Peran Seorang Konsultan Franchise

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(http://majalahfranchise.com/res/fiona/drive/uploads/consultant.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Tak dipungkiri, industri franchise membutuhkan jasa konsultan franchise. Sebab, peran seorang konsultan franchise sangat penting. Dia tidak hanya berperan men-set-up sistem franchise saja, tapi juga ikut berperan dalam mengarahkan sebuah usaha menjadi franchise. Seorang konsultan juga ikut meningkatkan keunggulan sebuah bisnis, dari business opportunity menjadi usaha franchise.

Untuk itu, tidak mudah menjadi konsultan franchise. Dia harus menguasai beberapa bidang keilmuan dan kalau bisa punya akreditasi dan pengalaman. Jadi tidak bisa seorang konsultan franchise itu asal-asalan. Jangan sampai belum punya pengalaman apa-apa sudah menjadi konsultan. Seorang konsultan tidak cukup hanya memperoleh ilmu franchise dari buku saja. Dia juga tidak cukup hanya bekerja di perusahaan franchise.

Setidaknya, seorang konsultan franchise memiliki sertifikat semacam Certified Franchise Executive dari International Franchise Association (IFA), atau serifikat lainnya yang berbobot dari luar negeri. Martin Mandelson, seorang pakar franchise dari Inggris pernah berkata kepada saya, mencari konsultan yang bagus itu ya di Amerika adanya. Perkataan dia betul sekali menurut saya. Karena pusat franchise memang di sana.

Ada beberapa bidang yang harus dikuasai oleh konsultan franhise menurut saya. Pertama, dia harus menguasai bidang franchise, ada pengalaman di bidang  franchise. Kalau tidak ada dia harus ambil program franchise 2,5 tahun. Kedua, dia harus menguasai ilmu marketing, karena bagaimanapun franchise ilmu bermula dari konsep pemasaran. Ketiga, dia menguasai ilmu manajamen.   

Sebaiknya, seorang konsultan juga harus dari seorang franchisor terlebih dahulu. Atau dia juga bisa dari seorang franchisee terlebih dahulu. Seperti ketua IFA sekarang, Aziz Hashim. Dia adalah Chairman IFA yang dulunya franchisee yang sukses mengembangkan usaha franchise. Dia seorang imigran dari Pakistan, dan menetap di Amerika lalu mendirikan bisnis NRD Holdings pada 1996. Pada 2014, dia mendirikan NRD Capital, yang fokus pada konsep bisnis waralaba serta menawarkan peluang untuk para franchisee.

Jika menilik hal tersebut tentunya tidak mudah, karena nantinya konsultan punya tanggung jawab dalam hal pengelolaan management, marketing, lalu ke usaha franchise. Beberapa pertanyaan seperti Is your bisnis marketable? Is Your Bisnis Cloneable? Is Your Bisnis Manageable? Is Your Bisnis Profitable? Harus diketahuinya. Pertanyaan-pertanyaan tersebut mesti dikuasai oleh konsultan franchise. Kalau sebuah usaha tidak bisa menjawab itu, berarti bisnisnya tidak franchisable.

Nah, untuk menguasai persoalan-persoalan itu memang tidak mudah. Butuh latar belakang yang mumpuni dan skill yang berbobot. Tak heran jika saat ini semakin jarang saja jasa konsultan franchise di Indonesia. Sebab seorang konsultan franchise memang punya keistimewaan sendiri. Wajar saja jika jasanya relatif mahal.

Saya juga mengingatkan kepada para konsultan franchise untuk tidak hanya mencari uang saja dari jasanya. Tapi dia juga punya tanggung jawab moral, punya etika yaitu ikut mengarahkan usaha kliennya menjadi usaha unggulan. Sehingga industri franchise bisa terus tumbuh dengan sehat.

 

 

 

 

 

 

 

 

Berbagi Pengalaman dan Pengetahuan Franchise di Hong Kong
Beberapa waktu lalu Asosiasi Franchise Indonesia diundang oleh Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) untuk menjadi pembicara dalam acara 11 Summit Part 3 – 11 : Expansion Fast Pass for SMEs. S
Read More
Berkorban Demi Konsumen di Masa Krisis
Ekonomi Indonesia tengah mengalami penurunan satu tahun terakhir ini. Beberapa perusahaan mengambil kebijakan yang tidak populis seperti stop berekspansi, menaikkan harga jual produk, mengurangi ukura
Read More
Implementasi Program AFI 2014
Sebagaimana telah kami sampaikan edisi Januari 2014 lalu,bahwa Asosiasi Franchise Indonesia telah menyusun berbagai program yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2014. Program kerja dan kegiatan yang
Read More
Franchise Kuliner Tetap Bergairah
Di tengah lesunya ritel, banyak tutupnya departement store, serta mulai sepinya pengunjung di beberapa mal yang dahulunya ramai, industri kuliner tetap jalan. Di industri franchise bahkan bisnis kulin
Read More