” papar Betty.

Secara keseluruhan, produk yang disajikan kurang lebih 30 jenis dengan kategori 11 jenis milk tea, 6 jenis fresh fruits tea, 3 jenis fresh taro, 5 jenis macchiato, 4 jenis fresh milk, 4 pilihan smoothies, dan 5 jenis coconut milk.

Dengan berbagai jenis minuman tersebut, segmen pasar yang dibidik adalah berbagai usia. “Karena produk kita minuman segar dan sehat, semua akan menyukainya,” ucap Betty.

Di China, mayoritas tipe outletnya adalah mini kafe dengan beberapa meja, tetapi tipe tersebut bisa disesuaikan dengan luas lokasi dan keinginan para calon investor atau calon franchisee.

Namun jika mengacu pada outlet yang telah beroperasi di negara asalnya, Aunt Milk Tea, ada yang beroperasi dengan 2 meja, 4, 6 meja, bahkan lebih dari 6 meja.

Sementara untuk lokasinya sendiri, Aunt Milk Tea, memprioritaskan di tempat-tempat keramaian, seperti pusat perbelanjaan atau mal, atau tempat-tempat hiburan.

Setiap outletnya didesain dengan standar Aunt Milk Tea, yakni memadukan warna-warna cerah seperti kuning, cream, dan cokelat.

Lalu bagaimana dengan persaingan di Indonesia untuk jenis minuman seperti ini? “Kita optimis memiliki keunggulan dari bahan baku, maupun konsep bisnis karena kita sudah memiliki pengalaman yang cukup dan minuman kita kita bisa pastikan akan cocok dengan selera masyarakat Indonesia,” kata Betty.

Julhan Sifadi

 

 

Mr Quickie, Pemimpin Pasar Waralaba Service Sepatu asal Philipina akan Masuk Indonesia
Mr Quickie waralaba yang mengkhususkan dirinya memperbaiki sepatu di pinggiran jalan kini bersiap untuk ekspansi ke Indonesia. Seperti apa peluang waralabanya? Di Philipina, waralaba Mr Quickie telah
Read More
Eastons Property, Franchise Broker Property dari Inggris
Pada 1974, Edward W. Easton mendirikan Easton Group di Miami, Florida. Dengan kerja keras dan perencanaan yang matang, serta berpikir besar ia berhasil membangun kepercayaan k
Read More
Berburu Laba dari Permainan Ala Detektif
Permainan memecahkan escape room biasanya ditemui pada dunia maya, berbeda dengan Escape Hunt yang memecahkan escape room di dunia nyata. Seperti apa peluang bisnis franchise dari Thailand ini?  
Read More
Andalkan Honey Chicken Ball Sebagai Produk Unggulannya
Kkuldak meramaikan pasar Korean chicken yang tengah menjalar di Indonesia beberapa tahun ini. Kkuldak mengandalkan menu honey chicken ball sebagai diferensiasinya. Seperti apa? Belakangan ini kuliner
Read More