Penggagas Franchise di AJBS Group

Wanita cantik pemilik nama Indriani Suhartono ini adalah generasi ketiga, penerus salah satu perusahaan terkemuka yang bergerak di bidang trading mur dan baut di Surabaya, yaitu AJBS Group. Putri pertama dari salah satu pemilik AJBS Group, Suhartono ini lah yang membidani lahirnya bisnis franchise di AJBS Group dengan nama RJ Steel.

Di tangannya, bersama tim professional yang mendukungnya, RJ Steel berhasil dikembangkan menjadi toko spesialis mur dan baut. Tidak kurang dari 3000 item mur dan baut yang tersedia di RJ Steel. “Tantangannya tidak mudah waktu saya mencetuskan franchise RJ Steel ini. Saya harus menghadapi manajemen di internal perusahaan,” kata kelahiran 18 Januari 1981 ini.

Salah satunya, ia harus meyakinkan orang tuanya, terutama sang ibu untuk mengubah distribusi produk dari model konvenesional ke ritel modern seperti franchise. “Bagaimana bisa kamu menjual item produk mur dan baut kita yang jumlahnya 60 ribu item. Tidak akan cukup untuk menampungnya dalam satu toko. Belum lagi bagaimana kamu membuat investor bisa ROI dengan bajet investasi yang diperkirakan besar,” ujarnya menirukan ucapan ibunya.

Namun Indriani adalah Indriani, wanita yang pantang menyerah demi intuisi bisnis yang diyakininya benar. Ia terus meyakinkan orang tuanya bahwa distribusi lewat jalur franchise adalah yang terbaik. Wanita yang akrab disapa Ani ini kemuidan menyeleksi produk item di pabriknya, membuat hukum pareto untuk bisnis ritel dengan mensortir produk-produk yang cepat dibutuhkan orang di sebuah toko.

Setelah itu, ia membuat konsep bisnis franchisenya beserta pelatihan untuk calon franchisee di sebuah ruangan kantor pusat yang disulapnya menjadi tempat training. Ia pun akhirnya menemukan formula yang pas untuk membuat sebuah unit franchise. “Akhirnya kita mulai memikirkan, menjalankan masuk ke sistem franchise. Saya juga bertanya sama teman dan lain-lain. Setelah kita mengkonsepkan bersama tim yang dibantu managernya, akhirnya keluarlah satu konsep franchise di 2015,” katanya.

“Tanggal 14 September, kita launching dengan sistem franchise dan akhir 2015 secara resmi kita mulai menawarkan franchise itu dan kita buat satu sistem terpisah seperti POS tentang mur dan baut,” paparnya.

Sejak September - Desember 2015, ia sukses membuka 5 toko waralabanya. Saat ini ia sudah memiliki 15 gerai RJ Steel yang beroperasi di beberapa daerah. “Dulu franchise fee RJ Steel cuma Rp 50 juta untuk 5 franchise pertama dan itu jalan. Selanjutnya saya naikkan Rp 150 juta, rupanya orang banyak yang mau,” terang wanita yang hobi jalan-jalan itu.

Kini, ia merasa bangga dengan kinerja RJ Steel, dan mentargetkan untuk membuka cabang franchise di berbagai daerah lewat franchise. Pengalamannya terjun langsung ke pasar, bertemu langsung pelanggan, menjadi pengalaman berkesan baginya.

“Sesuatu yang saya banggakan adalah sesuatu yang saya buat dan itu berhasil. Saya membentuk tim, dan sampai sekarang sukses. Saat saya membangun distribusi saya diajak kebeberapa kota untuk mengetahui karakter pasar. Itu suatu pengalaman buat saya itu sangat berkesan,”  pungkas  Sarjana SI Computer Engineering, dari Nanyang Technological University, Singapura ini.

Zaziri

Mina Lie, Memulai Bisnis dari Sebuah Kebetulan
Ramah, enerjik, lemah lembut, dan murah senyum menjadi kesan pertama yang terlihat ketika bertemu dengan wanita bernama lengkap Mina Lie ini. Dia adalah Presiden Direktur Gelamisto Indonesia. Se
Read More
Berawal dari Hobi Sang Ibu
Christiana Agustin, nama lengkap wanita ini. Ia adalah pemilik Steffie Collection, sebuah toko aksesoris tempat tidur dengan konsep etnik asal Sragen, Jawa Timur. Produknya yang fenomenal yaitu sprei
Read More
Setyabudi Rahardjo, Mantan Franchisee yang Sukses Dirikan Resto Tradisional
Bermodalkan pengalaman saat menjadi franchisee di restoran Pizza terkemuka, membuat pria bernama lengkap Setyabudi Rahardjo kepincut membuka usaha rumah makan berkonsep khas Jawa Tengah Ia sangat tert
Read More
Novita Sianipar, Ingin Bekerja yang Turut Membangun Bangsa
Sebelumnya, wanita dengan nama lengkap Novita Sianipar ini berkarir di perusahaan advertising dengan posisi sebagai Account Manager. Dengan posisinya itu, ia menghabiskan waktu kerjanya dengan dunia i
Read More